Liputan6.com, Jakarta - Rumah subsidi identik dengan ukuran bangunan yang terbatas, termasuk area teras yang sering kali hanya tersisa sedikit ruang di bagian depan rumah. Meski demikian, teras rumah subsidi tetap memiliki peran penting sebagai area transisi antara luar dan dalam rumah, sekaligus menjadi wajah pertama yang memberikan kesan awal bagi siapa pun yang datang berkunjung. Dengan penataan yang tepat, teras kecil justru bisa tampil asri, nyaman, dan terasa lebih sejuk tanpa harus mengeluarkan biaya renovasi yang besar.
Banyak pemilik rumah subsidi berpikir bahwa untuk menciptakan teras yang indah dan sejuk diperlukan biaya besar, material mahal, serta perubahan struktur bangunan. Padahal, dengan memanfaatkan desain sederhana, permainan tanaman hijau, serta pemilihan elemen yang fungsional, teras rumah subsidi bisa diubah menjadi area santai yang menyenangkan dan menenangkan. Kuncinya terletak pada kreativitas dalam memanfaatkan ruang yang terbatas secara maksimal.
Desain teras rumah subsidi yang asri tidak selalu harus penuh dengan dekorasi. Justru, konsep minimalis dengan sentuhan alam sering kali lebih efektif dalam menciptakan suasana sejuk dan rapi. Penempatan tanaman yang tepat, pemilihan warna cerah, serta penggunaan furnitur ringan mampu membuat teras kecil terasa lebih lega dan hidup, meskipun luasnya terbatas.
Berikut desain teras rumah subsidi kecil tapi asri yang bisa diterapkan tanpa renovasi mahal yang dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber pada Rabu (21/1). Setiap desain disusun dengan penjelasan panjang dan detail agar mudah dipahami serta bisa langsung diaplikasikan sesuai kondisi rumah subsidi pada umumnya.
1. Teras Rumah Subsidi dengan Tanaman Pot Minimalis
Desain teras rumah subsidi yang paling mudah diterapkan adalah dengan menghadirkan tanaman pot minimalis sebagai elemen utama. Tanaman dalam pot tidak membutuhkan perubahan struktur bangunan, sehingga sangat cocok untuk rumah subsidi yang memiliki keterbatasan dari sisi renovasi. Dengan memilih pot berukuran kecil hingga sedang, area teras tetap terasa lega tanpa terlihat sempit.
Penataan tanaman pot sebaiknya dilakukan secara rapi dan tidak berlebihan, misalnya dengan meletakkan dua hingga tiga pot di sudut teras atau di sisi dinding. Tanaman seperti lidah mertua, sirih gading, atau monstera mini sangat cocok karena perawatannya mudah dan mampu memberikan kesan hijau yang segar. Selain itu, tanaman ini juga dikenal mampu membantu menyaring udara di sekitar rumah.
Kesan asri pada teras rumah subsidi akan semakin terasa jika pot tanaman menggunakan warna-warna netral seperti putih, abu-abu, atau cokelat tanah. Kombinasi antara warna pot yang sederhana dan daun hijau yang segar mampu menciptakan suasana sejuk tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
2. Teras Kecil dengan Konsep Taman Depan Sederhana
Meskipun lahan terbatas, teras rumah subsidi tetap bisa memiliki nuansa taman depan yang asri dengan konsep sederhana. Desain ini memanfaatkan area kecil di depan teras untuk ditanami rumput atau tanaman penutup tanah, sehingga menciptakan kesan hijau yang langsung terasa sejak pandangan pertama.
Konsep taman depan sederhana tidak memerlukan banyak tanaman atau elemen dekorasi. Cukup dengan beberapa tanaman semak rendah atau rumput gajah mini, area teras sudah terlihat lebih hidup dan alami. Tanaman ini juga relatif murah dan mudah dirawat, sehingga sangat cocok untuk pemilik rumah subsidi.
Selain memberikan kesan asri, keberadaan taman kecil di depan teras juga membantu menurunkan suhu sekitar rumah. Tanaman hijau mampu menyerap panas dan memberikan efek sejuk, sehingga teras rumah terasa lebih nyaman meskipun tanpa penambahan elemen mahal.
3. Teras Rumah Subsidi dengan Bangku Kayu Sederhana
Menambahkan bangku kayu sederhana di teras rumah subsidi bisa menjadi solusi untuk menciptakan area duduk yang nyaman sekaligus mempercantik tampilan teras. Bangku kayu tidak harus berukuran besar, cukup satu bangku panjang atau dua bangku kecil yang ditempatkan menempel pada dinding.
Pemilihan bangku kayu dengan desain sederhana dan warna natural mampu memberikan kesan hangat dan menyatu dengan elemen alam. Bangku ini bisa digunakan sebagai tempat duduk santai di sore hari, sekaligus menjadi elemen dekoratif yang memperkuat kesan asri pada teras.
Untuk menambah kenyamanan, bangku kayu bisa dipadukan dengan bantalan duduk berwarna netral atau motif sederhana. Dengan biaya yang relatif terjangkau, teras rumah subsidi akan terasa lebih hidup dan fungsional tanpa perlu renovasi besar.
4. Teras Asri dengan Rak Tanaman Vertikal
Desain rak tanaman vertikal menjadi solusi cerdas bagi teras rumah subsidi yang sangat terbatas luasnya. Dengan memanfaatkan dinding teras, pemilik rumah dapat menempatkan beberapa pot tanaman secara vertikal tanpa memakan ruang lantai yang berharga.
Rak tanaman vertikal bisa dibuat dari bahan sederhana seperti kayu bekas, besi ringan, atau rak siap pakai yang harganya terjangkau. Tanaman yang diletakkan secara bertingkat akan menciptakan tampilan hijau yang menarik sekaligus memberikan kesan teras yang lebih rapi dan terorganisir.
Selain menghemat ruang, desain ini juga membantu menciptakan sirkulasi udara yang lebih baik di sekitar teras. Kehadiran tanaman pada dinding teras membuat area depan rumah terasa lebih sejuk dan segar, meskipun tanpa perubahan struktur bangunan.
5. Teras Rumah Subsidi dengan Lantai Motif Sederhana
Mengganti lantai teras rumah subsidi tidak selalu berarti renovasi mahal. Pemilihan keramik bermotif sederhana atau lantai vinyl dengan harga terjangkau sudah cukup untuk mengubah tampilan teras secara signifikan. Motif batu alam atau warna earth tone sering menjadi pilihan karena mampu menghadirkan kesan natural.
Lantai dengan warna cerah atau motif alami juga membantu memantulkan cahaya dengan lebih baik, sehingga teras terasa lebih terang dan luas. Efek visual ini sangat penting untuk teras rumah subsidi yang ukurannya terbatas.
Dengan mengganti lantai saja, suasana teras bisa berubah menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman. Ditambah dengan beberapa tanaman pot, teras rumah subsidi akan tampil asri tanpa memerlukan biaya besar.
6. Teras Kecil dengan Kanopi Sederhana
Kanopi sederhana dapat menjadi solusi efektif untuk membuat teras rumah subsidi terasa lebih sejuk dan nyaman. Kanopi tidak hanya melindungi teras dari panas matahari dan hujan, tetapi juga membantu menciptakan area teduh yang bisa dimanfaatkan sepanjang hari.
Pemilihan kanopi berbahan ringan seperti polycarbonate atau kain outdoor dapat menekan biaya pemasangan. Desain kanopi yang simpel dan tidak terlalu besar sudah cukup untuk melindungi area teras tanpa mengubah tampilan rumah secara drastis.
Dengan adanya kanopi, pemilik rumah bisa menambahkan tanaman atau bangku tanpa khawatir terkena panas langsung. Teras pun menjadi area yang lebih fungsional dan nyaman untuk bersantai.
7. Teras Rumah Subsidi dengan Warna Cat Cerah
Pemilihan warna cat memiliki pengaruh besar terhadap kesan luas dan sejuk pada teras rumah subsidi. Warna-warna cerah seperti putih, krem, atau abu-abu muda mampu membuat teras terasa lebih lapang dan bersih.
Selain memberikan kesan luas, warna cerah juga membantu memantulkan cahaya alami sehingga teras tidak terasa pengap. Dengan pencahayaan yang baik, tanaman dan elemen dekorasi di teras akan terlihat lebih segar dan menarik.
Mengecat ulang teras merupakan solusi yang relatif murah dibandingkan renovasi struktural. Dengan biaya yang terjangkau, tampilan teras rumah subsidi bisa berubah drastis menjadi lebih modern dan asri.
8. Teras Asri dengan Dekorasi Batu Alam Kecil
Penggunaan batu alam berukuran kecil sebagai elemen dekorasi mampu menambah nuansa alami pada teras rumah subsidi. Batu alam bisa diaplikasikan sebagai aksen dinding, alas pot tanaman, atau jalur pijakan kecil di depan teras.
Tidak perlu menggunakan batu alam dalam jumlah banyak, karena sedikit aksen saja sudah cukup untuk menciptakan kesan natural dan menyatu dengan lingkungan. Batu alam juga dikenal tahan lama dan mudah dirawat, sehingga cocok untuk penggunaan jangka panjang.
Kombinasi batu alam dengan tanaman hijau akan memberikan kesan sejuk dan asri, meskipun teras memiliki ukuran yang sangat terbatas. Desain ini cocok bagi pemilik rumah subsidi yang ingin tampilan sederhana namun tetap estetik.
9. Teras Rumah Subsidi dengan Konsep Natural Tanpa Banyak Furnitur
Desain terakhir yang cocok untuk teras rumah subsidi adalah konsep natural tanpa banyak furnitur. Fokus utama desain ini adalah menghadirkan elemen alam seperti tanaman, cahaya alami, dan warna-warna netral tanpa memenuhi teras dengan perabot.
Dengan mengurangi jumlah furnitur, teras akan terasa lebih lega dan tidak sumpek. Cukup satu atau dua elemen utama seperti tanaman besar dalam pot dan lampu dinding sederhana untuk menciptakan suasana yang nyaman dan tenang.
Konsep ini sangat cocok bagi pemilik rumah subsidi yang menginginkan teras praktis, mudah dirawat, dan tetap asri. Tanpa biaya besar, teras rumah bisa menjadi area yang menenangkan dan menyenangkan.
Pertanyaan Umun yang Sering Diajukan
1. Apakah teras rumah subsidi bisa terlihat asri tanpa renovasi besar?
Bisa, dengan memanfaatkan tanaman, warna cerah, dan penataan sederhana tanpa mengubah struktur bangunan.
2. Tanaman apa yang cocok untuk teras rumah subsidi kecil?
Tanaman pot seperti lidah mertua, sirih gading, dan monstera mini sangat cocok karena mudah dirawat.
3. Apakah menambahkan kanopi termasuk renovasi mahal?
Tidak, kanopi sederhana dengan bahan ringan bisa dipasang dengan biaya relatif terjangkau.
4. Bagaimana cara membuat teras terasa lebih sejuk?
Gunakan tanaman hijau, warna cerah, dan elemen alami seperti batu alam untuk membantu menurunkan suhu visual.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4985329/original/030035300_1730272837-Depositphotos_389668874_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480299/original/061209800_1769052802-pexels-ibrahim-hasan-759757-16541475.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481133/original/067254900_1769077915-Menggunakan_cutter_untuk_Melubangi_Galon__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366412/original/031439200_1759226870-WhatsApp_Image_2025-09-30_at_16.37.32.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479079/original/074178100_1768967772-Bika_Ambon_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481174/original/016851200_1769080048-pexels-ketut-subiyanto-5037319.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5353723/original/056829600_1758180006-ruang_tamu_lantai_klasik_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481262/original/048647200_1769084174-ide_jualan_takjil_dari_buah_beku_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480635/original/092097700_1769062271-unnamed__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4563010/original/094395700_1693829851-pexels-nicole-michalou-6061574.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480564/original/090568200_1769059565-cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480889/original/045791200_1769070236-Gaya_Victorian_dengan_Pohon_Oak_atau_Cemara_Tua__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480820/original/051245600_1769067907-tenaman_adem.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480802/original/047290500_1769067672-Kebun_dan_Peternakan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480778/original/027354500_1769067234-Gemini_Generated_Image_oq3ie9oq3ie9oq3i_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480739/original/020056800_1769065979-kebun_cbai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480695/original/063976800_1769064699-pohon_alpukat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480700/original/054460000_1769064824-Membersihkan_getah_pohon_di_teras_rumah_dengan_garam__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459391/original/068040300_1767160807-teras_kebun_pot_gantung_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480672/original/077257900_1769064000-Memberi_pupuk_organik_pada_pohon_rambutan_agar_berbuah_lebat__Gemini_AI_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402608/original/032362000_1762254271-unnamed_-_2025-11-04T171618.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394858/original/039789400_1761643209-gelang5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363511/original/082081900_1758946742-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.16.03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2288449/original/015116900_1532331717-Harga-Telur-Ayam6.jpg)