Cara Tanam Terong di Pot yang Bisa Dipanen Berkali-kali, Solusi Lahan Sempit di Pekarangan

2 weeks ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Menanam terong di pot menjadi solusi cerdas bagi Anda yang memiliki lahan terbatas namun ingin menikmati hasil panen sayuran segar. Dengan teknik yang tepat, Anda bisa menerapkan cara tanam terong di pot yang bisa dipanen berkali-kali.

Ini bukan hanya tentang efisiensi ruang, tetapi juga kepuasan tersendiri melihat tanaman tumbuh subur dan berbuah lebat. Keterbatasan lahan seringkali menjadi alasan utama seseorang enggan berkebun. Padahal, dengan teknik berkebun di pot atau container gardening, teras rumah yang sempit sekalipun bisa disulap menjadi kebun mini yang fungsional.

Memiliki kebun sayur sendiri di rumah kini menjadi bagian dari gaya hidup sehat dan berkelanjutan, termasuk dengan cara tanam terong di pot yang bisa dipanen berkali-kali. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Selasa (6/1/2026).

Pemilihan Varietas Terong yang Tepat

Penting memilih varietas terong yang sesuai untuk keberhasilan budidaya di pot. Beberapa jenis terong sangat cocok ditanam dalam wadah karena ukurannya ringkas atau produktivitasnya tinggi. Bibit terong ungu panjang varietas Mustang F1 dari Cap Panah Merah direkomendasikan sebagai pilihan terbaik.

Varietas Antaboga juga menjanjikan hasil panen hingga 4 kg per tanaman. Terong mini adalah contoh sayuran produktif yang bisa ditanam di ruang terbatas. Pilihan lain termasuk terong bulat hijau Provita F1, terong bulat ungu Daily Farm, dan terong gantung yang memudahkan perawatan serta panen.

Persiapan Media Tanam dan Pot

Fondasi pertumbuhan terong sehat dan panen berkelanjutan adalah media tanam serta pot yang tepat. Ukuran pot minimal yang disarankan adalah diameter 30–35 cm agar akar terong dapat tumbuh optimal. Pot yang terlalu kecil dapat menghambat perkembangan tanaman dan hasil buahnya.

Pastikan pot memiliki lubang drainase cukup di bagian bawah untuk mencegah genangan air yang menyebabkan akar busuk. Media tanam ideal untuk terong adalah campuran tanah subur, kompos atau pupuk kandang matang, serta sekam bakar atau cocopeat dengan perbandingan 1:1:1. Kombinasi ini menjaga kelembapan, menyediakan nutrisi, dan memastikan sirkulasi udara baik bagi akar.

Proses Penanaman Bibit Terong

Proses penanaman bibit terong dimulai dari penyemaian hingga pemindahan ke pot permanen. Untuk menanam terong, taburkan bibit ke dalam pot dengan kedalaman seperempat inci.  Setelah disemai, sirami dengan baik dan tutup dengan kantong plastik atau penutup datar semai plastik untuk mempertahankan kelembapan.

Bibit terong umumnya berkecambah dalam waktu 7 hingga 14 hari. Bibit siap dipindah tanam ketika memiliki 3-4 daun sejati, batang kokoh, dan perakaran berkembang baik. Pemindahan sebaiknya dilakukan sore hari untuk mencegah stres pada tanaman, dengan membuat lubang 5-10 cm, menanam bibit, memadatkan tanah perlahan, dan menyiram secukupnya.

Perawatan Rutin untuk Panen Berkelanjutan

Perawatan konsisten adalah kunci agar terong di pot dapat dipanen berkali-kali. Penyiraman dilakukan secara teratur, terutama saat cuaca panas, namun hindari membasahi daun secara berlebihan. Siram tanaman terong dua kali sehari setiap pagi dan sore, atau sesuaikan dengan kondisi kelembapan tanah.

Terong membutuhkan sinar matahari penuh, minimal 6-8 jam per hari. Pemupukan rutin penting untuk menunjang pertumbuhan batang, daun, hingga buah. Pemupukan tambahan menggunakan kompos atau pupuk kandang dapat diberikan saat tanaman mulai berbunga dan berbuah. 

Gunakan pupuk organik cair (POC) khusus buah setiap seminggu sekali saat tanaman mulai berbunga, serta hindari pemupukan berlebihan dengan nitrogen. Perhatikan hama seperti kutu daun atau ulat, pencegahan alami dengan larutan bawang atau air sabun ringan bisa menjadi pilihan aman. Bersihkan gulma dan rumput liar di sekitar pot agar tidak mengganggu pertumbuhan terong.

Teknik Panen yang Benar

Memanen terong dengan benar akan mendorong tanaman untuk terus berbuah. Terong siap panen memiliki daging yang belum keras dan warna buah mengkilat. Waktu panen ideal adalah sekitar 50-55 hari setelah tanam. Terong ungu biasanya siap dipanen saat warnanya ungu cerah atau mengkilap, ukurannya sesuai varietas, dan teksturnya tidak lembek atau masih cukup keras saat ditekan.

Buah dipetik dengan tangkainya, karena buah terong tidak tahan lama. Petani harus menggunakan tangan untuk meraih terong dan mencabutnya dengan menarik ke bawah, bukan ke atas, untuk menghindari kerusakan batang. Memetik terong dengan tangkainya juga penting menjaga kualitas buah dan mencegah penyakit, dengan waktu panen terbaik pagi atau sore hari.

Tips Agar Terong Berbuah Lebat dan Berulang

Untuk memastikan terong berbuah lebat dan dapat dipanen berkali-kali, beberapa tips perawatan tambahan perlu diperhatikan. Setelah tumbuh cabang baru, lakukan pemangkasan pucuk agar cabang tumbuh ke samping dan batang lebih kuat.

Pemangkasan pucuk ini akan membuat pohon terong pendek tapi sangat berpotensi berbuah lebat. Buang tunas air dan daun tua yang sudah selesai masa fotosintesisnya agar nutrisi terserap pada proses pembungaan dan pembuahan.

Tambahkan ajir atau penyangga agar batang terong tetap tegak saat mulai berbuah. Penyangga ini membantu tanaman menopang beban buah yang lebat. Terong bisa berbuah sepanjang tahun asalkan diberikan pupuk dalam jumlah dan rentang waktu yang tepat.

FAQ

  1. Berapa ukuran pot minimal untuk menanam terong? Ukuran pot minimal yang disarankan adalah diameter 30–35 cm agar akar terong dapat tumbuh optimal.
  2. Apakah terong bisa ditanam di teras yang tidak terlalu luas? Ya, dengan teknik berkebun di pot, rak bertingkat, atau grow bags, terong tetap dapat tumbuh baik di teras sempit.
  3. Berapa lama terong mulai berbuah setelah ditanam? Umumnya terong mulai berbuah sekitar 60–75 hari setelah tanam.
  4. Sayuran apa yang cocok untuk pot di teras sempit? Banyak sayuran seperti tomat, selada, cabai, dan terong sangat cocok ditanam di pot.
  5. Apakah tanaman di pot tetap bisa berbuah lebat? Bisa, selama mendapat sinar matahari cukup, nutrisi terpenuhi, dan varietasnya sesuai untuk pot.
  6. Bagaimana cara mencegah pot terlihat semrawut? Kunci utamanya adalah keseragaman dalam pemilihan pot dan pengelompokan tanaman, serta menghindari menumpuk terlalu banyak pot kecil.
  7. Apa kunci utama agar ide kebun terong di kebun ukuran 2x2 tapi panen melimpah berhasil? Fokus pada kualitas media tanam (Super Soil) dan pemangkasan tunas yang tidak produktif secara rutin.
Read Entire Article
Photos | Hot Viral |