Liputan6.com, Jakarta - Budidaya ikan rumahan kini bisa dilakukan dengan cara praktis dan hemat tempat. Salah satu metode yang banyak diminati adalah ternak ikan gabus dalam galon karena tidak membutuhkan kolam besar.
Ikan gabus memiliki daya tahan tinggi sehingga cocok dipelihara di wadah sederhana. Dengan menerapkan ternak ikan gabus dalam galon, perawatan harian dapat dilakukan dengan mudah oleh pemula.
Selain sebagai hobi, cara ini juga berpotensi menjadi usaha kecil yang menguntungkan. Melalui ternak ikan gabus dalam galon, peluang budidaya ikan dapat dikembangkan meski dengan modal terbatas.
Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang ternak ikan gabus dalam galon, Kamis (23/1/2026).
Persiapan Awal untuk Ternak Ikan Gabus dalam Galon
Mengutip buku berjudul Panduan Lengkap Bisnis dan Budi Daya Ikan Gabus (2024) oleh M.Ghufran H.Kordi K, gabus merupakan ikan yang mudah dibudidayakan karena ikan ini mampu menghirup udara dari atmosfer dengan organ napas tambahan pada bagian atas insangnya, yang disebut diverticula. Diverticula merupakan tulang rawan yang terletak pada daerah pharink yang berguna untuk pengambilan oksigen di atmosfer.
Oleh karenanya, gabus dapat dibudidayakan di berbagai perairan dan wadah, termasuk pada perairan diam atau menggenang, seperti pada rawa-rawa dan kolam tadah hujan (KTH) yang minim oksigen. Ikan gabus juga dapat ditebar dengan kepadatan tinggi.
Berikut ini persiapan awal ternak ikan gabus:
1. Menyiapkan Galon
Gunakan galon bekas air mineral yang masih kuat dan tidak bocor. Cuci galon hingga bersih lalu potong bagian atas sekitar 10–15 cm agar memudahkan pemberian pakan serta pemantauan ikan. Buat satu lubang kecil di samping galon untuk selang aerator jika diperlukan.
2. Menyiapkan Air Media
Isi galon dengan air bersih setinggi 70–80% dari volume galon. Diamkan air selama 12–24 jam agar kandungan klorin berkurang. Tambahkan sedikit daun ketapang atau EM4 perikanan untuk menjaga kualitas air pada sistem ternak ikan gabus dalam galon.
3. Pemilihan Bibit Ikan Gabus
Pilih bibit ikan gabus yang sehat, bergerak aktif, dan ukurannya seragam, idealnya 5–7 cm. Untuk satu galon, isi 5–10 ekor agar ikan tidak stres dan pertumbuhannya optimal.
4. Proses Penebaran Bibit
Masukkan bibit ikan secara perlahan dengan cara mengapungkan plastik berisi ikan selama 10–15 menit. Setelah suhu air menyesuaikan, lepaskan ikan ke dalam galon secara perlahan agar tidak kaget.
5. Pemberian Pakan
Beri pakan pelet khusus ikan gabus atau pakan apung berprotein tinggi sebanyak 2–3 kali sehari. Pemberian pakan secukupnya penting agar air tidak cepat kotor dan ikan tetap sehat.
6. Perawatan dan Penggantian Air
Ganti air sebanyak 20–30% setiap 3–4 hari sekali. Jika air terlihat keruh atau berbau, penggantian bisa dilakukan lebih cepat. Perawatan rutin sangat penting dalam ternak ikan gabus dalam galon agar ikan tumbuh maksimal.
7. Pemantauan Pertumbuhan
Amati kondisi ikan setiap hari, termasuk nafsu makan dan gerakannya. Jika ada ikan yang lemah atau mati, segera pisahkan agar tidak memengaruhi ikan lainnya.
Perawatan Harian dan Kualitas Air Optimal
1. Pemberian Pakan Harian
Pakan menjadi faktor penting dalam ternak ikan gabus dalam galon karena ikan gabus membutuhkan protein tinggi untuk tumbuh optimal. Larva dapat diberi pakan alami seperti Daphnia sp., Moina sp., atau cacing sutra, sedangkan ikan yang lebih besar bisa diberi cacing sutra, ikan rucah, atau pelet pabrikan.
2. Dosis dan Waktu Pemberian Pakan
Pakan pelet diberikan sekitar 3–5% dari total bobot ikan dan dibagi menjadi tiga kali sehari. Karena ikan gabus bersifat karnivora, pilih pelet dengan kandungan hewani tinggi dan aroma kuat agar ikan cepat beradaptasi dengan pakan buatan.
3. Efisiensi Biaya Pakan
Biaya pakan bisa mencapai 70% dari total produksi, sehingga pembuatan pelet mandiri dari bahan lokal seperti tepung ikan atau bungkil kedelai dapat menjadi solusi lebih hemat dalam ternak ikan gabus dalam galon.
4. Pengelolaan Kualitas Air
Kualitas air harus dipantau secara rutin. Suhu ideal berkisar 26–30°C dengan pH antara 4–9 serta kandungan oksigen minimal 1 mg/L agar ikan tetap sehat dan aktif.
5. Penyesuaian Media Galon
Pengendalian suhu dan pH pada media galon memang lebih menantang dibanding kolam besar. Oleh karena itu, penggantian air berkala dan penempatan galon di area teduh sangat dianjurkan untuk menjaga kondisi air tetap stabil.
Tantangan dalam Budidaya Ikan Gabus
1. Sifat Kanibalistik Ikan Gabus
Tantangan utama dalam ternak ikan gabus dalam galon adalah sifat kanibalistik yang dapat menyebabkan kematian tinggi. Untuk mengatasinya, gunakan bibit dengan ukuran seragam agar tidak saling memangsa.
2. Risiko Ikan Melompat Keluar Wadah
Ikan gabus dikenal aktif dan sering melompat, sehingga galon perlu diberi penutup berupa jaring atau kawat ram. Selain itu, tinggi air sebaiknya tidak diisi terlalu penuh agar ikan tidak mudah keluar.
3. Serangan Penyakit Ikan
Penyakit seperti bintik putih (Ichthyopthirius multifiliis) dapat menyerang dan menyebar dengan cepat. Penanganan awal bisa dilakukan dengan pemberian garam sebanyak 200 gram per meter persegi selama tiga hari, lalu dilanjutkan obat antiparasit jika kondisi belum membaik.
4. Isolasi Ikan Sakit
Ikan yang menunjukkan gejala penyakit sebaiknya segera dipindahkan ke galon karantina. Langkah ini penting untuk mencegah penularan ke ikan lain dalam satu wadah.
5. Kendala Pakan Alami dan Pembibitan
Ketersediaan pakan alami seperti kutu air sering menjadi kendala, terutama saat musim hujan. Selain itu, proses penjodohan ikan gabus juga cukup sulit dan perlu perhatian khusus agar keberhasilan budidaya tetap optimal.
Panen dan Strategi Pemasaran Ikan Gabus
1. Waktu dan Kriteria Panen
Panen dalam ternak ikan gabus dalam galon umumnya dilakukan setelah usia pemeliharaan sekitar enam bulan. Pada umur ini, ikan gabus memiliki daging yang lebih tebal, ukuran relatif seragam, serta daya tahan tubuh yang baik sehingga layak dipasarkan. Bobot ideal ikan gabus siap konsumsi berkisar antara 150–200 gram per ekor agar harga jual lebih optimal.
2. Teknik Panen yang Aman
Proses panen sebaiknya dilakukan secara bertahap untuk mengurangi stres pada ikan. Kurangi volume air di dalam galon secara perlahan menggunakan selang siphon, lalu tangkap ikan dengan serok halus. Hindari memegang ikan secara langsung karena dapat menyebabkan luka dan menurunkan kualitas hasil panen.
3. Peluang dan Harga Pasar
Ikan gabus memiliki prospek pemasaran yang menjanjikan karena permintaan terus meningkat. Harga benih ikan gabus dapat mencapai sekitar Rp300.000 per seribu ekor, sedangkan ikan gabus konsumsi dijual di kisaran Rp35.000–Rp50.000 per kilogram. Permintaan dari rumah tangga, pelaku kuliner, hingga sektor kesehatan membuat hasil panen relatif mudah terserap pasar.
4. Penanganan Pasca Panen
Untuk penjualan dalam kondisi hidup, ikan gabus sebaiknya disimpan di wadah bersih berisi air segar yang dilengkapi aerator. Jika dijual dalam keadaan segar mati, ikan perlu segera dibersihkan dan disimpan dalam wadah berisi es batu agar kesegarannya tetap terjaga hingga sampai ke konsumen.
5. Strategi Keuntungan Jangka Panjang
Meskipun keuntungan dari satu galon tergolong terbatas, sistem ternak ikan gabus dalam galon memiliki keunggulan pada skalabilitas. Penambahan jumlah galon serta pengulangan siklus budidaya secara konsisten dapat meningkatkan volume produksi dan melipatgandakan keuntungan secara bertahap.
Rahasia Sukses dan Potensi Keuntungan Ternak Ikan Gabus dalam Galon
1. Pemilihan Bibit Unggul dan Seragam
Keberhasilan ternak ikan gabus dalam galon sangat ditentukan oleh kualitas bibit. Pilih bibit yang sehat, lincah, tidak cacat, serta memiliki ukuran seragam agar risiko kanibalisme dapat ditekan dan pertumbuhan ikan lebih merata.
2. Manajemen Pakan yang Tepat
Pemberian pakan harus memperhatikan kualitas dan kuantitasnya. Pakan berprotein tinggi sangat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan ikan gabus, dengan takaran yang disesuaikan biomassa ikan agar tidak mencemari kualitas air.
3. Pengelolaan Kualitas Air Secara Rutin
Kontrol suhu, pH, dan kandungan oksigen air wajib dilakukan secara berkala. Penggantian air sebagian jika terlihat keruh membantu menjaga lingkungan tetap ideal bagi ikan gabus dalam galon.
4. Pencegahan Penyakit dan Hama
Isolasi ikan yang sakit, penggunaan suplemen organik cair, serta menjaga kebersihan galon menjadi langkah penting untuk mencegah serangan penyakit yang dapat menurunkan tingkat kelangsungan hidup ikan.
5. Perencanaan Budidaya yang Matang
Mulai dari persiapan media, pembenihan, perawatan harian, hingga panen dan pemasaran harus direncanakan dengan baik. Perencanaan yang rapi membantu meminimalkan risiko kerugian dan meningkatkan efisiensi usaha.
6. Modal Terjangkau dengan Potensi Untung Menjanjikan
Budidaya ini dapat dimulai dengan modal relatif kecil karena memanfaatkan galon bekas. Meski sederhana, potensi keuntungan tetap besar jika dilakukan secara konsisten dan dalam jumlah galon yang lebih banyak.
7. Permintaan Pasar yang Terus Meningkat
Tingginya kandungan protein dan albumin pada ikan gabus membuat permintaan pasar terus bertambah, terutama untuk kebutuhan kesehatan dan konsumsi harian, sehingga hasil panen memiliki peluang terserap dengan baik.
8. Fleksibel dan Cocok untuk Skala Rumahan
Ternak ikan gabus dalam galon dapat dilakukan di lahan sempit atau area rumah, menjadikannya usaha praktis yang bisa dijalankan sebagai bisnis sampingan dengan prospek jangka panjang.
Q & A Seputar Topik
Apakah semua jenis ikan bisa dibudidayakan di galon bekas?
Tidak. Pilih ikan yang tahan kondisi padat dan fluktuasi kualitas air seperti gabus, lele, atau belut, karena nila atau gurami butuh ruang lebih luas.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk panen ikan gabus dari galon?
Ikan gabus umumnya dapat dipanen dalam waktu sekitar 6 bulan setelah penebaran bibit, dengan bobot konsumsi sekitar 150-200 gram per ekor.
Bagaimana cara mencegah ikan gabus melompat keluar dari galon?
Pastikan galon dilengkapi penutup dari jaring atau kawat ram, atau jaga ketinggian air agar tidak terlalu penuh untuk mencegah ikan melompat.
Apa saja ciri bibit ikan gabus berkualitas super?
Bibit berkualitas super bergerak lincah, agresif, kondisi tubuh tidak cacat, organ lengkap, kulit mulus, dan disarankan sudah siap makan pelet.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480264/original/037795400_1769051262-Kombinasikan_dengan_Pakan_Hijauan_Segar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481955/original/097546900_1769152614-desain_teras_rumah_lahan_terbatas__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5275552/original/044237000_1751882343-pexels-matthias-oben-2060028-3687927.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481878/original/087568900_1769150171-AA_Budidaya_Ikan_Nila_dengan_Azolla.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482156/original/015904800_1769162872-Warna_Lantai_Teras_Rumah_Kecil_yang_Bikin_Area_Depan_Terasa_Lebih_Luas_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481808/original/032997500_1769147564-Gaya_Minimalis_dengan_Sentuhan_Kaca__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481807/original/063984500_1769147414-kandang_long_yam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482095/original/031157300_1769159220-Meja_Bar_Dapur_Minimalis_yang_Bagus_untuk_Rumah_KPR.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481774/original/056532300_1769146481-jualan_mie.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482042/original/091210600_1769156587-ChatGPT_Image_23_Jan_2026__15.22.31.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5275549/original/013357600_1751882333-pexels-niranjan-t-g-56677497-7906305.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481765/original/083371300_1769146220-Bedakan_Nutrisi_untuk_Fase_Vegetatif_dan_Generatif.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480538/original/006295400_1769059160-peternakan_bebek_dan_ikan_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481973/original/029331600_1769152964-3edb42d0-792c-4792-ad4c-42d466c2608e.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481719/original/080256900_1769143328-wafer.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3987911/original/095414600_1649311271-jeppe-vadgaard-PnFgNgCkBXY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481906/original/036442800_1769150947-kolong_meja_dapur4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481755/original/093970000_1769145324-asian-young-woman-holding-tube-moisturizer.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481707/original/043440700_1769143020-wajan_anti_lengket.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366414/original/008267000_1759226872-WhatsApp_Image_2025-09-30_at_16.37.32__2_.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402608/original/032362000_1762254271-unnamed_-_2025-11-04T171618.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394858/original/039789400_1761643209-gelang5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363511/original/082081900_1758946742-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.16.03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2288449/original/015116900_1532331717-Harga-Telur-Ayam6.jpg)