Apakah Keringat Bisa Merusak Perhiasan Emas? Ini Fakta, Cara Merawat, dan Mengatasi Kerusakannya

3 weeks ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Apakah keringat bisa merusak perhiasan emas? Pertanyaan ini sering muncul bagi pengguna aksesoris logam mulia yang aktif bergerak di bawah terik matahari.

Meskipun emas murni dikenal sebagai logam yang tahan terhadap korosi, keberadaan keringat yang mengandung garam dan zat asam dapat memberikan pengaruh pada estetika perhiasan.

Memahami interaksi antara cairan tubuh dan logam sangat penting untuk menjaga nilai investasi serta keindahan perhiasan dalam jangka panjang. Pengetahuan mengenai cara proteksi dini dapat mencegah terjadinya perubahan warna yang tidak diinginkan, sehingga kilau emas tetap terjaga.

Berikut Liputan6.com ulas pembahasan lengkapnya, Rabu (31/12/2025).

Apakah Keringat Bisa Merusak Perhiasan Emas?

Apakah keringat bisa merusak perhiasan emas sangat bergantung pada tingkat kemurnian karat yang dimiliki oleh perhiasan tersebut. Mengutip dari U.S. Geological Survey (USGS), emas murni (24 karat) tidak akan berkarat atau memudar karena sifat kimianya yang sangat stabil terhadap oksigen dan kelembapan.

Namun, perhiasan di pasar global biasanya menggunakan emas 14K atau 18K yang dicampur dengan tembaga atau perak, di mana logam-logam tambahan inilah yang rentan terhadap korosi saat bereaksi dengan keringat.

Keringat manusia mengandung garam, amonia, dan asam laktat yang secara kolektif dapat mempercepat proses oksidasi pada logam campuran di dalam emas. Melansir dari Gemological Institute of America (GIA), reaksi kimia ini sering kali meninggalkan noda gelap pada logam atau bahkan menyebabkan perubahan warna pada kulit pemakai (kontak dermatitis).

Akumulasi keringat yang mengering di sela-sela perhiasan juga membentuk lapisan film yang menarik debu, sehingga kilau alami emas tertutup oleh kotoran yang membandel.

Meskipun apakah keringat bisa merusak perhiasan emas tidak merujuk pada kerusakan struktural emas itu sendiri, namun integritas visualnya dapat menurun secara drastis. Paparan keringat yang terus-menerus tanpa adanya proses pembersihan secara periodik akan membuat permukaan perhiasan kehilangan pantulan cahayanya.

Dalam jangka panjang, jika perhiasan tersebut memiliki kadar tembaga yang tinggi, oksidasi akibat keringat dapat menyebabkan permukaan logam menjadi kasar atau berlubang kecil (pitting).

Cara Merawat Perhiasan Emas

Pemeliharaan preventif adalah solusi utama agar koleksi logam mulia tidak mengalami degradasi akibat aktivitas harian. Memahami pertanyaan apakah keringat bisa merusak perhiasan emas akan membantu dalam menerapkan disiplin perawatan yang benar.

Mengutip panduan dari Federal Trade Commission (FTC) mengenai standar logam mulia, berikut adalah cara merawatnya:

1. Lepas Sebelum Aktivitas Fisik:

Menghindari pemakaian emas saat berolahraga sangat krusial untuk mencegah kontak langsung dengan keringat yang bersifat asam. Langkah ini juga menjauhkan perhiasan dari risiko benturan mekanis yang dapat merusak bentuk atau tatanan batu permata.

2. Seka Setelah Digunakan:

Menggunakan kain flanel atau mikrofiber untuk menyeka perhiasan setelah dipakai seharian dapat menghilangkan sisa keringat dan minyak kulit. Hal ini mencegah zat asam mengendap terlalu lama pada permukaan logam campuran emas.

