Liputan6.com, Jakarta - Nat keramik yang menghitam sering membuat ruangan terlihat kotor meski keramik masih bersih. Masalah ini umumnya muncul karena lembap, jamur, dan sisa sabun. Karena itu, penting mengetahui cara memutihkan nat keramik yang menghitam agar tampilan lantai atau dinding kembali cerah.
Banyak orang menganggap noda hitam di sela keramik sulit diatasi, padahal perawatan yang tepat bisa memberikan hasil maksimal. Dengan memahami cara memutihkan nat keramik yang menghitam, kebersihan rumah dapat terjaga tanpa perlu renovasi besar.
Kebersihan nat keramik berpengaruh pada kesan rapi dan kesehatan hunian. Jika dibiarkan, jamur mudah berkembang dan merusak tampilan ruangan. Menerapkan cara memutihkan nat keramik yang menghitam secara rutin membuat rumah tampak lebih bersih dan nyaman.
Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang cara memutihkan nat keramik yang menghitam, Rabu (7/1/2026).
1. Menggunakan Pasta Baking Soda dan Cuka
Campuran baking soda dan cuka merupakan solusi alami yang populer dan ekonomis untuk mengatasi noda ringan hingga sedang pada nat keramik.
Baking soda memiliki sifat abrasif ringan yang mampu mengangkat kotoran tanpa merusak permukaan keramik, menjadikannya pilihan aman. Sementara itu, cuka putih mengandung asam asetat yang efektif melarutkan kotoran dan memiliki sifat antibakteri alami.
Langkahnya:
- Campurkan baking soda dengan sedikit air hingga membentuk pasta kental, lalu oleskan ke nat keramik yang menghitam.
- Setelah itu, semprotkan cuka putih di atas pasta tersebut dan biarkan bereaksi selama 10-15 menit hingga berbusa.
- Gosok nat menggunakan sikat gigi bekas atau sikat kecil untuk membersihkan noda, kemudian bilas area tersebut dengan air bersih hingga tuntas.
Jika Anda menghadapi noda yang lebih membandel, Anda bisa membuat pasta yang lebih kuat.
- Campurkan 7 cangkir air hangat, ½ cangkir baking soda, ⅓ cangkir amonia, dan ¼ cangkir cuka putih.
- Oleskan campuran ini dan gosok perlahan.
Penting untuk diingat bahwa penggunaan cuka terlalu sering perlu diwaspadai karena berpotensi merusak lapisan pelindung keramik dan membuatnya terlihat kusam.
2. Kombinasi Hidrogen Peroksida dan Baking Soda
Kombinasi hidrogen peroksida dan baking soda dikenal sangat efektif untuk membersihkan nat yang menghitam, terutama untuk noda yang membandel. Hidrogen peroksida berperan sebagai agen pemutih yang kuat, sekaligus memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang membantu mensterilkan area nat. Sifat ini sangat penting untuk area lembap seperti kamar mandi.
- Untuk membuat pasta pembersih ini, campurkan dua bagian baking soda dengan satu bagian hidrogen peroksida hingga mendapatkan konsistensi pasta kental.
- Oleskan pasta tersebut secara merata pada nat keramik yang kotor dan biarkan selama 10 hingga 15 menit agar bahan aktif bekerja maksimal.
- Setelah itu, gosok nat dengan sikat hingga kotoran terangkat dan menghilang.
- Terakhir, bilas area yang telah dibersihkan dengan air bersih untuk menghilangkan sisa pasta dan kotoran. Jika nat keramik Anda berada di area yang sering terkena lemak, seperti dapur, Anda dapat menambahkan beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam campuran untuk meningkatkan daya bersihnya.
Metode ini sangat direkomendasikan untuk noda membandel.
3. Larutan Cuka Putih dan Air Hangat
Cuka putih adalah pembersih alami serbaguna yang sangat efektif untuk menghilangkan noda dan kotoran pada nat keramik. Larutan sederhana dari cuka dan air hangat menawarkan cara ampuh untuk membersihkan nat, sekaligus aman untuk penggunaan rutin tanpa khawatir merusak permukaan. Ini adalah pilihan yang baik untuk pembersihan mingguan.
Cara aplikasinya cukup mudah:
- Campurkan cuka putih dengan air hangat dalam perbandingan 1:1.
- Setelah larutan siap, semprotkan atau tuangkan campuran ini secara merata ke seluruh nat keramik yang ingin dibersihkan.
- Diamkan larutan selama 10-20 menit agar meresap dan membantu melonggarkan kotoran yang menempel erat pada nat.
- Setelah didiamkan, gunakan sikat gigi bekas atau sikat lembut lainnya untuk menggosok nat secara perlahan hingga kotoran terangkat.
- Kemudian, bilas area tersebut dengan air bersih untuk menghilangkan sisa larutan dan kotoran yang telah terlepas. Metode ini cocok untuk menjaga kebersihan nat secara berkala.
4. Pemutih Pakaian (Bleach) untuk Nat yang Sangat Kotor
Pemutih pakaian, seperti cairan klorin, adalah pilihan yang sangat efektif untuk nat keramik yang sudah sangat menghitam dan sulit dibersihkan dengan metode lain. Bahan ini memiliki kemampuan kuat untuk mencerahkan kembali nat yang kotor dan menghilangkan noda membandel. Penggunaannya harus dilakukan dengan hati-hati karena sifatnya yang kuat.
- Untuk mengaplikasikannya, encerkan pemutih dengan air hangat, misalnya ¾ cangkir pemutih dicampur dengan 4,5 liter air, atau gunakan takaran yang sama antara pemutih dan air.
- Semprotkan atau tuangkan cairan yang sudah diencerkan ini ke nat keramik yang kotor. Diamkan selama 15-20 menit agar pemutih bekerja maksimal dalam melarutkan noda.
- Setelah didiamkan, gosok nat menggunakan sikat gigi hingga kotoran terkelupas dan terangkat.
Penting untuk selalu menggunakan sarung tangan pelindung dan memastikan ventilasi ruangan sangat baik saat menggunakan pemutih.
Hindari mencampur pemutih dengan cuka karena dapat menghasilkan gas beracun yang berbahaya bagi pernapasan.
5. Pasta Gigi untuk Noda Ringan
Pasta gigi, khususnya yang berwarna putih dan tidak mengandung gel atau butiran scrub kasar, dapat menjadi solusi sederhana untuk menyegarkan tampilan nat keramik yang kusam. Kandungan soda bikarbonat di dalamnya secara efektif membantu mengangkat noda ringan dan mengembalikan kecerahan nat. Ini adalah cara cepat untuk perbaikan minor.
Cara penggunaannya sangat mudah:
- Oleskan pasta gigi secukupnya langsung ke sela-sela ubin atau nat yang ingin dibersihkan.
- Pastikan pasta gigi menutupi seluruh area yang kusam atau bernoda. Setelah itu, gosok perlahan area tersebut menggunakan sikat gigi bekas dengan gerakan melingkar untuk mengangkat kotoran.
- Setelah proses penggosokan, bilas nat keramik dengan air hangat hingga bersih dari sisa pasta gigi dan kotoran.
- Terakhir, keringkan nat dengan handuk bersih untuk melihat hasilnya.
Metode ini paling efektif untuk noda yang belum terlalu membandel dan sebagai perawatan rutin.
6. Air Lemon atau Kombinasi Lemon dan Garam
Asam sitrat alami yang terkandung dalam lemon tidak hanya efektif mengangkat kotoran pada nat keramik, tetapi juga berfungsi sebagai disinfektan alami. Selain itu, penggunaan lemon akan meninggalkan aroma segar yang menyenangkan di ruangan. Kombinasi air lemon dan garam menawarkan solusi pembersih nat alami yang lebih kuat.
- Untuk menggunakan air lemon saja, iris lemon dan peras airnya langsung ke bagian sela nat, lalu diamkan sekitar 15 menit.
- Setelah itu, gosok dengan sikat gigi hingga noda terangkat. Bilas dengan air hangat dan keringkan.
- Untuk kombinasi lemon dan garam, campurkan air lemon dengan sedikit garam hingga membentuk pasta atau larutan kental (misalnya, 2 sdm garam dan 3 sdm air lemon).
- Oleskan campuran ini pada nat yang menghitam, gosok dengan sikat gigi bekas, lalu bilas dengan air bersih.
Penting untuk diingat bahwa sifat asam lemon dapat merusak lantai dari batu alam seperti marmer, jadi hindari penggunaan metode ini pada jenis permukaan tersebut.
7. Pembersih Nat Keramik Komersial
Saat menggunakan pembersih nat komersial, sangat penting untuk selalu mengikuti petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan produk dengan cermat.
- Umumnya, cairan pembersih akan disemprotkan atau dituang ke area nat yang kotor, kemudian didiamkan beberapa saat sesuai anjuran produsen.
- Setelah itu, nat digosok dengan sikat dan dibilas bersih.
Selalu pastikan Anda menggunakan sarung tangan pelindung dan menjaga ventilasi ruangan tetap baik saat menggunakan produk pembersih kimia untuk menghindari iritasi atau masalah pernapasan. Pembersih ini sangat efektif namun memerlukan kehati-hatian dalam aplikasi.
8. Steam Cleaner (Pembersih Uap) untuk Solusi Bebas Kimia
Bagi Anda yang ingin menghindari penggunaan bahan kimia, steam cleaner atau pembersih uap adalah pilihan yang sangat tepat. Alat ini bekerja dengan menyemprotkan uap panas bertekanan tinggi langsung ke nat, yang secara efektif melonggarkan kotoran dan noda membandel tanpa memerlukan deterjen tambahan. Ini adalah metode yang ramah lingkungan.
Cara penggunaannya cukup sederhana:
- Arahkan nozzle steam cleaner langsung ke nat keramik yang kotor. Uap panas yang keluar akan menembus dan melonggarkan kotoran yang menempel erat pada permukaan nat.
- Setelah uap bekerja, Anda cukup melap atau menyikat ringan area tersebut untuk hasil pembersihan yang maksimal.
Metode pembersihan dengan uap ini sangat ideal untuk rumah tangga dengan anak kecil atau hewan peliharaan karena benar-benar bebas dari bahan kimia berbahaya. Selain itu, uap panas juga membantu membunuh bakteri dan jamur, menjadikan nat tidak hanya bersih tetapi juga lebih higienis.
9. Batu Asah atau Amplas Halus untuk Noda Ekstrem
Untuk noda yang sangat membandel, bekas nat yang sudah kering, atau area yang sulit dihilangkan dengan metode lain, penggunaan batu asah atau amplas halus bisa menjadi solusi. Namun, metode ini harus dilakukan dengan sangat hati-hati untuk menghindari kerusakan pada keramik di sekitarnya.
Jika menggunakan batu asah, gunakan permukaan yang halus dan gosokkan ke nat yang kotor dengan gerakan melingkar secara perlahan. Pastikan Anda tidak menggosok terlalu keras agar tidak menggores atau merusak permukaan keramik.
Untuk amplas, pilih amplas halus dengan grit 400 ke atas.
- Gunakan amplas untuk mengikis bekas nat dengan pelan-pelan, gosok dengan gerakan searah dan tekanan yang sangat ringan.
- Setelah nat terlihat bersih dari noda, lap area tersebut dengan kain bersih untuk menghilangkan sisa-sisa kotoran atau serpihan.
Metode ini memerlukan kesabaran dan kehati-hatian ekstra.
Q & A Seputar Topik
Mengapa nat keramik bisa menghitam?
Nat keramik menghitam karena penumpukan kotoran, sisa sabun, atau pertumbuhan jamur akibat kelembapan, terutama di area seperti kamar mandi dan dapur.
Apakah cuka aman untuk membersihkan nat keramik?
Cuka putih aman dan efektif untuk membersihkan nat keramik, namun penggunaan terlalu sering perlu hati-hati karena dapat merusak lapisan pelindung keramik.
Bisakah pasta gigi digunakan untuk memutihkan nat keramik?
Ya, pasta gigi dapat digunakan untuk menyegarkan nat keramik yang kusam dan mengangkat noda ringan berkat kandungan soda bikarbonat di dalamnya.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479491/original/006875800_1768980077-pohon_kelengkeng.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3987911/original/095414600_1649311271-jeppe-vadgaard-PnFgNgCkBXY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482073/original/043743000_1769157829-botol_dengan_sedotan__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5396911/original/005107000_1761795438-halaman_belakang_rumah_kecil_dengan_kebun_hidroponik_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482215/original/002800200_1769166104-Budidaya_Ikan_Nila.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482021/original/076088800_1769155411-duku__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482049/original/048374800_1769157048-menanam_cabai_tanpa_tanah_6a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482223/original/099475100_1769166479-Model_Plafon_Teras_Rumah_Kecil_yang_Bikin_Area_Depan_Terasa_Lebih_Tinggi_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482027/original/002012200_1769156010-ChatGPT_Image_Jan_23__2026__02_45_39_PM.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444200/original/086252100_1765773160-gkg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480264/original/037795400_1769051262-Kombinasikan_dengan_Pakan_Hijauan_Segar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481955/original/097546900_1769152614-desain_teras_rumah_lahan_terbatas__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5275552/original/044237000_1751882343-pexels-matthias-oben-2060028-3687927.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481878/original/087568900_1769150171-AA_Budidaya_Ikan_Nila_dengan_Azolla.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481888/original/095671600_1769150212-ikan_gabus__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482156/original/015904800_1769162872-Warna_Lantai_Teras_Rumah_Kecil_yang_Bikin_Area_Depan_Terasa_Lebih_Luas_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481808/original/032997500_1769147564-Gaya_Minimalis_dengan_Sentuhan_Kaca__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481807/original/063984500_1769147414-kandang_long_yam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482095/original/031157300_1769159220-Meja_Bar_Dapur_Minimalis_yang_Bagus_untuk_Rumah_KPR.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481774/original/056532300_1769146481-jualan_mie.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402608/original/032362000_1762254271-unnamed_-_2025-11-04T171618.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394858/original/039789400_1761643209-gelang5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363511/original/082081900_1758946742-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.16.03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2288449/original/015116900_1532331717-Harga-Telur-Ayam6.jpg)