Cara Menanam Seledri di Botol Bekas Lengkap Trik Suksesnya

2 weeks ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Menanam seledri di botol bekas merupakan solusi cerdas bagi yang punya lahan terbatas. Teknik budidaya semi-hidroponik ini tidak hanya ramah lingkungan dengan mendaur ulang plastik, tetapi juga sangat aplikatif untuk area balkon atau dapur.

Metode ini, yang sering disebut sistem sumbu, menghilangkan kerumitan penyiraman manual setiap hari karena tanaman dapat mengambil air nutrisi sesuai kebutuhannya melalui media kapilaritas. Keberhasilannya bergantung pada pemilihan media tanam yang tepat, paparan sinar matahari, dan konsistensi menjaga ketersediaan larutan nutrisi.

Berikut Liputan6.com ulas lengkap pembahasannya, Selasa (6/1/2026).

Cara Menanam Seledri di Botol Bekas

Melansir dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta Perpustakaan BBPPMPV Pertanian, berikut adalah panduan langkah demi langkah menanam seledri di botol bekas dengan metode semi-hidroponik (sistem sumbu/wick).

1. Persiapan Benih dan Bibit

Penyemaian 

Rendam biji seledri dalam air hangat (50–60°C) selama sekitar 60 menit sebelum disemai.

Media Semai 

Gunakan campuran tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang dengan perbandingan 221.

Waktu Pindah Tanam 

Bibit siap dipindahkan ke botol bekas setelah berumur sekitar 21–31 hari atau ketika daun sejati sudah mulai muncul. 

2. Penyiapan Wadah Botol Bekas

Pemotongan 

Potong botol plastik bekas (ukuran 600 ml atau 1,5 liter) menjadi dua bagian.

Pemasangan Sumbu 

Lubangi tutup botol dan masukkan kain flanel sebagai sumbu untuk menghisap air nutrisi ke media tanam.

Lubang Drainase 

Buat lubang udara di bagian samping botol untuk mencegah kebusukan akar jika terkena air hujan berlebih. 

3. Media Tanam dan Nutrisi

Media Tanam 

Gunakan campuran sekam mentah, pupuk kandang, dan tanah yang bersifat poros agar akar dapat tumbuh dengan baik.

Nutrisi 

Isi bagian bawah botol dengan air nutrisi (larutan AB Mix). Pastikan kain flanel menyentuh air nutrisi tersebut. 

4. Perawatan dan Penempatan

Penempatan 

Setelah dipindah tanam, simpan di tempat teduh terlebih dahulu sampai akar tumbuh kuat, kemudian pindahkan ke lokasi yang terkena sinar matahari cukup (minimal 8 jam sehari).

Penyiraman 

Cek ketersediaan air nutrisi secara berkala di bagian bawah botol dan tambahkan jika sudah mulai habis.

Pupuk Tambahan 

Selain nutrisi hidroponik, Anda bisa menambahkan pupuk organik cair setiap satu minggu sekali. 

5. Pemanenan

Waktu Panen 

Seledri biasanya dapat mulai dipanen sekitar 65–75 hari setelah semai, atau saat tanaman berumur lebih dari 3 bulan dari masa tanam.

Cara Panen 

Petik batang daun bagian luar (bawah) secara periodik atau cabut seluruh bagian tanaman jika pertumbuhan sudah maksimal. 

Trik bagi Pemula

1. Pilih Benih Berkualitas

Gunakan benih seledri hibrida yang tahan penyakit dan cocok untuk iklim lokal. Ini akan meningkatkan peluang keberhasilan tumbuh yang lebih baik.

2. Sterilkan Botol Bekas

Cuci bersih botol bekas sebelum digunakan untuk menghilangkan kuman atau residu minuman sebelumnya. Hal ini mencegah kontaminasi yang dapat merusak tanaman muda Anda.

3. Media Tanam Poros

Pastikan media tanam (campuran tanah dan sekam) Anda sangat gembur dan tidak padat. Akar seledri membutuhkan oksigen dan ruang untuk berkembang dengan baik.

4. Sinar Matahari Cukup

Tempatkan botol-botol seledri di lokasi yang mendapat sinar matahari pagi penuh dan teduh saat siang hari yang terik. Sinar matahari penting untuk fotosintesis optimal, tetapi seledri rentan terhadap panas berlebih.

5. Jangan Terlalu Penuh Nutrisi

Isi reservoir air nutrisi secukupnya, jangan sampai media tanam terendam penuh. Hal ini penting agar akar bisa bernapas dan mencegah kebusukan akar.

6. Gunakan Air Hujan

Air hujan seringkali memiliki pH yang ideal untuk tanaman (sekitar 6,5) dan mengandung lebih sedikit klorin dibandingkan air PAM. Gunakan air hujan sebagai basis larutan nutrisi Anda bila memungkinkan.

7. Cek PH Air Rutin

PH air yang ideal untuk seledri adalah antara 6.0 hingga 7.0; pastikan untuk memantau dan menyesuaikannya secara rutin. PH yang tidak sesuai dapat menghambat penyerapan nutrisi oleh akar.

FAQ

Apa media tanam yang cocok?

Campuran sekam bakar, tanah, dan pupuk kandang.

Berapa pH air nutrisi ideal?

Antara 6.0 hingga 7.0.

Berapa lama seledri bisa dipanen?

Sekitar 65-75 hari setelah semai.

Apakah seledri butuh sinar matahari penuh?

Butuh sinar matahari cukup (minimal 6-8 jam) tapi hindari panas terik.

Bagaimana cara mencegah akar busuk?

Pastikan ada lubang udara dan air nutrisi tidak merendam media tanam penuh.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |