Liputan6.com, Jakarta - Cabai merupakan bumbu dapur esensial yang tak terpisahkan dari masakan Indonesia, memberikan sentuhan pedas yang khas pada berbagai hidangan. Namun, seringkali muncul kebingungan dalam membedakan jenis cabai terutama antara cabai rawit dan cabai keriting, bahkan sejak tahap bibitnya.
Memahami beda bibit cabe rawit dan cabe keriting sangat penting bagi para petani maupun penghobi berkebun untuk memastikan hasil panen yang sesuai harapan. Perbedaan ini tidak hanya terletak pada bentuk buahnya saat dewasa, tetapi juga dapat diamati dari karakteristik bibit dan tanamannya sejak dini.
Pengetahuan ini membantu dalam pemilihan varietas yang tepat sesuai kebutuhan dan kondisi lingkungan tanam. Dengan demikian, budidaya cabai dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien. Berikut Liputan6.coma ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Rabu (31/12/2025).
Perbedaan Bentuk Bibit dan Daun Awal Antara Cabai Rawit dan Cabai Keriting
Bibit cabai rawit dan cabai keriting menunjukkan perbedaan karakteristik sejak fase awal pertumbuhannya. Perbedaan ini terutama terlihat pada bentuk daun dan struktur bibitnya. Daun cabai umumnya berbentuk lonjong memanjang dengan ujung meruncing, memiliki tulang daun menyirip, serta permukaan atas berwarna hijau tua dan permukaan bawah hijau muda atau hijau terang.
Bibit cabai rawit cenderung memiliki daun yang lebih kecil dibandingkan dengan daun cabai merah besar atau cabai keriting. Bibit cabai rawit unggul memiliki ciri biji yang bersih, berwarna cerah, tidak cacat, dan berasal dari varietas yang terbukti produktivitasnya. Jika sudah berupa bibit muda, cirinya meliputi tanaman yang sehat, berbatang kuat, dan daun hijau segar.
Sementara itu, bibit cabai keriting, meskipun memiliki bentuk daun dasar yang serupa, biasanya menunjukkan ukuran daun sedikit lebih besar. Tekstur daunnya pun mungkin berbeda. Memahami perbedaan daun cabai ini penting untuk identifikasi jenis cabai, pemantauan kesehatan tanaman, serta penanganan hama dan penyakit sejak dini.
Perbedaan Karakteristik Tanaman Dewasa
Tanaman cabai rawit dewasa umumnya memiliki postur yang lebih rimbun dengan jumlah daun yang cukup banyak. Daunnya tunggal dengan kedudukan agak mendatar. Buah cabai rawit tumbuh menjulang menghadap ke atas, menjadi salah satu ciri khasnya.
Di sisi lain, tanaman cabai keriting dewasa memiliki fisik yang tegak dan kokoh dengan cabang produktif yang terus berbunga. Cabai keriting dapat dibudidayakan di dataran rendah hingga menengah, atau daerah dengan ketinggian kurang dari 700 meter di atas permukaan laut. Beberapa varietas hibrida seperti KAWAT dan FEROSA menunjukkan adaptasi utama di dataran rendah.
Perbedaan karakter tanaman dewasa ini juga mencakup ketahanan terhadap penyakit. Cabai lokal, termasuk beberapa jenis cabai rawit dan keriting, seringkali lebih tahan terhadap serangan virus penyebab bule dan keriting dibandingkan varietas hibrida. Hal ini karena potensi pertahanan diri pada varietas lokal masih kuat.
Perbedaan Bentuk dan Tingkat Kepedasan Buah
Cabai rawit dikenal dengan ukurannya yang kecil, biasanya hanya beberapa sentimeter panjangnya dengan bentuk ramping dan lancip. Warna buah cabai rawit bisa hijau saat muda dan berubah menjadi merah cerah saat matang. Cabai rawit memiliki rasa yang sangat pedas, bahkan sering disebut sebagai jenis cabai dengan tingkat kepedasan tertinggi.
Cabai keriting memiliki ukuran yang lebih besar daripada cabai rawit, dengan bentuk buah agak panjang dan permukaan berkerut-kerut atau "keriting" sesuai namanya. Warna cabai keriting umumnya merah atau hijau, tergantung tingkat kematangannya. Rasa pedasnya lebih ringan dibandingkan cabai rawit, tetapi masih cukup terasa.
Cabai rawit sering digunakan untuk memunculkan rasa pedas tajam pada masakan seperti sambal. Sementara itu, cabai keriting lebih sering dipakai dalam tumisan, sup, dan sambal yang membutuhkan tekstur cabai lebih tebal. Cabai keriting juga sering digunakan untuk memberikan warna merah pada masakan.
Perbedaan Adaptasi Lingkungan dan Ketahanan Penyakit
Cabai rawit dikenal memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi, sehingga cocok ditanam di berbagai kondisi lahan baik dataran rendah maupun tinggi. Beberapa varietas cabai rawit unggul juga memiliki ketahanan terhadap penyakit patek dan serangan virus kuning. Ini menjadikannya pilihan yang baik bagi pemula, contohnya varietas cabai rawit bara yang diklaim tahan terhadap cuaca ekstrem.
Cabai keriting juga dapat tumbuh subur di dataran rendah dan tinggi, antara 0-2000 mdpl, dengan suhu tropis 24 hingga 29 derajat celsius. Namun, beberapa varietas cabai keriting hibrida seperti KAWAT dan FEROSA lebih adaptif di dataran rendah. Pemilihan bibit cabai keriting yang resisten terhadap serangan penyakit sangat penting untuk budidaya yang sukses.
Secara umum, benih cabai lokal termasuk rawit dan keriting memiliki daya adaptasi yang baik di iklim tropis Indonesia. Varietas lokal seringkali lebih tahan terhadap serangan virus penyebab bule dan keriting dibandingkan varietas hibrida. Namun, varietas lokal mungkin rentan terhadap paparan sinar UV dan memiliki daya tahan simpan buah yang lebih pendek.
Tips Menanam Cabai Sendiri di Halaman Rumah
Menanam cabai di halaman rumah bisa menjadi solusi praktis untuk memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari.
- Langkah pertama adalah memilih benih cabai berkualitas unggul yang tahan penyakit dan mudah beradaptasi dengan lingkungan. Benih dapat diperoleh dari toko pertanian atau dibuat sendiri dari buah cabai yang sudah matang sempurna.
- Setelah memilih benih, lakukan penyemaian terlebih dahulu sebelum dipindahkan ke media tanam yang lebih besar. Media semai bisa berupa campuran tanah, sekam, dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1.
- Siram bibit secara rutin dua kali sehari pada pagi dan sore hari agar tetap lembap, serta jauhkan dari paparan sinar matahari langsung pada tahap awal pertumbuhan.
- Ketika bibit sudah memiliki 4 helai daun atau mencapai ketinggian 5-10 cm, pindahkan ke pot atau polybag yang sudah berisi media tanam.
- Pastikan pot memiliki lubang drainase yang baik untuk mencegah pembusukan akar. Lakukan pemupukan berkala dan pemangkasan untuk merangsang pertumbuhan dan produktivitas tanaman.
Perawatan Tanaman Cabai untuk Hasil Optimal
Perawatan tanaman cabai yang optimal sangat penting untuk mendapatkan hasil panen yang melimpah dan berkualitas.
Siram secara teratur
Salah satu aspek krusial adalah penyiraman yang teratur, terutama pada pagi dan sore hari untuk menjaga kelembapan tanah. Namun, hindari penyiraman berlebihan yang dapat menyebabkan genangan air dan memicu pembusukan akar.
Pemupukan
Pemupukan juga memegang peranan penting, terutama karena tanaman cabai di pot atau polybag lebih cepat kekurangan nutrisi. Gunakan pupuk organik seperti kompos atau pupuk NPK setiap 2-3 minggu sekali.
Pemangkasan
Selain itu, pemangkasan tunas-tunas muda di ketiak daun dapat membantu tanaman fokus pada pertumbuhan buah.
Pengendalian Hama
Pengendalian hama dan penyakit juga tidak boleh diabaikan. Identifikasi hama atau penyakit sejak dini dan gunakan pestisida organik jika diperlukan, misalnya ekstrak bawang putih atau cengkeh. Jaga kebersihan area tanam dengan membuang daun atau buah yang terinfeksi, dan lakukan rotasi tanaman untuk mencegah serangan hama yang sama.
FAQ
- Apa perbedaan utama bibit cabe rawit dan cabe keriting? Bibit cabe rawit cenderung memiliki daun lebih kecil dan buahnya tumbuh menjulang ke atas, sedangkan cabe keriting memiliki daun sedikit lebih besar dan buahnya panjang berkerut.
- Bagaimana cara memilih bibit cabai yang unggul? Pilih bibit yang bersih, berwarna cerah, tidak cacat, sehat, berbatang kuat, dan daunnya hijau segar, serta tahan terhadap penyakit.
- Apakah cabai rawit lebih pedas dari cabai keriting? Ya, cabai rawit dikenal memiliki tingkat kepedasan yang jauh lebih tinggi dibandingkan cabai keriting.
- Bisakah cabai rawit dan cabai keriting ditanam di pot? Ya, kedua jenis cabai ini sangat cocok ditanam di pot atau polybag di halaman rumah.
- Apa saja media tanam yang baik untuk cabai di pot? Media tanam yang baik adalah campuran tanah, sekam, dan pupuk kandang, serta pastikan pot memiliki drainase yang baik.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481443/original/045890400_1769132822-noFilter.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479491/original/006875800_1768980077-pohon_kelengkeng.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3987911/original/095414600_1649311271-jeppe-vadgaard-PnFgNgCkBXY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482073/original/043743000_1769157829-botol_dengan_sedotan__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5396911/original/005107000_1761795438-halaman_belakang_rumah_kecil_dengan_kebun_hidroponik_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482215/original/002800200_1769166104-Budidaya_Ikan_Nila.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482021/original/076088800_1769155411-duku__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482049/original/048374800_1769157048-menanam_cabai_tanpa_tanah_6a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482223/original/099475100_1769166479-Model_Plafon_Teras_Rumah_Kecil_yang_Bikin_Area_Depan_Terasa_Lebih_Tinggi_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482027/original/002012200_1769156010-ChatGPT_Image_Jan_23__2026__02_45_39_PM.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444200/original/086252100_1765773160-gkg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480264/original/037795400_1769051262-Kombinasikan_dengan_Pakan_Hijauan_Segar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481955/original/097546900_1769152614-desain_teras_rumah_lahan_terbatas__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5275552/original/044237000_1751882343-pexels-matthias-oben-2060028-3687927.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481878/original/087568900_1769150171-AA_Budidaya_Ikan_Nila_dengan_Azolla.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481888/original/095671600_1769150212-ikan_gabus__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482156/original/015904800_1769162872-Warna_Lantai_Teras_Rumah_Kecil_yang_Bikin_Area_Depan_Terasa_Lebih_Luas_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481808/original/032997500_1769147564-Gaya_Minimalis_dengan_Sentuhan_Kaca__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481807/original/063984500_1769147414-kandang_long_yam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482095/original/031157300_1769159220-Meja_Bar_Dapur_Minimalis_yang_Bagus_untuk_Rumah_KPR.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402608/original/032362000_1762254271-unnamed_-_2025-11-04T171618.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394858/original/039789400_1761643209-gelang5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363511/original/082081900_1758946742-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.16.03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2288449/original/015116900_1532331717-Harga-Telur-Ayam6.jpg)