Liputan6.com, Jakarta - Penyakit patek atau antraknosa merupakan ancaman serius bagi petani cabai di Indonesia. Infeksi jamur ini dapat menyebabkan kerugian panen signifikan, terutama saat musim hujan. Oleh karena itu, memahami cara mengatasi patek pada tanaman cabai menjadi sangat penting untuk menjaga produktivitas dan kualitas buah.
Penyakit ini disebabkan oleh jamur Colletotrichum capsici dan Gloeosporium sp. yang menyerang buah cabai. Gejala awal patek ditandai dengan bercak coklat kehitaman pada permukaan buah yang kemudian meluas menjadi busuk lunak dan membuat buah mengering. Mengingat dampak seriusnya, penerapan strategi terpadu adalah cara mengatasi patek pada tanaman cabai yang paling efektif.
Pengendalian patek memerlukan kombinasi tindakan pencegahan dan penanganan responsif. Mulai dari pemilihan benih hingga aplikasi fungisida dan agens hayati, semua aspek berperan penting. Berikut Liputan6.coma ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Jumat (23/1/2026).
Pencegahan Melalui Praktik Budidaya yang Baik
Praktik budidaya yang baik merupakan fondasi utama dalam mencegah serangan patek pada tanaman cabai, seperti:
Pengaturan Jarak
Pengaturan jarak tanam yang tidak terlalu rapat, dengan minimal 60 cm antarbaris sangat dianjurkan. Penanaman secara zig-zag juga membantu menciptakan sirkulasi udara yang baik di sekitar tanaman. Sirkulasi udara lancar akan mengurangi kelembaban, menghambat perkembangan jamur penyebab patek.
Penggunaan Mulsa
Penggunaan mulsa plastik hitam perak (PHP) sangat efektif untuk menjaga kondisi perakaran tanaman agar tidak terlalu lembab. Mulsa membantu mempertahankan kelembaban tanah stabil dan mencegah percikan air hujan yang menyebarkan spora jamur. Selain itu, mulsa juga menghalangi gulma yang dapat meningkatkan kelembaban lingkungan.
Sistem Drainase
Drainase yang baik juga krusial, terutama di musim hujan, dengan membuat guludan lebih tinggi untuk menghindari genangan air. Pembersihan gulma secara teratur di sekitar tanaman cabai dan alur drainase penting untuk mencegah penumpukan kelembaban.
Rotasi Tanaman
Rotasi tanaman dengan jenis non-Solanaceae dapat mengurangi risiko penularan penyakit. Spora jamur patek dapat bertahan di tanah hingga bertahun-tahun, sehingga rotasi tanaman membantu memutus siklus hidup jamur.
Penggunaan Varietas Tahan dan Benih Sehat
Pemilihan varietas cabai yang tahan atau toleran terhadap antraknosa adalah langkah pencegahan yang sangat efektif. Varietas tahan memiliki genetik yang memungkinkan mereka melawan infeksi jamur Colletotrichum sp., sehingga mengurangi kerusakan.
Petani disarankan memilih benih dari varietas unggul yang terbukti memiliki ketahanan terhadap penyakit ini. Ini adalah salah satu cara mengatasi patek pada tanaman cabai yang proaktif.
Selain varietas, penggunaan benih yang sehat dan bebas patogen adalah kunci untuk memulai budidaya yang baik. Jamur penyebab patek dapat terbawa oleh biji atau benih yang terinfeksi. Memilih bibit dari tanaman sehat meminimalkan risiko introduksi patogen ke lahan tanam. Ini adalah langkah krusial dalam pencegahan patek.
Beberapa varietas cabai keriting lokal, seperti cabai lokal Medan, dikenal karena ketahanannya terhadap virus gemini dan toleransi terhadap antraknosa. Terdapat juga rekomendasi varietas cabai rawit yang tahan antraknosa sebagai pilihan petani.
Investasi pada benih berkualitas dan varietas tahan akan memberikan perlindungan jangka panjang bagi tanaman cabai dari patek.
Pengendalian Mekanis dan Sanitasi
Pengendalian mekanis dan sanitasi merupakan metode langsung untuk menghilangkan sumber infeksi patek dan mencegah penyebarannya. Tindakan ini meliputi pembersihan buah dan dedaunan cabai yang rusak atau terserang penyakit secara rutin. Buah atau daun terinfeksi tidak boleh dibiarkan rontok ke tanah karena dapat menyebarkan spora jamur lebih luas.
