- Apa pakan terbaik agar ayam kampung rutin bertelur?
- Mengapa ayam kampung saya berhenti bertelur di dalam kandang?
- Apakah perlu lampu di dalam kandang pada malam hari?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Memulai usaha ternak ayam memang menjanjikan, namun banyak peternak pemula mengeluhkan rendahnya produktivitas ketika kebiasaan ayam kampung diumbar mencari makan di luar rumah sendiri mulai dibatasi dengan sistem kandang tertutup. Padahal, jika menerapkan tips ayam kampung rutin bertelur meski dikandang dengan benar, Anda tetap bisa mendapatkan panen telur yang stabil setiap hari.
Kuncinya terletak pada keseimbangan antara nutrisi, manajemen stres, dan lingkungan kandang yang menyerupai habitat aslinya. Dengan perawatan intensif, ayam kampung yang biasanya hanya bertelur musiman bisa dipacu untuk lebih produktif sepanjang tahun.
Tantangan utama memelihara ayam kampung di dalam kandang adalah keterbatasan ruang gerak dan variasi pakan alami. Di alam bebas, ayam bisa mencari serangga dan hijauan sendiri untuk melengkapi kebutuhan proteinnya. Oleh karena itu, peternak harus berperan aktif menggantikan peran alam tersebut melalui pemberian pakan yang diformulasikan khusus serta pengaturan sirkulasi udara yang baik agar ayam tidak merasa tertekan.
Keberhasilan dalam menjaga ritme produksi telur ini terlihat jelas pada program ketahanan pangan di Lapas Klaten. Danang Saputro, Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja di Lapas Klaten menjelaskan sistem intensif atau semi-intensif justru lebih memudahkan pengawasan kesehatan dan kontrol produksi telur.
“Kandangnya model kayak di umbaran, kalau di petak-petak kandang mungkin geraknya kurang," ungkap Danang kepada Liputan6.com.
Pakan Protein Tinggi
Kunci utama dalam tips ayam kampung rutin bertelur meski di kandang adalah pemenuhan protein yang konsisten. Tanpa asupan protein hewani yang cukup, proses pembentukan telur di dalam tubuh ayam akan terhenti. Danang Saputro, Danang Saputro yang mengemban program berkebun mulai dari kangkung, sawi, terong, hingga ternak lele dan ayam di Lapas Klaten menekankan pentingnya kualitas pakan terutama protein ini bagi kesehatan dan produktivitas telur ayam kampung.
“Nah, ini ini juga hasil tetasan sendiri. Telurnya telurnya itu dari panenan sendiri. Jangkrik bisa dikasih makan ke ayam untuk tambah protein. Itu untuk memicu telur. Bisa juga pakai magot,” jelas Danang.
Strategi ini membuktikan bahwa pakan tambahan alami sangat krusial sebagai stimulan reproduksi. Selain pakan tambahan, efisiensi modal pakan bisa dilakukan dengan memadukan limbah organik yang tetap bergizi. Danang menjelaskan bahwa di lokasinya, biaya pakan bisa ditekan karena adanya pemanfaatan sisa dapur.
“Karena di sini kan banyak ternak yang di sini keuntungannya di sini banyak sisa-sisa nasi yang ada di sini. Kita enggak secara modal pakan minim. Ayam kampung ini pagi siang sore dikasih makan. Pagi siang sore dikasih ini pakan dari limbah kangkung yang dicampur dedak bekatul,” ujar Danang.
Namun, pastikan campuran dedak dan sayuran ini tetap memiliki nutrisi seimbang agar ayam tidak kekurangan "perangsang" alami untuk bertelur.
- Protein Tinggi: Campurkan pakan dengan sumber protein seperti Jagung Giling, kedelai, atau tepung ikan untuk mendukung pembentukan telur.
- Asupan Kalsium: Ayam membutuhkan kalsium tinggi untuk pembentukan cangkang telur. Anda bisa menambahkan Cangkang Tiram yang Dihancurkan atau tepung tulang ke dalam pakan.
- Air Bersih: Pastikan air minum selalu tersedia karena dehidrasi sedikit saja dapat menghentikan produksi telur.
Desain Kandang Semi-Umbaran
Ayam yang sehat secara fisik akan jauh lebih produktif dibandingkan ayam yang terkurung dalam ruang sempit tanpa sirkulasi udara yang baik. Gerakan fisik yang cukup membantu melancarkan peredaran darah dan metabolisme ayam.
"Kandangnya model kayak di umbaran, kalau di petak-petak kandang mungkin geraknya kurang dari biasanya ayam itu kurang sehat juga bisa. Kalau dia di kandang umbaran leluasa gini kan mungkin banyak gerak lebih sehat lah," jelas Danang.
Model kandang ini memungkinkan ayam mengekspresikan perilaku alaminya tanpa keluar dari area kontrol peternak.
Selain aspek gerak, rasio jumlah penghuni dalam satu kandang juga menentukan tingkat kenyamanan dan keberhasilan pembuahan telur. Terlalu banyak pejantan dalam satu koloni justru bisa memicu perkelahian dan stres pada betina. Danang menyarankan perbandingan yang pas berdasarkan pengalamannya, "Kemarin ini ayam Jowo Super ini sudah panen. Ini yang ini konsepnya itu kalau kemarin kan setiap kandang 10 betina satu jantan di kandang ukuran 2.5x2.5 meter.”
- Ketenangan Kandang: Dengan rasio 1:10, ketenangan di dalam kandang akan terjaga dan setiap betina mendapatkan perhatian yang cukup dari pejantan.
- Kotak Sarang (Nest Box): Sediakan tempat bertelur yang gelap, tenang, dan bersih agar ayam merasa aman. Jika ayam terbiasa di luar, kurung mereka hingga siang hari agar terbiasa bertelur di dalam kotak sarang.
- Hindari Gangguan: Jauhkan kandang dari kebisingan mendadak atau gangguan predator (tikus, kucing, anjing) yang bisa memicu stres.
Manajemen Kebersihan dan Pencegahan Penyakit
Salah satu tantangan dalam tips ayam kampung rutin bertelur meski di kandang adalah risiko penyebaran penyakit yang cepat karena kepadatan populasi. Kematian mendadak pada satu ekor indukan bisa menjadi sinyal bahaya bagi seluruh penghuni kandang.
Danang sempat mengalami kendala ini, ia bercerita, “Ini kemarin betinanya juga mati satu mungkin kena virus juga kayaknya. Solusinya rutin disemprot Antiseptik dan Desinfektan.”
Langkah preventif ini jauh lebih murah daripada harus mengganti seluruh populasi ayam yang mati akibat wabah.
Namun Kebersihan kandang bukan hanya soal menyemprotkan cairan kimia, melainkan juga menjaga kelembapan alas kandang atau liter. Alas yang basah dikhawatirkan akan memicu timbulnya gas amonia yang berisiko merusak sistem pernapasan ayam serta menurunkan produktivitas bertelurnya.
- Gunakan Liter (Alas Kandang) yang Menyerap: Gunakan campuran sekam padi, serbuk gergaji, atau kapur bangunan. Alas ini berfungsi menyerap cairan dari kotoran sehingga tetap kering.
- Semprotkan Antiseptik & Desinfektan: Sebagaimana disarankan oleh Danang Saputro dari Lapas Klaten, rutin menyemprotkan desinfektan sangat efektif untuk menekan pertumbuhan bakteri penyebab bau dan virus.
- Manajemen Drainase dan Sirkulasi: Pastikan air hujan tidak masuk ke dalam kandang. Gunakan sistem ventilasi silang agar udara segar terus berganti, sehingga gas amonia tidak terjebak di dalam.
- Pemberian Probiotik pada Pakan: Mencampurkan probiotik seperti EM4 ke dalam air minum dapat membantu proses pencernaan ayam lebih sempurna, sehingga kotoran yang dihasilkan tidak terlalu berbau menyengat.
- Pemanfaatan Limbah Organik: Jika Anda menggunakan sisa dapur sebagai pakan, pastikan segera dibersihkan jika tidak habis agar tidak membusuk dan menimbulkan bau tambahan.
Optimalisasi Produksi
Ayam kampung memiliki sifat alami yaitu mengeram, yang secara biologis menghentikan produksi telur selama kurang lebih satu bulan. Untuk menjaga agar ayam rutin bertelur, peternak harus memutus siklus mengeram tersebut dengan menggunakan teknologi sederhana.
“Diambil terus nanti ditetaskan di mesin penetasan. Ada dua mesin penetasan juga," kata Danang.
Dengan memindahkan tugas mengeram ke mesin, indukan ayam akan kembali masuk ke masa subur dan bertelur lebih cepat dalam waktu 10-14 hari kemudian.
Selain penggunaan mesin, peternak harus jeli melihat masa produktivitas ayam dan tidak ragu untuk melakukan peremajaan. Ayam yang sudah tua atau mengalami penurunan produksi akan membebani biaya pakan tanpa memberikan hasil yang sepadan.
“Kalau ayamnya memang itu dianggap masih produktif ya dilanjutkan. Tapi kalau nanti sudah enggak produktif ya disembelih. semua terintegrasi sama dapur lapas,” pungkas Danang.
Seleksi berkala ini memastikan bahwa pakan yang Anda berikan hanya dikonsumsi oleh ayam-ayam yang benar-benar produktif menghasilkan telur.
Dengan menggunakan mesin tetas, induk ayam tidak akan masuk ke fase mengeram dan akan kembali bertelur dalam waktu yang lebih singkat. Ini adalah teknik kunci dalam tips ayam kampung rutin bertelur meski di kandang.
Persiapan Indukan Baru
Masa depan produksi telur jangka panjang sangat bergantung pada bagaimana Anda merawat anak ayam (DOC) sebagai calon pengganti indukan lama. Fase ini adalah fase paling kritis karena daya tahan tubuh anak ayam belum terbentuk sempurna.
“Usia dua minggu segini kan masih rawan. Masih rawan. Iya, nanti sampai anak ayam umur Satu bulan atau berapa kan? Kalau fisiknya sudah kuat baru kandang," Danang memperingatkan. Pemberian pakan starter dan pemanas buatan sangat wajib dilakukan hingga bulu dewasa mulai tumbuh sempurna.
Calon indukan yang dirawat dengan baik sejak dini akan memiliki struktur tulang dan ovarium yang sehat untuk bertelur secara rutin di kemudian hari. Pastikan anak ayam mendapatkan vaksinasi lengkap agar tidak mudah gugur di tengah jalan.
“Ini memang kita diambil telur ya. Kalau dulu kan kita sampai jual telur ya karena ibu-ibu motivasinya kan banyak yang menginginkan ini,” kata Danang menekankan potensi ekonomi dari pengelolaan telur yang baik.
Dengan regenerasi yang teratur, stok telur di kandang Anda tidak akan pernah kosong sepanjang tahun.
- Gunakan lampu bohlam sebagai penghangat di kandang box anak ayam.
- Berikan vaksin ND dan AI sesuai jadwal untuk mencegah virus mematikan.
- Pisahkan calon indukan yang pertumbuhannya paling cepat untuk dijadikan bibit unggul.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
Apa pakan terbaik agar ayam kampung rutin bertelur?
Campuran dedak, jagung giling, dan protein tambahan seperti maggot atau jangkrik sangat efektif memicu produksi telur.
Mengapa ayam kampung saya berhenti bertelur di dalam kandang?
Biasanya disebabkan oleh stres, kurangnya cahaya matahari, atau pakan yang kekurangan protein dan kalsium.
Apakah perlu lampu di dalam kandang pada malam hari?
Ya, lampu membantu memperpanjang durasi makan dan merangsang hormon reproduksi ayam agar rutin bertelur.
Berapa kali sebaiknya kandang disemprot desinfektan?
Minimal satu kali seminggu untuk mencegah penularan virus dan menjaga lingkungan tetap higienis.
Bagaimana cara agar ayam tidak mengeram?
Segera ambil telur dari sarang setiap hari dan jangan biarkan telur menumpuk di dalam kandang.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4985329/original/030035300_1730272837-Depositphotos_389668874_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480299/original/061209800_1769052802-pexels-ibrahim-hasan-759757-16541475.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481133/original/067254900_1769077915-Menggunakan_cutter_untuk_Melubangi_Galon__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366412/original/031439200_1759226870-WhatsApp_Image_2025-09-30_at_16.37.32.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479079/original/074178100_1768967772-Bika_Ambon_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481174/original/016851200_1769080048-pexels-ketut-subiyanto-5037319.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5353723/original/056829600_1758180006-ruang_tamu_lantai_klasik_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481262/original/048647200_1769084174-ide_jualan_takjil_dari_buah_beku_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480635/original/092097700_1769062271-unnamed__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4563010/original/094395700_1693829851-pexels-nicole-michalou-6061574.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480564/original/090568200_1769059565-cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480889/original/045791200_1769070236-Gaya_Victorian_dengan_Pohon_Oak_atau_Cemara_Tua__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480820/original/051245600_1769067907-tenaman_adem.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480802/original/047290500_1769067672-Kebun_dan_Peternakan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480778/original/027354500_1769067234-Gemini_Generated_Image_oq3ie9oq3ie9oq3i_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480739/original/020056800_1769065979-kebun_cbai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480695/original/063976800_1769064699-pohon_alpukat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480700/original/054460000_1769064824-Membersihkan_getah_pohon_di_teras_rumah_dengan_garam__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459391/original/068040300_1767160807-teras_kebun_pot_gantung_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480672/original/077257900_1769064000-Memberi_pupuk_organik_pada_pohon_rambutan_agar_berbuah_lebat__Gemini_AI_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402608/original/032362000_1762254271-unnamed_-_2025-11-04T171618.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394858/original/039789400_1761643209-gelang5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363511/original/082081900_1758946742-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.16.03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2288449/original/015116900_1532331717-Harga-Telur-Ayam6.jpg)