Liputan6.com, Jakarta - Mesin cuci merupakan salah satu perangkat rumah tangga esensial yang sangat membantu dalam aktivitas mencuci pakaian sehari-hari. Meskipun berfungsi membersihkan, mesin cuci itu sendiri rentan terhadap penumpukan kotoran, sisa deterjen, kerak bekas sabun, jamur, dan bakteri. Lingkungan lembap di dalam mesin cuci menjadi tempat ideal bagi mikroorganisme untuk berkembang biak, yang pada akhirnya dapat memengaruhi kebersihan pakaian dan kesehatan keluarga.
Penumpukan residu ini tidak hanya menyebabkan bau tidak sedap dan noda pada pakaian, tetapi juga dapat menyumbat bagian dalam mesin, mengurangi efisiensi, dan memperpendek umur pakai perangkat. Oleh karena itu, membersihkan mesin cuci secara rutin adalah langkah krusial yang sering terabaikan.
Berikut cara membersihkan kerak bekas sabun pada mesin cuci, menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan, serta langkah-langkah detail untuk memastikan mesin cuci Anda tetap bersih, higienis, dan berfungsi optimal.
Pentingnya Menjaga Kebersihan Mesin Cuci
Mesin cuci yang digunakan secara rutin akan menumpuk sisa deterjen, kotoran dari pakaian, dan jamur di dalamnya. Penumpukan ini dapat menyebabkan bau tidak sedap, jamur, dan kotoran yang dapat menempel pada pakaian, bahkan menimbulkan masalah kesehatan seperti ruam atau alergi.
Selain itu, mesin cuci yang kotor juga dapat mengurangi efisiensi pencucian, membuat pakaian tidak bersih maksimal, dan bahkan memicu kerusakan pada komponen mesin. Membersihkan mesin cuci secara teratur sangat penting untuk mencegah masalah ini, menjaga performa mesin tetap optimal, dan memperpanjang umur pakainya.
Pembersihan rutin juga membantu menghemat energi dan deterjen, karena mesin yang bersih memungkinkan air mengalir lancar dan deterjen bekerja lebih efektif. Ini berarti Anda mendapatkan hasil cucian maksimal tanpa perlu menggunakan terlalu banyak sabun atau air.
Bahan Ampuh Pembersih Kerak Mesin Cuci
Berbagai bahan pembersih dapat digunakan untuk mengatasi kerak bekas sabun dan kotoran pada mesin cuci. Beberapa di antaranya adalah bahan alami yang aman dan efektif.
- Cuka Putih: Cuka putih adalah bahan pembersih serbaguna yang sangat populer. Kandungan asam asetatnya mampu melarutkan kerak, sisa deterjen, dan bau tak sedap yang menempel di drum mesin cuci. Asam dalam cuka putih juga efektif mengangkat kotoran dan kerak, serta berfungsi sebagai disinfektan ringan dan penghilang bau.
- Baking Soda (Soda Kue): Baking soda bekerja sebagai agen pembersih yang mampu menghilangkan noda dan menetralisir bau tidak sedap. Bahan ini dapat menggosok bagian dalam mesin dengan lembut dan melawan bau basi serta jamur yang tertinggal dari sabun dan pelembut kain yang menumpuk.
- Kombinasi Cuka dan Baking Soda: Kombinasi kedua bahan ini sangat ampuh untuk melawan kotoran membandel dan bakteri penyebab bau. Cuka membantu memecah endapan, sementara baking soda menghilangkan bau dan melarutkan lemak.
- Bahan Lain:
- Sitrun (Asam Sitrat): Dapat digunakan bersama sabun cuci piring dan air panas untuk membuat campuran pembersih yang efektif.
- Pemutih Pakaian (Bleach) atau Karbol: Pemutih pakaian memiliki kandungan yang lebih kuat untuk membersihkan noda, kerak, dan kotoran membandel. Karbol juga berfungsi sebagai cairan pembersih yang bisa mengangkat debu, kerak, dan residu lain.
- Pembersih Mesin Cuci Komersial: Produk khusus ini dirancang untuk menghilangkan kotoran, residu deterjen, jamur, dan bakteri pada mesin cuci. Beberapa di antaranya bersifat ramah lingkungan dan antibakteri.
Langkah-Langkah Membersihkan Mesin Cuci secara Menyeluruh
Untuk membersihkan mesin cuci dari kerak bekas sabun dan kotoran lainnya, ikuti langkah-langkah detail berikut:
Persiapan Awal
Sebelum memulai proses pembersihan, pastikan mesin cuci dalam keadaan kosong dan tidak ada pakaian di dalamnya. Siapkan bahan-bahan yang diperlukan seperti cuka putih, baking soda, botol semprotan, kain mikrofiber, dan sikat gigi bekas. Penting juga untuk memeriksa petunjuk penggunaan mesin cuci Anda, karena beberapa model mungkin memiliki cara pembersihan khusus.
Pembersihan Tabung Mesin Cuci (Drum)
Tabung mesin cuci adalah area utama tempat penumpukan kerak dan kotoran. Ada beberapa metode yang bisa Anda pilih:
- Metode Cuka Putih: Isi mesin cuci dengan air panas pada level tertinggi. Tuangkan sekitar 2 cangkir (sekitar 500 ml hingga 1 liter) cuka putih langsung ke dalam drum atau ke wadah deterjen. Jalankan siklus pencucian selama 5-10 menit, lalu jeda dan biarkan air cuka meresap selama 30 menit hingga 1 jam. Selesaikan siklus pencucian hingga tuntas.
- Metode Baking Soda: Masukkan sekitar dua cangkir baking soda langsung ke dalam drum mesin cuci yang kosong. Jalankan mesin pada siklus pencucian terpanjang dan terpanas. Baking soda akan membersihkan bagian dalam mesin serta melawan bau dan jamur.
- Metode Kombinasi Cuka dan Baking Soda: Mulailah dengan mesin cuci kosong. Tambahkan sekitar dua cangkir baking soda ke dalam drum dan jalankan siklus terpanjang. Setelah siklus pertama selesai, tambahkan dua cangkir cuka putih (dan sekitar 10 tetes minyak esensial jika diinginkan untuk mengatasi jamur dan bau). Jalankan mesin pada siklus lain dengan pengaturan terpanjang, terpanas, dan terbesar yang tersedia.
- Menggunakan Pembersih Mesin Cuci Komersial: Tuangkan pembersih mesin cuci ke dalam tabung cucian. Jalankan mesin cuci dengan opsi "Clean Tub" (jika ada) atau opsi cucian dengan waktu paling lama. Untuk mempercepat perontokan kerak, Anda bisa menjeda mesin setelah 10 menit dan membiarkannya merendam selama 1-2 jam, bahkan bisa ditambahkan air panas. Lanjutkan siklus pencucian sampai selesai, lalu ulangi proses pencucian dengan air bersih saja untuk membersihkan sisa-sisa kotoran dan produk pembersih.
Pembersihan Bagian Lain
Jangan lupakan bagian-bagian mesin cuci lainnya yang juga rentan terhadap penumpukan kotoran:
- Laci Deterjen: Laci deterjen adalah tempat residu deterjen dan pelembut menumpuk. Lepaskan laci dan rendam dalam air panas yang sudah dicampur dengan cuka untuk melarutkan kotoran. Gunakan sikat gigi atau sikat kecil untuk menyikat bagian yang masih kotor dan bilas dengan air bersih. Jika tidak bisa dilepas, gunakan kain lembap dan sikat kecil untuk membersihkan celah-celahnya.
- Karet Pintu (Gasket) Mesin Cuci Bukaan Depan: Karet pintu sering menjadi tempat berkumpulnya kotoran, buih sabun, jamur, dan bahkan rambut. Bersihkan karet pintu dengan lap kain yang sudah dibasahi campuran air hangat dan cuka. Untuk noda membandel, gunakan pasta baking soda dan air, lalu gosok dengan spons non-abrasif.
- Filter Drainase: Filter drainase perlu dibersihkan secara rutin untuk mencegah sumbatan dan bau. Periksa selang pembuangan secara berkala untuk memastikan tidak ada benda asing yang menyumbat.
Langkah Akhir
Setelah semua siklus pembersihan selesai, lap drum dengan kain mikrofiber bersih dan sedikit cuka. Keringkan bagian dalam mesin cuci menggunakan kain bersih. Penting untuk selalu membiarkan pintu mesin cuci sedikit terbuka setelah selesai mencuci atau membersihkan. Hal ini memungkinkan udara bersirkulasi dan bagian dalam mesin mengering dengan baik, mencegah terbentuknya bau tak sedap dan jamur.
Frekuensi Pembersihan Optimal
Seberapa sering Anda harus membersihkan mesin cuci bergantung pada frekuensi penggunaan. Disarankan untuk membersihkan mesin cuci setidaknya sebulan sekali, terutama jika digunakan secara intensif.
Beberapa sumber menyarankan pembersihan menyeluruh tiga atau empat kali dalam setahun. Jika Anda mencuci hampir setiap hari, pembersihan bulanan sangat dianjurkan. Untuk mesin yang lebih baru atau sudah dibersihkan dalam 3 bulan terakhir, cukup gunakan 1/3 botol pembersih komersial setiap 1-2 bulan sekali.
Membersihkan mesin cuci secara rutin tidak hanya membantu memperpanjang umur mesin, tetapi juga memastikan pakaian tetap higienis dan bebas dari kontaminasi bakteri atau jamur yang mungkin berkembang di dalamnya.
Pertanyaan Umum Seputar Topik
1. Mengapa penting membersihkan kerak bekas sabun pada mesin cuci?
Membersihkan kerak bekas sabun penting untuk mencegah penumpukan kotoran, jamur, dan bakteri yang dapat menyebabkan bau tidak sedap, menempel pada pakaian, serta mengurangi performa dan umur mesin cuci.
2. Bahan apa saja yang efektif untuk membersihkan kerak bekas sabun pada mesin cuci?
Bahan yang efektif antara lain cuka putih yang melarutkan kerak dan bau, baking soda untuk menghilangkan noda dan menetralkan bau, serta kombinasi keduanya. Bahan lain termasuk sitrun, pemutih pakaian, atau pembersih mesin cuci komersial.
3. Seberapa sering mesin cuci harus dibersihkan?
Disarankan untuk membersihkan mesin cuci setidaknya sebulan sekali, terutama jika sering digunakan. Pembersihan menyeluruh dapat dilakukan tiga hingga empat kali setahun untuk menjaga kebersihan dan performa optimal.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479491/original/006875800_1768980077-pohon_kelengkeng.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3987911/original/095414600_1649311271-jeppe-vadgaard-PnFgNgCkBXY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482073/original/043743000_1769157829-botol_dengan_sedotan__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5396911/original/005107000_1761795438-halaman_belakang_rumah_kecil_dengan_kebun_hidroponik_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482215/original/002800200_1769166104-Budidaya_Ikan_Nila.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482021/original/076088800_1769155411-duku__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482049/original/048374800_1769157048-menanam_cabai_tanpa_tanah_6a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482223/original/099475100_1769166479-Model_Plafon_Teras_Rumah_Kecil_yang_Bikin_Area_Depan_Terasa_Lebih_Tinggi_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482027/original/002012200_1769156010-ChatGPT_Image_Jan_23__2026__02_45_39_PM.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444200/original/086252100_1765773160-gkg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480264/original/037795400_1769051262-Kombinasikan_dengan_Pakan_Hijauan_Segar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481955/original/097546900_1769152614-desain_teras_rumah_lahan_terbatas__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5275552/original/044237000_1751882343-pexels-matthias-oben-2060028-3687927.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481878/original/087568900_1769150171-AA_Budidaya_Ikan_Nila_dengan_Azolla.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481888/original/095671600_1769150212-ikan_gabus__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482156/original/015904800_1769162872-Warna_Lantai_Teras_Rumah_Kecil_yang_Bikin_Area_Depan_Terasa_Lebih_Luas_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481808/original/032997500_1769147564-Gaya_Minimalis_dengan_Sentuhan_Kaca__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481807/original/063984500_1769147414-kandang_long_yam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482095/original/031157300_1769159220-Meja_Bar_Dapur_Minimalis_yang_Bagus_untuk_Rumah_KPR.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481774/original/056532300_1769146481-jualan_mie.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402608/original/032362000_1762254271-unnamed_-_2025-11-04T171618.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394858/original/039789400_1761643209-gelang5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363511/original/082081900_1758946742-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.16.03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2288449/original/015116900_1532331717-Harga-Telur-Ayam6.jpg)