Setelah buah atau bagian tanaman yang sakit dipetik, penting untuk segera mengubur atau membakarnya agar patogen tidak menyebar. Jamur Colletotrichum capsici dapat bertahan hidup pada sisa-sisa tanaman terinfeksi. Pembersihan lahan secara teratur dari sisa tanaman mati atau sakit sangat krusial untuk sanitasi lingkungan. Ini adalah cara mengatasi patek pada tanaman cabai dari sumbernya.
Alat-alat pertanian yang digunakan juga perlu dibersihkan secara berkala untuk menghindari penularan spora dari satu tanaman ke tanaman lain. Monitoring dan inspeksi rutin terhadap tanaman penting untuk mendeteksi gejala patek sejak dini. Tindakan pengendalian dapat segera dilakukan sebelum penyakit menyebar luas, meminimalkan kerugian.
Aplikasi Fungisida Secara Tepat
Aplikasi fungisida merupakan salah satu cara mengatasi patek pada tanaman cabai yang paling umum dan efektif. Ini terutama dilakukan saat serangan sudah terjadi atau sebagai tindakan preventif di musim hujan. Fungisida bekerja dengan melemahkan dan mematikan jamur penyebab penyakit. Penting untuk menggunakan fungisida dengan bahan aktif berbeda secara bergantian untuk menghindari resistensi jamur.
Beberapa bahan aktif fungisida yang direkomendasikan antara lain klorotalonil, mankozeb, propineb, dan karbendazim. Fungisida kontak seperti mankozeb sering digunakan pada fase awal pertumbuhan atau sebagai pencegahan. Sementara itu, fungisida sistemik seperti Tandem atau Amistar Top dapat digunakan untuk mengatasi serangan yang lebih parah.
Petani disarankan melakukan penyemprotan fungisida secara rutin dan disiplin, terutama di musim hujan. Pola semprot tiga kali seminggu, dengan kombinasi fungisida kontak dan sistemik, dapat diterapkan. Setelah sanitasi buah terserang, penyemprotan fungisida dapat dilakukan, lalu amati hasilnya untuk menentukan aplikasi selanjutnya. Ini adalah langkah penting dalam cara mengatasi patek pada tanaman cabai yang sudah terinfeksi.
Pemanfaatan Agens Hayati dan Pestisida Nabati
Pemanfaatan agens hayati dan pestisida nabati menawarkan alternatif yang lebih ramah lingkungan dalam cara mengatasi patek pada tanaman cabai. Agens hayati, seperti Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR), dapat diaplikasikan ke tanah. PGPR berfungsi meningkatkan ketahanan tanaman dan menekan pertumbuhan patogen. Produk seperti "Rhizomax" yang mengandung PGPR telah teruji dan dapat dikocorkan ke tanah.
Selain PGPR, terdapat juga fungisida hayati seperti Nopatek dan Biopatek yang diklaim ampuh mengatasi patek dan penyakit jamur lainnya. Agens hayati ini bekerja dengan mekanisme berbeda dari fungisida kimia. Mekanisme tersebut meliputi kompetisi ruang dan nutrisi, produksi senyawa antimikroba, atau induksi ketahanan pada tanaman. Penggunaan agens hayati menjadi bagian dari strategi pengelolaan hama terpadu.
Pestisida nabati juga menjadi pilihan menarik, contohnya ekstrak bawang putih. Bawang putih mengandung senyawa antijamur seperti tanin, minyak atsiri, dan alisin. Pestisida nabati ini lebih cepat terurai di lingkungan dan tidak meracuni tanaman. Cara pembuatannya relatif mudah, lalu disemprotkan ke seluruh bagian tanaman yang terserang patek.
Strategi Nutrisi dan Pengelolaan Lingkungan
Strategi nutrisi yang tepat dan pengelolaan lingkungan yang cermat sangat berperan dalam meningkatkan ketahanan tanaman cabai terhadap patek. Pemberian pupuk dengan komposisi seimbang, terutama kalium (K) dan kalsium (Ca) lebih tinggi, dapat memperkuat dinding sel buah cabai.
Dinding sel yang kuat lebih tahan terhadap serangan jamur penyebab patek. Kekurangan kalsium dapat membuat membran sel buah tipis dan rentan infeksi. Sebaliknya, penggunaan pupuk dengan unsur nitrogen (N) tinggi perlu diperhatikan. Nitrogen berlebih dapat membuat tanaman rimbun dan meningkatkan kelembaban di sekitar tanaman, yang mendukung perkembangan jamur patek.
Penting mengaplikasikan pupuk sintetik dengan komposisi K lebih tinggi dibandingkan N, terutama saat tanaman mulai berbuah. Mengecek pH tanah sebelum tanam juga langkah penting untuk ketersediaan nutrisi optimal. Pengelolaan lingkungan juga mencakup memastikan lokasi penanaman cabai bukan bekas lahan cabai, tomat, atau terong.
Spora jamur patek dapat bertahan di tanah hingga bertahun-tahun di lahan tersebut. Menjaga kelembaban udara tetap rendah adalah kunci, terutama di musim hujan. Hal ini dapat dicapai melalui pengaturan jarak tanam yang tepat, drainase yang baik, dan pembersihan gulma rutin.
FAQ
-
Apa penyebab utama penyakit patek pada tanaman cabai? Penyakit patek disebabkan oleh jamur Colletotrichum capsici dan Gloeosporium sp..
-
Bagaimana gejala awal serangan patek pada buah cabai? Gejala awal berupa bercak coklat kehitaman pada permukaan buah yang kemudian meluas menjadi busuk lunak.
-
Kondisi lingkungan seperti apa yang mendukung perkembangan patek? Kelembaban tinggi dan suhu udara yang juga tinggi sangat mendukung perkembangan jamur patek.
-
Apakah rotasi tanaman efektif untuk mencegah patek? Ya, rotasi tanaman dengan jenis non-Solanaceae dapat mengurangi risiko penularan penyakit.
-
Fungisida apa yang umum digunakan untuk mengatasi patek? Fungisida dengan bahan aktif klorotalonil, mankozeb, propineb, atau karbendazim sering digunakan.
-
Bisakah patek diatasi dengan cara organik? Ya, penggunaan agens hayati seperti PGPR dan pestisida nabati dari bawang putih dapat membantu mengatasi patek secara organik.
-
Mengapa penting memilih varietas cabai yang tahan patek? Memilih varietas tahan dapat mengurangi kerugian hasil panen karena tanaman lebih mampu melawan infeksi jamur.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479491/original/006875800_1768980077-pohon_kelengkeng.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482073/original/043743000_1769157829-botol_dengan_sedotan__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5396911/original/005107000_1761795438-halaman_belakang_rumah_kecil_dengan_kebun_hidroponik_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482215/original/002800200_1769166104-Budidaya_Ikan_Nila.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482021/original/076088800_1769155411-duku__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482049/original/048374800_1769157048-menanam_cabai_tanpa_tanah_6a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482223/original/099475100_1769166479-Model_Plafon_Teras_Rumah_Kecil_yang_Bikin_Area_Depan_Terasa_Lebih_Tinggi_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482027/original/002012200_1769156010-ChatGPT_Image_Jan_23__2026__02_45_39_PM.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444200/original/086252100_1765773160-gkg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480264/original/037795400_1769051262-Kombinasikan_dengan_Pakan_Hijauan_Segar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481955/original/097546900_1769152614-desain_teras_rumah_lahan_terbatas__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5275552/original/044237000_1751882343-pexels-matthias-oben-2060028-3687927.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481878/original/087568900_1769150171-AA_Budidaya_Ikan_Nila_dengan_Azolla.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481888/original/095671600_1769150212-ikan_gabus__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482156/original/015904800_1769162872-Warna_Lantai_Teras_Rumah_Kecil_yang_Bikin_Area_Depan_Terasa_Lebih_Luas_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481808/original/032997500_1769147564-Gaya_Minimalis_dengan_Sentuhan_Kaca__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481807/original/063984500_1769147414-kandang_long_yam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482095/original/031157300_1769159220-Meja_Bar_Dapur_Minimalis_yang_Bagus_untuk_Rumah_KPR.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481774/original/056532300_1769146481-jualan_mie.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482042/original/091210600_1769156587-ChatGPT_Image_23_Jan_2026__15.22.31.png)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402608/original/032362000_1762254271-unnamed_-_2025-11-04T171618.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394858/original/039789400_1761643209-gelang5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363511/original/082081900_1758946742-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.16.03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2288449/original/015116900_1532331717-Harga-Telur-Ayam6.jpg)