Liputan6.com, Jakarta - Sistem drainase kandang ayam yang benar merupakan faktor penentu dalam menjaga produktivitas ternak. Ini sekaligus mencegah kerugian akibat penyakit akibat kelembapan. Pengelolaan aliran air yang buruk di sekitar area peternakan sering kali memicu penumpukan gas amonia dan pertumbuhan bakteri patogen yang membahayakan kesehatan unggas.
Kondisi lingkungan yang kering dan bersih hanya dapat dicapai, jika struktur bangunan memiliki jalur pembuangan air yang terencana sejak awal konstruksi. Melalui penerapan sistem drainase kandang ayam yang benar, risiko genangan air saat musim hujan dapat diminimalisir sehingga alas kandang tetap dalam kondisi optimal untuk pertumbuhan ayam.
Berikut Liputan6.com ulas lengkap langkah mengatur sistem drainase kendang ayamnya, Rabu (21/1/2026).
Perencanaan Infrastruktur dan Aliran Air Eksternal
1. Pemasangan Talang Air Atap yang Presisi
Pemasangan talang pada setiap sisi atap merupakan langkah awal dalam menciptakan sistem drainase kandang ayam yang benar. Talang berfungsi untuk menangkap air hujan dan mengalihkannya langsung ke saluran pembuangan utama agar tidak jatuh ke area pondasi. Melansir dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, air hujan yang jatuh langsung ke tanah di samping kandang dapat merembes ke dalam lantai dan merusak struktur alas sekam.
2. Pembuatan Parit Keliling dengan Kemiringan Tepat
Parit harus digali di sekeliling bangunan dengan kedalaman yang cukup untuk menampung debit air maksimal saat cuaca ekstrem. Kemiringan dasar parit harus diatur minimal 1-2% ke arah pembuangan akhir guna memastikan air tidak menggenang di satu titik. Pembangunan parit yang permanen dan disemen akan mempermudah pembersihan endapan tanah yang bisa menyumbat aliran.
3. Pengaturan Elevasi Lantai Kandang
Lantai kandang harus dibangun lebih tinggi dari permukaan tanah di sekitarnya sebagai bagian dari sistem drainase kandang ayam yang benar. Hal ini mencegah air dari luar masuk ke dalam area ternak saat terjadi luapan atau banjir di area sekitar peternakan. Melansir dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, tinggi lantai minimal 30-50 cm dari permukaan tanah sangat disarankan untuk menjaga kelembapan lantai tetap stabil.
4. Penyediaan Bak Kontrol Penampungan Limbah
Bak kontrol berfungsi sebagai titik pertemuan saluran drainase sebelum air dialirkan ke tempat pembuangan akhir agar kotoran padat dapat mengendap. Fasilitas ini sangat vital dalam sistem drainase kandang ayam yang benar karena mencegah penyumbatan pada saluran pipa pembuangan yang tertutup. Pengurasan bak kontrol secara rutin akan menjamin kelancaran aliran limbah cair setiap harinya.
Manajemen Limbah Cair dan Sanitasi Internal
5. Penggunaan Sistem Nipple Drinker Otomatis
Penggantian tempat minum terbuka dengan sistem nipple sangat efektif dalam mendukung sistem drainase kandang ayam yang benar di area dalam. Melansir dari Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP), penggunaan teknologi ini mampu mengurangi tumpahan air minum hingga 90% dibandingkan metode konvensional. Area di bawah nipple juga sebaiknya dilengkapi dengan cawan penangkap agar air tidak langsung mengenai alas kandang.
6. Penerapan Lapisan Porous pada Area Terbuka
Area di luar bangunan utama yang sering dilewati petugas atau kendaraan sebaiknya menggunakan lapisan batu pecah atau kerikil untuk mempercepat infiltrasi air. Penyerapan air yang cepat ke dalam tanah akan mencegah terbentuknya kubangan lumpur yang bisa menjadi sarang nyamuk dan kuman. Penataan ini memastikan lingkungan sekitar tetap kering meskipun intensitas hujan sedang tinggi.
7. Integrasi Saluran Pencucian Kandang
Saluran khusus di dalam lantai kandang harus dirancang untuk mempermudah proses pembersihan total saat masa kosong kandang sebagai bagian dari sistem drainase kandang ayam yang benar. Melansir dari Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada, saluran pencucian harus memiliki akses langsung ke instalasi pengolahan air limbah (IPAL) agar tidak mencemari sumber air tanah warga. Desain saluran yang tertutup dengan grill besi akan menjaga keamanan ayam sekaligus memudahkan proses drainase saat sterilisasi.
FAQ
Apa fungsi utama sistem drainase kandang ayam yang benar?
Mencegah genangan air, menjaga kelembapan alas kandang, dan meminimalisir risiko penyakit pada unggas.
Mengapa talang atap sangat penting bagi kandang ayam?
Untuk mengalihkan air hujan agar tidak merembes ke pondasi dan membasahi area dalam kandang.
Berapa kemiringan parit yang ideal untuk drainase kandang?
Kemiringan dasar parit yang disarankan adalah minimal 1% hingga 2% ke arah hilir.
Apa dampak jika sistem drainase kandang ayam yang benar tidak diterapkan?
Lantai menjadi lembap, kadar amonia meningkat tajam, dan ayam rentan terkena infeksi pernapasan.
Ke mana air limbah drainase kandang sebaiknya dialirkan?
Ke bak penampungan limbah atau instalasi pengolahan limbah (IPAL) sebelum dibuang ke lingkungan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4985329/original/030035300_1730272837-Depositphotos_389668874_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480299/original/061209800_1769052802-pexels-ibrahim-hasan-759757-16541475.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481133/original/067254900_1769077915-Menggunakan_cutter_untuk_Melubangi_Galon__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366412/original/031439200_1759226870-WhatsApp_Image_2025-09-30_at_16.37.32.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479079/original/074178100_1768967772-Bika_Ambon_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481174/original/016851200_1769080048-pexels-ketut-subiyanto-5037319.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5353723/original/056829600_1758180006-ruang_tamu_lantai_klasik_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481262/original/048647200_1769084174-ide_jualan_takjil_dari_buah_beku_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480635/original/092097700_1769062271-unnamed__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4563010/original/094395700_1693829851-pexels-nicole-michalou-6061574.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480564/original/090568200_1769059565-cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480889/original/045791200_1769070236-Gaya_Victorian_dengan_Pohon_Oak_atau_Cemara_Tua__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480820/original/051245600_1769067907-tenaman_adem.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480802/original/047290500_1769067672-Kebun_dan_Peternakan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480778/original/027354500_1769067234-Gemini_Generated_Image_oq3ie9oq3ie9oq3i_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480739/original/020056800_1769065979-kebun_cbai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480695/original/063976800_1769064699-pohon_alpukat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480700/original/054460000_1769064824-Membersihkan_getah_pohon_di_teras_rumah_dengan_garam__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459391/original/068040300_1767160807-teras_kebun_pot_gantung_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480672/original/077257900_1769064000-Memberi_pupuk_organik_pada_pohon_rambutan_agar_berbuah_lebat__Gemini_AI_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402608/original/032362000_1762254271-unnamed_-_2025-11-04T171618.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394858/original/039789400_1761643209-gelang5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363511/original/082081900_1758946742-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.16.03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2288449/original/015116900_1532331717-Harga-Telur-Ayam6.jpg)