Solusi Ternak Ayam Sering Sakit di Musim Hujan untuk Pemula, Strategi Agar Tidak Rugi

3 days ago 12
  • Apa tanda awal ayam mulai terserang penyakit akibat cuaca dingin?
  • Apakah boleh memberikan paracetamol manusia untuk ayam yang sakit?
  • Berapa lama idealnya tirai kandang ditutup saat hujan turun?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Mengelola peternakan di tengah cuaca ekstrem memang membutuhkan ketelitian ekstra, terutama mengenai solusi ternak ayam sering sakit di musim hujan untuk pemula yang sering kali menjadi kendala utama kegagalan panen. Perubahan suhu yang drastis dari panas ke dingin serta kelembapan udara yang tinggi menciptakan lingkungan ideal bagi bakteri dan virus untuk berkembang biak dengan cepat. Kondisi ini menuntut peternak untuk tidak hanya sekadar memberi pakan, tetapi juga menjadi "dokter" dan "manajer lingkungan" bagi ternak mereka sendiri.

Bagi peternak pemula, melihat ayam yang tiba-tiba lesu, bersin, atau kehilangan nafsu makan saat langit mulai mendung tentu menimbulkan kekhawatiran besar. Tantangan utamanya bukan hanya pada air hujan itu sendiri, melainkan pada akumulasi gas amonia di dalam kandang yang terpicu oleh alas kandang yang basah, sehingga melemahkan sistem pernapasan unggas secara perlahan namun mematikan. Jika tidak segera ditangani, tingkat kematian (mortalitas) bisa melonjak hingga di atas 20% hanya dalam hitungan hari.

Namun, Anda tidak perlu patah semangat karena setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Dengan memahami manajemen pencegahan yang tepat, mulai dari perbaikan sanitasi hingga pemberian suplemen alami, risiko kematian massal dapat ditekan secara signifikan. Artikel ini akan mengupas tuntas langkah-langkah praktis agar ayam Anda tetap sehat dan produktif meski hujan turun sepanjang hari, memastikan investasi Anda tetap aman dan menguntungkan.

1. Rekayasa Lingkungan Kandang yang Kering dan Hangat

Kandang adalah benteng pertama pertahanan kesehatan ayam. Di musim hujan, musuh terbesar Anda bukanlah suhu dingin semata, melainkan kelembapan (humidity). Menurut Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, kelembapan yang melebihi 70% di dalam kandang dapat mempercepat pembusukan kotoran ayam.

Sistem Manajemen Litter (Alas Kandang)

Gunakan sekam padi atau serutan kayu yang benar-benar kering. Di musim hujan, ketebalan litter sebaiknya ditambah menjadi 10-15 cm. Alas yang tebal berfungsi sebagai isolator panas alami yang melindungi kaki ayam dari dinginnya lantai tanah atau semen. Jika ada area yang basah karena tumpahan air minum, segera buang bagian yang basah tersebut dan ganti dengan yang baru.

Optimalisasi Tirai Kandang

Penggunaan tirai plastik sangat krusial. Pastikan tirai dipasang dengan sistem top-down (dibuka dari atas ke bawah). Hal ini memungkinkan udara segar masuk dari bagian atas kandang sementara bagian bawah tetap terlindungi dari angin kencang dan tampias hujan yang membawa kedinginan langsung ke tubuh ayam.

Drainase Sekitar Kandang

Banyak pemula lupa mengecek aliran air di luar kandang. Pastikan tidak ada air yang menggenang di sekitar pondasi kandang. Air yang meresap ke bawah lantai kandang akan membuat suhu lantai menjadi sangat dingin (lembab bawah), yang sering memicu penyakit pencernaan seperti koli (E. coli).

2. Penguatan Sistem Imun Melalui Nutrisi dan Suplemen Alami

Saat suhu turun, ayam akan menggunakan lebih banyak energi dari pakan hanya untuk menjaga suhu tubuhnya tetap hangat (termoregulasi). Jika nutrisi pakan standar tidak ditambah, maka pertumbuhan mereka akan terhambat dan daya tahan tubuh menurun.

Peningkat Energi Pakan

Tambahkan sedikit sumber lemak atau karbohidrat ekstra seperti jagung giling halus atau minyak ikan pada pakan utama. Ini membantu ayam memproduksi panas tubuh lebih banyak tanpa menguras cadangan protein yang seharusnya digunakan untuk pertumbuhan daging atau produksi telur.

Ramuan Herbal (Jamu Ternak)

Sebagai solusi ternak ayam sering sakit di musim hujan untuk pemula, pemanfaatan empon-empon adalah cara paling ekonomis. Jahe mengandung gingerol yang menghangatkan, sementara kunyit berfungsi sebagai antibiotik alami. Berikan air rebusan jahe, kunyit, dan kencur secara rutin 3 kali seminggu.

Pemberian Multivitamin

Musim hujan adalah waktu di mana stres lingkungan berada pada titik tertinggi. Pemberian vitamin C dan elektrolit melalui air minum sangat disarankan untuk menstabilkan kondisi fisik ayam agar tidak mudah stres akibat suara petir atau perubahan suhu yang mendadak.

3. Penerapan Biosekuriti Ketat dan Protokol Sanitasi

Biosekuriti seringkali dianggap sepele oleh peternak kecil, padahal ini adalah kunci memutus rantai penyakit. Di musim hujan, agen penyakit seperti virus Newcastle Disease (ND) dapat bertahan hidup lebih lama di lingkungan yang lembap.

Sanitasi Peralatan

Tempat pakan dan minum harus dicuci bersih setiap hari. Lumut yang tumbuh di tempat minum adalah sarang bakteri. Gunakan disinfektan berbahan aktif iodium atau klorin untuk merendam peralatan ternak secara berkala.

Penyemprotan Disinfektan Lingkungan

Lakukan penyemprotan area luar kandang dan jalan akses peternak menggunakan disinfektan. Hal ini penting karena alas kaki manusia sering menjadi kurir yang membawa virus dari luar ke dalam area kandang.

Karantina dan Observasi

Lakukan pengecekan setiap pagi dan sore. Jika ditemukan ayam dengan gejala klinis seperti mata berair, hidung lembap, atau kotoran berwarna hijau/putih, segera pisahkan ke kandang karantina yang letaknya minimal 10 meter dari kandang utama. Jangan pernah mencampur ayam sakit dengan ayam sehat dalam satu ruangan.

4. Antisipasi Penyakit Pernapasan dan Pencernaan Spesifik

Ada dua kategori penyakit yang mendominasi saat musim hujan: penyakit pernapasan akibat amonia dan penyakit pencernaan akibat air yang terkontaminasi.

Mengontrol Gas Amonia

Bau menyengat di dalam kandang adalah tanda gas amonia sudah tinggi. Gas ini akan mengiritasi selaput lendir di trakea ayam, membuat bakteri Mycoplasma penyebab ngorok (CRD) mudah masuk. Gunakan serbuk zeolit atau produk pengikat amonia (ammonia binder) yang ditaburkan di atas kotoran untuk menetralisir bau tersebut.

Kualitas Air Minum

Air hujan yang merembes ke dalam sumur atau penampungan air sering membawa bakteri patogen. Pastikan air minum ayam melalui proses filtrasi atau setidaknya dicampur dengan antiseptik khusus air minum ternak (seperti medisept) untuk memastikan air yang dikonsumsi steril.

Vaksinasi Sesuai Jadwal

Jangan pernah melewatkan jadwal vaksinasi meski cuaca buruk. Namun, pastikan kondisi ayam sedang "fit" sebelum divaksin. Vaksinasi ND-IB dan AI (Flu Burung) adalah wajib dilakukan sebagai langkah perlindungan jangka panjang.

5. Manajemen Pencahayaan dan Suhu untuk Brooding (DOC)

Bagi peternak pemula yang memelihara anak ayam (DOC) di musim hujan, tantangannya berlipat ganda. Anak ayam belum memiliki bulu yang sempurna untuk menahan dingin.

Pemanas Tambahan

Pastikan lampu pemanas (brooder) berfungsi optimal. Di musim hujan, Anda mungkin perlu menambah jumlah lampu atau beralih ke pemanas gas (gasolec) karena suhu malam hari bisa turun di bawah 20°C.

Pengaturan Cahaya

Cahaya bukan hanya untuk kehangatan, tapi juga merangsang ayam untuk terus makan. Di musim hujan yang sering mendung, kandang menjadi gelap lebih cepat. Menghidupkan lampu lebih awal membantu ayam tetap aktif dan tidak berkerumun (pile up) yang bisa menyebabkan kematian karena terhimpit.

Pemantauan Perilaku

Perhatikan sebaran ayam. Jika ayam berkerumun di bawah lampu, artinya mereka kedinginan. Jika menjauh, artinya terlalu panas. Distribusi yang merata di seluruh area kandang adalah indikator bahwa suhu lingkungan sudah ideal.

FAQ: Solusi Ternak Ayam Sering Sakit di Musim Hujan untuk Pemula

1. Apa tanda awal ayam mulai terserang penyakit akibat cuaca dingin?

Biasanya ditandai dengan penurunan nafsu makan, ayam terlihat lebih banyak diam dengan bulu yang berdiri (merinding), serta adanya lendir di area hidung atau mata.

2. Apakah boleh memberikan paracetamol manusia untuk ayam yang sakit?

Tidak disarankan bagi pemula tanpa dosis yang tepat. Sebaiknya gunakan obat khusus unggas atau herbal seperti air jahe hangat yang lebih aman dan efektif menurunkan stres akibat suhu dingin.

3. Berapa lama idealnya tirai kandang ditutup saat hujan turun?

Tutup tirai segera setelah hujan mulai turun untuk mencegah air masuk. Namun, buka sedikit bagian atas (ventilasi) segera setelah hujan reda agar uap air dan amonia di dalam kandang bisa segera keluar.

4. Mengapa kotoran ayam menjadi lebih encer saat musim hujan?

Ayam cenderung minum lebih banyak dan makan lebih sedikit saat stres dingin, atau bisa jadi terpapar bakteri E. coli dari lingkungan yang lembap. Pastikan litter tetap kering untuk mengatasi ini.

5. Bagaimana cara membedakan ayam sakit biasa dengan flu burung?

Flu burung biasanya menyebabkan kematian mendadak dalam jumlah banyak dengan gejala tambahan seperti jengger berwarna biru/hitam dan kaki kemerahan. Jika ini terjadi, segera hubungi dinas peternakan setempat.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |