Ternak Domba Garut Tanpa Ngarit, 12 Rahasia Sukses Hemat Tenaga dan Waktu

2 days ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Ternak domba garut tanpa ngarit kini menjadi solusi bagi peternak yang memiliki keterbatasan waktu dan lahan hijauan. Metode ini mengandalkan pemanfaatan teknologi pengolahan pakan seperti silase dan konsentrat untuk memastikan nutrisi ternak tetap terpenuhi secara optimal.

Penerapan sistem intensif ini juga mendukung percepatan pertumbuhan bobot badan domba melalui formulasi pakan yang stabil sepanjang tahun. Fokus utama terletak pada kualitas sanitasi kandang dan ketersediaan stok pakan cadangan guna menjamin keberlangsungan usaha secara berkelanjutan.

Berikut Liputan6.com ulas lengkap rahasia ternak domba garut tanpa ngarit, Selasa (20/1/2026).

Manajemen Pakan dan Nutrisi Efisien

1. Penerapan Teknologi Silase

Strategi ternak domba garut tanpa ngarit dimulai dengan pembuatan stok pakan hijauan yang diawetkan melalui proses fermentasi dalam wadah kedap udara. Melansir dari Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang, silase dapat disimpan dalam jangka panjang tanpa mengurangi kandungan nutrisi penting bagi ternak.

2. Penggunaan Pakan Konsentrat

Pemberian pakan penguat berupa campuran biji-bijian dan bungkil bertujuan untuk mempercepat peningkatan bobot badan domba secara signifikan. Melansir dari IPB University, formulasi konsentrat yang tepat mampu memenuhi kebutuhan protein dan energi yang tidak didapatkan dari serat kasar saja.

3. Pemanfaatan Complete Feed

Inovasi ternak domba garut tanpa ngarit menggunakan pakan komplit (complete feed) yang menyatukan serat, konsentrat, dan mineral dalam satu bentuk pelet atau mash. Melansir dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), penggunaan pakan komplit terbukti meningkatkan efisiensi pencernaan karena komposisi nutrisinya sudah seimbang.

4. Optimalisasi Limbah Pertanian

Dalam metode ternak domba garut tanpa ngarit, limbah hasil panen seperti tongkol jagung atau kulit kedelai diolah kembali menjadi pakan berkualitas melalui proses amoniasi. Melansir dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat, pemanfaatan limbah ini efektif menekan biaya operasional pakan hingga 40 persen.

Infrastruktur dan Teknologi Kandang

5. Desain Kandang Panggung

Konstruksi kandang panggung sangat mendukung sistem ternak domba garut tanpa ngarit karena memudahkan proses pembersihan kotoran agar tidak mencemari pakan kering. Melansir dari Pusat Perpustakaan dan Literasi Pertanian, lantai kandang yang berjarak dari tanah menjaga sirkulasi udara dan kelembapan tetap ideal bagi kesehatan domba.

6. Sistem Tempat Pakan Terintegrasi

Pemasangan wadah pakan yang ergonomis memastikan pakan tidak tercecer dan mudah dijangkau oleh domba saat proses pemberian makan berlangsung. Melansir dari Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM), desain tempat pakan yang tepat dapat meminimalisir kontaminasi pakan dari feses atau urine.

7. Penyediaan Air Minum Otomatis

Meskipun menerapkan ternak domba garut tanpa ngarit, ketersediaan air bersih melalui sistem nipple otomatis sangat krusial untuk membantu metabolisme pakan kering. Melansir dari Kementerian Pertanian RI, domba memerlukan asupan air yang konsisten agar terhindar dari risiko dehidrasi dan gangguan pencernaan.

8. Instalasi Mesin Chopper

Mesin pencacah sangat dibutuhkan untuk memperkecil ukuran limbah pertanian atau hijauan sebelum diolah menjadi pakan fermentasi. Melansir dari Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan), ukuran partikel pakan yang seragam akan meningkatkan palatabilitas atau tingkat kesukaan domba terhadap makanan.

Kesehatan dan Pengawasan Ternak

9. Pemberian Probiotik Rutin

Penambahan mikroorganisme menguntungkan ke dalam pakan berfungsi untuk menjaga keseimbangan flora usus dan meningkatkan daya tahan tubuh domba. Melansir dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), probiotik membantu memecah serat kasar pada pakan olahan sehingga nutrisi terserap maksimal.

10. Manajemen Vaksinasi Berkala

Program vaksinasi yang ketat wajib dilaksanakan untuk mencegah penularan penyakit menular yang dapat merugikan produktivitas peternakan secara keseluruhan. Melansir dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, pencegahan dini melalui vaksin jauh lebih efisien dibandingkan pengobatan saat ternak sudah terjangkit wabah.

11. Pemantauan Bobot Badan

Penimbangan rutin dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas pakan olahan terhadap target pertumbuhan harian rata-rata (Average Daily Gain). Melansir dari Sistem Informasi Manajemen Pertanian RI, pencatatan data yang akurat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan terkait perubahan formulasi pakan.

12. Sanitasi Kandang yang Ketat

Kebersihan lingkungan kandang harus dijaga dengan penyemprotan disinfektan secara rutin guna memutus rantai penyebaran virus dan bakteri. Melansir dari Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan), lingkungan yang higienis merupakan kunci utama keberhasilan penggemukan domba dalam sistem intensif.

FAQ (Frequently Asked Questions)

Apa itu ternak domba garut tanpa ngarit?

Metode pemeliharaan domba yang mengganti rumput segar dengan pakan olahan seperti silase atau konsentrat.

Apakah domba Garut mau memakan pakan fermentasi?

Ya, setelah masa adaptasi singkat, domba akan sangat menyukai pakan fermentasi karena aroma dan teksturnya yang khas.

Bagaimana cara memulai sistem tanpa ngarit?

Dimulai dengan menyiapkan stok pakan olahan dan menyesuaikan fasilitas kandang untuk pakan kering.

Apakah pertumbuhan domba tetap bagus tanpa rumput segar?

Pertumbuhan bisa lebih cepat karena nutrisi pakan olahan biasanya lebih tinggi dan terukur dibanding rumput liar.

Berapa kali pemberian pakan dalam sehari?

Pemberian pakan cukup dilakukan 2 kali sehari, yaitu pada waktu pagi dan sore hari.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |