Liputan6.com, Jakarta - Paving atau batu paving di halaman dan teras rumah seringkali menjadi pilihan populer untuk menciptakan area yang rapi dan fungsional. Namun, keindahan ini dapat terganggu dengan tumbuhnya rumput liar, ilalang, atau lumut di sela-selanya. Kehadiran gulma ini tidak hanya merusak estetika, membuat area terkesan tidak terawat, tetapi juga berpotensi merusak struktur paving itu sendiri.
Akar rumput liar yang membesar dapat mendesak batuan paving, menyebabkan retak atau berlubang seiring waktu. Oleh karena itu, penanganan yang tepat dan rutin sangat diperlukan untuk menjaga kebersihan dan ketahanan paving rumah Anda.
Artikel ini akan mengulas secara lengkap berbagai metode untuk mengatasi rumput liar yang sudah ada dan mencegahnya tumbuh kembali. Anda akan menemukan beragam pilihan cara mengatasi rumput liar tumbuh di sela paving rumah, yang dapat disesuaikan dengan kondisi dan tingkat keparahan masalah yang Anda hadapi, mulai dari solusi cepat hingga permanen. Jadi simak kumpulan cara selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (6/1/2026).
1. Manfaatkan Bahan Alami dari Dapur
Menggunakan bahan-bahan alami dari dapur merupakan metode non-kimia yang efektif untuk membasmi gulma dengan merusak jaringan tanaman. Metode alami ini sering menjadi pilihan utama karena lebih ramah lingkungan serta aman bagi penghuni rumah dan hewan peliharaan.
Air Panas
Salah satu cara sederhana namun efektif adalah menyiram rumput liar dengan air mendidih. Panas ekstrem dari air akan merusak jaringan tanaman hingga ke akar. Tuangkan air mendidih langsung ke pangkal rumput, terutama yang tumbuh di celah paving block. Ulangi penyiraman beberapa kali untuk memastikan rumput benar-benar mati.
Saat menggunakan metode ini, disarankan memakai alat pelindung seperti sepatu tertutup dan sarung tangan untuk menghindari luka bakar.
Cuka
Cuka dapur pekat, yang mengandung asam asetat, juga mampu membunuh rumput liar secara efektif. Campurkan cuka putih dengan air (perbandingan 1:1) atau gunakan cuka putih murni, lalu semprotkan pada daun dan batang di hari yang cerah. Anda bisa menambahkan sedikit sabun cuci piring agar larutan menempel lebih baik pada daun.
Namun, hindari penggunaan cuka di dekat tanaman lain karena tingkat keasamannya dapat merusak tanaman.
Air Garam
Larutan air garam juga dapat digunakan untuk membasmi rumput liar dengan menghisap kelembapan tanaman hingga mengering dan mati. Larutkan garam dapur dalam air (misalnya 3 sendok makan garam per 1 liter air) dan didihkan, kemudian siramkan larutan garam panas tersebut ke permukaan paving block.
Namun, perlu diingat bahwa garam dapat merusak paving block dan membahayakan kesehatan tanah jika digunakan berlebihan, serta dapat menyebabkan noda putih pada paving.
2. Cabut Manual, Solusi Cepat untuk Area Kecil
Metode pencabutan manual adalah pilihan yang paling ramah lingkungan dan efektif untuk membersihkan rumput liar, terutama jika jumlah gulma masih sedikit dan baru tumbuh. Kunci keberhasilan metode ini adalah memastikan rumput tercabut hingga ke akarnya untuk mencegah pertumbuhan kembali.
Untuk pencabutan manual, Anda dapat menggunakan sarung tangan dan alat bantu seperti pisau khusus penyiangan, obeng pipih, atau sendok bekas. Alat-alat ini akan membantu mencongkel akar dari sela-sela paving yang sempit. Alat penyiangan yang dirancang khusus untuk celah paving block akan lebih efektif menjangkau akar rumput yang sulit dijangkau.
Lakukan pencabutan saat tanah atau pasir di sela-sela paving masih agak lembab, misalnya setelah hujan atau disiram. Kondisi tanah yang lembab akan membuat akar lebih mudah tercabut. Selipkan alat ke dasar sela, kaitkan akar, dan tarik perlahan. Setelah mencabut, pastikan untuk mengumpulkan sisa-sisa akar dan daun agar tidak tumbuh lagi. Metode ini murah, ramah lingkungan, dan tidak memerlukan bahan kimia apa pun.
3. Bersihkan dengan Pressure Washer atau Penyemprot Tekanan Tinggi
Mencuci paving block menggunakan air bertekanan tinggi dapat menjadi cara yang cepat dan efektif untuk menghilangkan kotoran berlebih, lumut, dan gulma kecil dari sela-sela paving. Semburan air bertekanan tinggi mampu menyapu bersih material-material tersebut, sehingga tampilan paving menjadi lebih bersih.
Gunakan nozzle yang sesuai, seperti nozzle fan atau putar, untuk menghindari kerusakan pada permukaan paving. Arahkan semburan air ke area paving yang berlumut atau ditumbuhi gulma, fokuskan pada sela-sela paving. Metode ini tidak melibatkan bahan kimia dan memberikan hasil yang cepat.
Namun, kekurangan utama dari metode ini adalah dapat menyapu habis pasir pengisi sela (jointing sand), sehingga paving menjadi longgar dan justru memudahkan gulma baru tumbuh. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu melanjutkan dengan pengisian kembali celah yang kosong setelah membersihkan dengan pressure washer.
4. Aplikasi Herbisida Kimia Sebagai Opsi Terakhir
Untuk infestasi gulma yang sangat parah dan bandel, herbisida kimia dapat menjadi solusi terakhir. Penting untuk memilih herbisida sistemik yang bekerja dengan cara diserap oleh gulma dan ditranslokasikan ke seluruh jaringan tanaman, dari akar hingga daun, sehingga mematikan gulma secara perlahan dan tuntas.
- Saat menggunakan herbisida, lakukan dengan sangat hati-hati.
- Semprotkan hanya pada hari yang tenang (tidak berangin) untuk menghindari terbawanya herbisida ke tanaman lain yang tidak diinginkan.
- Lakukan secara spot treatment, hanya pada gulma, dan hindari penyemprotan berlebihan pada paving.
Selalu gunakan alat pelindung diri seperti masker, sarung tangan, dan kacamata saat mengaplikasikan herbisida. Jauhkan anak-anak dan hewan peliharaan dari area yang disemprot hingga herbisida benar-benar kering.
Meskipun sangat efektif dalam membasmi rumput liar, produk pembasmi gulma kimia memiliki kandungan tinggi yang berisiko bagi lingkungan dan kesehatan, serta dapat mematikan semua tanaman jika tidak digunakan dengan benar.
5. Bersihkan Sela hingga Tuntas Sebelum Pencegahan
Setelah gulma mati akibat metode sebelumnya, langkah krusial selanjutnya adalah membersihkan sisa-sisa akar dan material organik dari sela paving. Langkah ini merupakan fondasi penting untuk pencegahan jangka panjang agar rumput liar tidak kembali tumbuh.
Gunakan alat seperti obeng, sikat kawat kaku, atau vacuum outdoor untuk mengeluarkan semua tanah, pasir lama, dan serpihan organik dari sela-sela paving. Pembersihan harus dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada media tumbuh yang tersisa.
Kedalaman ideal pembersihan adalah sekitar 2-3 cm. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan semua potensi tempat tumbuhnya biji gulma baru. Pembersihan yang tuntas akan memaksimalkan efektivitas langkah pencegahan selanjutnya.
6. Isi Sela dengan Material Pengeras, Solusi Permanen Anti Gulma
Mengisi sela paving yang telah dibersihkan dengan material yang mengeras adalah cara paling efektif untuk mencegah rumput tumbuh kembali secara permanen. Metode ini menciptakan sambungan yang kokoh pada paving block, sehingga biji gulma sulit menancapkan akar di sela batu paving.
Ada dua pilihan material utama untuk mengisi sela paving:
- Pasir Polimerik (Polymeric Sand): Pasir polimer adalah campuran pasir halus yang mengandung bahan pengikat. Setelah disemprot air, pasir ini akan mengeras dan menciptakan sambungan yang kokoh. Cara pakainya adalah dengan menaburkan pasir polimer ke sela yang kering, meratakannya, lalu menyemprotkan air halus. Polimer akan mengeras seperti lem, mengunci paving, dan menutup celah. Pasir polimerik dapat bertahan hingga 5-10 tahun.
- Campuran Semen Kering (Dry Mix Mortar): Campuran semen Portland dan pasir halus dengan perbandingan 1:2 atau 1:3 juga dapat digunakan. Setelah sela bersih dan kering, taburkan campuran kering ini, lalu sapu hingga masuk ke dalam sela. Biarkan campuran mengeras secara perlahan dengan kelembaban alami dari tanah atau embun.
Kelebihan metode ini adalah tahan lama, dapat bertahan bertahun-tahun, memperkuat struktur paving, dan sangat efektif mencegah gulma. Namun, metode ini membutuhkan usaha ekstra di awal dan biaya material.
FAQ
Q: Apa cara mengatasi rumput liar tumbuh di sela paving rumah yang paling ampuh dan tahan lama?
A: Kombinasi paling tahan lama adalah membasmi gulma yang ada, membersihkan sela hingga dalam dari sisa akar dan tanah, lalu mengisi sela dengan Pasir Polimerik atau campuran semen kering.
Q: Apakah garam dapur benar-benar efektif membunuh rumput di sela paving?
A: Ya, garam dapat mengeringkan dan membunuh gulma dengan menarik cairan dari sel tanaman. Namun, penggunaannya harus bijak karena dapat merusak paving block, membahayakan kesehatan tanah, dan menyebabkan noda putih.
Q: Bisakah saya menggunakan cuka dapur biasa untuk membasmi rumput liar?
A: Bisa. Cuka dapur (dengan kadar asam asetat sekitar 5-8%) dapat membunuh bagian atas gulma, terutama yang masih muda. Untuk hasil maksimal, gunakan di hari panas, campur dengan sedikit sabun cuci piring, dan semprotkan langsung ke daun.
Q: Berapa lama efek dari pasir polimerik (polymeric sand) bertahan?
A: Pasir polimerik yang diaplikasikan dengan benar dapat bertahan hingga 5-10 tahun sebelum terkikis atau retak, tergantung faktor cuaca dan kualitas produk.
Q: Setelah dibersihkan, bagaimana cara mencegah agar rumput tidak tumbuh lagi di sela paving?
A: Kuncinya adalah menghilangkan media tumbuhnya dengan mengisi sela menggunakan material pengeras, rutin menyapu permukaan paving, dan segera membersihkan genangan tanah atau material organik.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481443/original/045890400_1769132822-noFilter.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479491/original/006875800_1768980077-pohon_kelengkeng.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3987911/original/095414600_1649311271-jeppe-vadgaard-PnFgNgCkBXY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482073/original/043743000_1769157829-botol_dengan_sedotan__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5396911/original/005107000_1761795438-halaman_belakang_rumah_kecil_dengan_kebun_hidroponik_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482215/original/002800200_1769166104-Budidaya_Ikan_Nila.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482021/original/076088800_1769155411-duku__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482049/original/048374800_1769157048-menanam_cabai_tanpa_tanah_6a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482223/original/099475100_1769166479-Model_Plafon_Teras_Rumah_Kecil_yang_Bikin_Area_Depan_Terasa_Lebih_Tinggi_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482027/original/002012200_1769156010-ChatGPT_Image_Jan_23__2026__02_45_39_PM.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5444200/original/086252100_1765773160-gkg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480264/original/037795400_1769051262-Kombinasikan_dengan_Pakan_Hijauan_Segar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481955/original/097546900_1769152614-desain_teras_rumah_lahan_terbatas__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5275552/original/044237000_1751882343-pexels-matthias-oben-2060028-3687927.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481878/original/087568900_1769150171-AA_Budidaya_Ikan_Nila_dengan_Azolla.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481888/original/095671600_1769150212-ikan_gabus__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482156/original/015904800_1769162872-Warna_Lantai_Teras_Rumah_Kecil_yang_Bikin_Area_Depan_Terasa_Lebih_Luas_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481808/original/032997500_1769147564-Gaya_Minimalis_dengan_Sentuhan_Kaca__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481807/original/063984500_1769147414-kandang_long_yam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482095/original/031157300_1769159220-Meja_Bar_Dapur_Minimalis_yang_Bagus_untuk_Rumah_KPR.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402608/original/032362000_1762254271-unnamed_-_2025-11-04T171618.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394858/original/039789400_1761643209-gelang5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363511/original/082081900_1758946742-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.16.03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2288449/original/015116900_1532331717-Harga-Telur-Ayam6.jpg)