3. Simpan Secara Individual:

Menyimpan setiap perhiasan dalam kantong kain terpisah dapat mencegah gesekan yang merusak lapisan pelindung logam. Pastikan tempat penyimpanan memiliki suhu ruangan yang stabil dan tingkat kelembapan yang rendah.

4. Bilas dengan Air Bersih:

Setelah terpapar keringat berlebih, membilas perhiasan dengan air mengalir dapat membantu melarutkan kandungan garam yang menempel. Segera keringkan dengan handuk lembut untuk memastikan tidak ada bercak air yang tertinggal.

5. Hindari Kaporit dan Kimia:

Menjauhkan emas dari air kolam renang yang mengandung klorin sangat penting karena zat ini lebih agresif daripada keringat dalam merusak logam campuran emas. Gunakan perhiasan hanya setelah aplikasi kosmetik dan parfum sudah benar-benar kering di kulit.

Cara Mengatasi Perhiasan Emas yang Rusak

Apabila perhiasan sudah menunjukkan tanda-tanda kusam atau perubahan warna, restorasi harus dilakukan dengan metode yang aman bagi material logam. Meskipun apakah keringat bisa merusak perhiasan emas menjadi masalah umum, pemulihan estetika dapat dilakukan melalui prosedur pembersihan yang tepat.

Melansir dari standar perawatan American Gem Society (AGS), berikut adalah cara mengatasinya:

1. Rendam dalam Cairan Pencuci Piring Lembut:

Gunakan campuran air hangat dan sabun tanpa deterjen keras untuk melunakkan lapisan kotoran akibat keringat yang sudah mengeras. Rendam selama 20 menit sebelum disikat perlahan menggunakan sikat berbulu sangat halus.

2. Gunakan Kain Pemoles Khusus (Polishing Cloth):

Kain yang telah diresapi bahan pemoles kimia ringan dapat menghilangkan noda oksidasi tipis pada permukaan emas. Gosok searah dengan tekanan lembut hingga warna asli logam kembali muncul ke permukaan.

3. Gunakan Larutan Pembersih Ultrasonik:

Untuk kotoran keringat yang masuk ke celah rumit, alat pembersih ultrasonik profesional dapat merontokkan partikel melalui getaran frekuensi tinggi. Namun, metode ini harus dilakukan dengan hati-hati jika perhiasan memiliki batu permata yang rapuh atau memiliki banyak keretakan alami.

4. Proses Buffing Profesional:

Membawa perhiasan ke toko perhiasan untuk dipoles menggunakan mesin buffing akan mengikis lapisan tipis oksidasi dan goresan halus. Proses ini mengembalikan permukaan emas menjadi sehalus cermin dan menghilangkan efek kusam secara total.

5. Aplikasi Pelapisan Ulang (Rhodium Plating):

Jika perhiasan emas putih kehilangan warnanya akibat reaksi keringat terhadap logam dasar, pelapisan ulang dengan rhodium adalah solusi terbaik. Prosedur ini akan memberikan lapisan proteksi baru yang lebih tahan terhadap asam keringat di masa mendatang.

FAQ

Apakah keringat bisa membuat emas berkarat?

Emas murni tidak berkarat, namun logam campuran di dalamnya bisa teroksidasi dan menghitam akibat keringat.

Bagaimana keringat merusak emas?

Melalui kandungan garam dan asam yang bereaksi dengan logam campuran (tembaga/perak) serta penumpukan kotoran.

Apakah emas 24 karat bisa kusam karena keringat?

Sangat jarang, emas 24 karat lebih tahan terhadap reaksi kimia dibandingkan emas dengan kadar karat rendah.

Amankah memakai emas saat berolahraga?

Tidak disarankan, karena keringat berlebih mempercepat kusam dan risiko kerusakan fisik lebih besar.

Bisakah emas yang menghitam dibersihkan?

Bisa, noda hitam akibat oksidasi umumnya dapat dihilangkan dengan pembersihan rutin atau poles ulang di toko emas.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |