7 Motif Ubin Lantai Rumah Agar Tampak Luas, Cocok untuk Bangunan Kecil

4 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Rumah dengan lahan terbatas seringkali menjadi tantangan dalam menciptakan kesan lapang dan nyaman. Namun, dengan pemilihan elemen interior yang tepat, hunian mungil pun bisa terlihat lebih luas dan fungsional. Salah satu aspek krusial yang dapat memengaruhi persepsi ruang adalah motif ubin lantai rumah agar tampak luas.

Lantai merupakan fondasi visual sebuah ruangan yang memiliki dampak besar pada kesan keseluruhan. Pemilihan motif ubin lantai yang cerdas dapat menciptakan ilusi optik yang membuat area sempit terasa lebih terbuka dan lega.

Pemilihan motif ini adalah kunci untuk mengubah keterbatasan ruang menjadi keunggulan desain. Lalu, motif bagaimana saja yang cocok untuk membuat hunian terasa lebih luas?  Berikut Liputan6.coma ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Kamis (22/1/2026).

1. Ubin Ukuran Besar

Ubin berukuran besar adalah salah satu pilihan paling efektif untuk menciptakan ilusi ruang lebih luas pada rumah kecil. Alasan utamanya adalah karena ubin besar mengurangi jumlah garis nat atau sambungan yang terlihat di lantai. Garis nat yang terlalu banyak dapat membuat lantai terlihat "ramai" dan memecah pandangan, sehingga ruangan terasa lebih sempit.

Penggunaan ubin berukuran besar, seperti 60x60 cm atau lebih, dapat menyiasati mata untuk melihat bahwa sebuah ruangan lebih besar dari yang sebenarnya. Ukuran ini menciptakan tampilan yang lebih mulus dan tidak terputus, memberikan kesan kontinuitas visual yang memperluas ruangan. Ubin besar juga cocok untuk ruang keluarga, dapur, dan ruang terbuka, memberikan sentuhan akhir yang modern dan ramping.

Selain memberikan kesan lapang, ubin ukuran besar juga menawarkan tampilan yang bersih dan modern. Mereka mengurangi jumlah sambungan, yang tidak hanya membuat ruangan terlihat lebih luas tetapi juga lebih mudah dibersihkan. Fleksibilitas desain juga meningkat, memungkinkan ekspresi kreativitas dalam pemilihan pola, warna, dan tekstur.

2. Ubin Warna Terang/Netral

Pemilihan warna ubin lantai sangat berpengaruh terhadap persepsi luas ruangan. Ubin dengan warna terang atau netral adalah pilihan ideal untuk membuat rumah kecil tampak lebih luas. Warna-warna cerah seperti putih, krem, abu-abu muda, atau pastel memiliki kemampuan untuk memantulkan cahaya baik alami maupun buatan, sehingga ruangan terasa lebih terbuka, lapang, dan terang.

Sebaliknya, ubin dengan warna gelap cenderung menyerap cahaya yang dapat membuat ruangan terasa lebih kecil dan suram. Warna netral seperti putih, abu-abu, dan beige juga menciptakan tampilan bersih dan memberikan kesan kontinuitas yang memperluas ruangan. Warna putih, khususnya, sangat populer karena memberikan tampilan yang terang dan bersih, serta dapat dikombinasikan dengan warna cat dinding apapun.

Selain efek visual yang memperluas, warna terang dan netral juga memberikan fleksibilitas dalam desain interior. Warna-warna ini mudah dipadukan dengan berbagai gaya dan furnitur, menciptakan suasana yang damai dan hangat. Penggunaan warna terang pada lantai juga dapat memaksimalkan pantulan sinar matahari dari jendela, menambah kesan luas dari pantulan cahaya.

3. Pola Diagonal

Pemasangan ubin dengan pola diagonal adalah trik visual yang sangat efektif untuk membuat ruangan terasa lebih luas. Pola ini melibatkan pemasangan ubin pada sudut 45 derajat terhadap dinding, menciptakan garis-garis miring yang mengarahkan pandangan secara tidak langsung ke sudut ruangan.

Efek ini menghilangkan fokus pada batas-batas ruangan yang sebenarnya, sehingga memberikan ilusi kedalaman dan dimensi tambahan. Pola diagonal sangat cocok untuk ruangan berbentuk persegi atau ruangan dengan dimensi kecil, karena dapat menambah dimensi visual dan memberikan kesan yang lebih terbuka.

Garis nat yang tidak mengarah pada satu titik tertentu membuat pandangan menjadi lebih luas, sehingga ruangan terasa lebih lapang. Pola ini juga memberikan tampilan yang dinamis dan modern pada ruangan. Meskipun pola diagonal membutuhkan pemotongan ubin yang lebih banyak, terutama di area sudut, hasil akhirnya sangat sepadan dengan usaha.

4. Motif Garis Horizontal

Motif garis horizontal pada ubin lantai adalah pilihan cerdas untuk menciptakan ilusi ruangan yang lebih lebar. Sama seperti garis horizontal pada pakaian yang membuat seseorang terlihat lebih lebar, pola ini pada lantai dapat memperluas pandangan secara visual, sangat ideal untuk ruangan sempit seperti koridor atau kamar mandi kecil.

Garis-garis yang teratur ini memberikan efek visual yang menenangkan dan membuat ruangan tampak lebih lapang. Penerapan keramik motif garis horizontal pada lantai dapat memberikan tampilan yang dinamis dan atraktif. Pola ini dapat dikombinasikan dengan warna-warna kontras untuk efek yang lebih mencolok, atau satu warna untuk kesan yang lebih halus.

Untuk meningkatkan kesan luas, motif garis horizontal sangat cocok dipadukan dengan furnitur rendah atau dinding berwarna terang. Selain efek pelebaran, motif garis juga memberikan kesan modern yang elegan. Pola ini cocok untuk ruangan dengan gaya minimalis atau industrial, menambahkan dimensi tambahan pada ruang dan membuatnya tampak lebih stylish.

5. Motif Herringbone

Motif herringbone, dengan pola zigzag yang khas menyerupai tulang ikan, adalah pilihan yang sangat baik untuk menambahkan sentuhan visual tanpa membuat ruangan terasa penuh. Pola ini secara alami menarik perhatian, hampir seperti karya seni di lantai, dan sangat berguna dalam menciptakan ilusi ruang yang lebih dinamis dan menarik. Meskipun terlihat rumit, pola ini dapat memberikan kesan elegan dan mempesona pada setiap ruang.

Pola herringbone memiliki kemampuan unik untuk memisahkan area dalam ruang terbuka yang besar tanpa perlu tambahan furnitur atau dinding pembatas. Untuk ruangan kecil, pola ini dapat memberikan kedalaman dan karakter, membuat lantai menjadi focal point yang menarik. Penting untuk memilih ukuran pola yang sesuai; pola besar cenderung mendominasi area kecil, sementara pola kecil bisa tenggelam di ruang yang lebih besar.

Motif herringbone menawarkan fleksibilitas tinggi dalam menggabungkan berbagai nuansa warna atau bahkan mengkombinasikan material, seperti motif kayu, untuk menciptakan tampilan yang unik namun tetap rapi dan terorganisasi. Pola lantai seperti ini cocok untuk menambah nilai estetika pada hunian dengan interior Skandinavia ataupun vintage.

6. Motif Kayu Cerah

Motif kayu pada ubin lantai memberikan kesan hangat dan alami yang sangat diminati, namun untuk ruangan kecil, pemilihan warna kayu yang cerah sangat penting. Warna kayu terang memberikan kesan ruangan yang lebih lapang dan cerah, sehingga cocok untuk ruangan kecil seperti kamar tidur atau dapur.

Keramik motif kayu menawarkan keindahan menyerupai kayu asli tanpa kerumitan perawatannya. Berbeda dengan lantai kayu asli yang rentan terhadap kelembaban, serangan rayap, atau perubahan suhu, keramik motif kayu lebih tahan lama dan mudah dirawat. Warna putih atau cerah pada motif kayu juga memiliki kemampuan memantulkan cahaya, membuat ruangan tampak lebih luas dari ukuran sebenarnya.

Motif kayu cerah sangat ideal untuk desain minimalis atau gaya Skandinavia, karena mampu menggabungkan keindahan alami kayu dengan estetika yang bersih dan modern. Dengan tampilan yang bersih, modern, dan elegan, keramik ini mampu menciptakan suasana yang tenang, lapang, dan nyaman di dalam rumah.

7. Motif Marmer Terang

Motif marmer pada ubin lantai selalu identik dengan kesan mewah dan elegan. Untuk rumah kecil, memilih motif marmer dengan warna terang, seperti putih atau krem adalah strategi yang efektif untuk menciptakan kesan luas dan bersih. Warna terang pada marmer memantulkan cahaya, membuat ruangan terasa lebih terbuka dan lapang, sekaligus menambahkan sentuhan kemewahan.

Keramik motif marmer menjadi alternatif yang sangat populer dibandingkan marmer alami karena lebih terjangkau dan mudah perawatannya. Keramik ini mereplikasi urat marmer yang rumit dan variasi warna dengan teknik pencetakan digital canggih, sehingga tampilannya tidak kalah mewah. Permukaan keramik motif marmer juga tidak memiliki pori-pori seperti marmer asli, membuatnya lebih tahan lama dan tidak mudah menyerap noda.

Ada berbagai pilihan motif marmer terang yang dapat dipilih, seperti Statuario dengan urat abu-abu tebal atau Carrara dengan urat abu-abu lembut. Motif-motif ini sangat cocok untuk rumah minimalis karena warnanya yang terang memberikan kesan lebih luas pada ruangan yang tidak terlalu besar. Dengan tampilan yang bersih dan netral, keramik motif marmer terang sangat fleksibel dipadukan dengan berbagai gaya interior.

FAQ

  1. Apa motif ubin lantai yang paling efektif untuk membuat ruangan tampak luas? Motif ubin ukuran besar dan warna terang adalah yang paling efektif untuk menciptakan ilusi ruang yang lebih luas.

  2. Mengapa ubin ukuran besar membuat ruangan terlihat lebih luas? Ubin ukuran besar mengurangi jumlah garis nat, menciptakan tampilan yang lebih mulus dan tidak terputus, sehingga pandangan terasa lebih lapang.

  3. Warna ubin apa yang direkomendasikan untuk ruangan kecil agar tampak luas? Warna terang dan netral seperti putih, krem, abu-abu muda, atau pastel sangat direkomendasikan karena memantulkan cahaya.

  4. Bagaimana pola diagonal dapat memperluas tampilan ruangan? Pola diagonal mengarahkan pandangan secara tidak langsung ke sudut ruangan, menciptakan ilusi kedalaman dan dimensi tambahan.

  5. Apakah motif garis horizontal cocok untuk ruangan sempit? Ya, motif garis horizontal dapat membuat ruangan tampak lebih lebar secara visual, ideal untuk koridor atau kamar mandi kecil.

  6. Apa keunggulan motif herringbone untuk ruangan kecil? Motif herringbone menambah sentuhan visual yang dinamis dan dapat memisahkan area tanpa membuat ruangan terasa penuh.

  7. Apakah keramik motif kayu bisa membuat ruangan kecil tampak luas? Ya, keramik motif kayu dengan warna cerah dapat memberikan kesan hangat, alami, dan lapang karena memantulkan cahaya.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |