- Mengapa sinar matahari penting untuk tanaman?
- Berapa lama tanaman sayuran membutuhkan sinar matahari setiap hari?
- Bagaimana cara membuat pupuk kompos sendiri di rumah?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Berkebun menjadi salah satu aktivitas yang mulai banyak ditekuni masyarakat sejak masa Pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu. Di momen itu, hampir seluruh lapisan warga melakukan penanaman aneka sayur dan buah sebagai ketahanan pangan di masa sulit. Kegiatan ini mudah dijalankan, karena kita hanya membutuhkan bibit, media tanam serta ketersediaan lahan di rumah.
Meski begitu, tak sedikit dari mereka yang merasakan kegagalan saat melakukan kegiatan bercocok tanam. Beberapa di antaranya seperti hasil panenan yang tak berbuah maupun sayur yang layu sebelum dipetik. Parahnya, beberapa tumbuhan mati saat masih awal-awal ditaruh di media tanam. Sebenarnya ada kunci keberhasilan yang luput di sini, yakni memanfaatkan sinar matahari sebagai tambahan nutrisi.
Hal tersebut disampaikan oleh seorang pensiunan guru asal Desa Babakbawo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, yang sudah kurang lebih 4 tahun menekuni budidaya sayur di rumahnya. Menurutnya, tanaman akan tumbuh dengan baik jika mendapatkan sinar matahari secara cukup.
"Jangan ditaruh di tempat gelap terus, nanti tanamannya pucat," kata Ahmad, kepada Liputan6 baru-baru ini.
Di kesempatan itu, dirinya juga memberikan tips bagaimana porsi sinar matahari yang bisa membuat hasil panen maksimal. Simak informasi selengkapnya, dirangkum Liputan6, Kamis (22/1).
Langkah Awal: Perlu Memahami Porsi Sinar Matahari untuk Tanaman
Sinar matahari merupakan sumber energi utama bagi tumbuhan, berperan penting dalam proses fotosintesis. Fotosintesis adalah mekanisme di mana tumbuhan mengubah energi cahaya menjadi energi kimia dalam bentuk glukosa, yang esensial untuk pertumbuhan dan metabolisme. Tanpa paparan cahaya yang cukup, laju fotosintesis akan menurun, menghambat produksi karbohidrat yang dibutuhkan tanaman.
Kebutuhan sinar matahari setiap tanaman berbeda, dikelompokkan menjadi beberapa kategori. Tanaman "full sun" membutuhkan paparan sinar matahari langsung selama enam hingga delapan jam setiap hari untuk tumbuh optimal, contohnya cabai. Tanaman "partial sun" memerlukan matahari langsung selama tiga hingga enam jam, seperti kemangi dan tomat. Sementara itu, tanaman "partial shade" membutuhkan naungan dari sinar matahari siang yang terik, idealnya hanya terkena matahari pagi selama tiga hingga enam jam, contohnya jahe atau kunyit.
Namun begitu, Ahmad menyebut jika paling ideal tanaman setidaknya harus menerima sinar matahari pagi setidaknya 3 sampai 4 jam sehingga nutrisinya bisa lengkap.
"Dan satu lagi, pastikan tanamannya kena sinar matahari pagi minimal 3 sampai 4 jam," ucap pria 62 tahun itu, menambahkan.
Pemilihan Lokasi dan Penataan Kebun yang Tepat
Pemilihan lokasi kebun yang strategis merupakan faktor penentu dalam memaksimalkan pemanfaatan sinar matahari. Area yang menerima paparan sinar matahari langsung setiap harinya, akan mengalami pertumbuhan secara ideal. Untuk itu, penempatan kebun di sisi selatan atau barat rumah, jika memungkinkan, dapat memberikan durasi penyinaran yang lebih panjang.
Untuk lahan sempit, pemanfaatan ruang vertikal menjadi solusi efektif. Metode seperti kebun vertikal menggunakan rak bertingkat atau pipa PVC dapat menampung banyak tanaman dalam area terbatas. Tanaman merambat seperti mentimun atau kacang panjang dapat diarahkan tumbuh ke atas menggunakan teralis, menghemat ruang horizontal. Desain ini tidak hanya meningkatkan kapasitas tanam, tetapi juga dapat mempercantik tampilan rumah.
"Saran saya, mainkan Vertikultur atau kebun vertikal. Pakai pipa paralon atau botol plastik bekas yang disusun berdiri di tembok. Nggak butuh lahan tanah, cuma butuh paku sama dinding saja. Terus, pakai Sistem Wick atau sistem sumbu buat yang sibuk kerja. Jadi tanamannya ditaruh di botol, bawahnya kasih air nutrisi, nanti airnya naik sendiri lewat kain flanel. Nggak perlu siram tiap hari, " tambahnya.
Persiapan Media Tanam dan Pemilihan Bibit Unggul
Media tanam yang baik merupakan fondasi bagi pertumbuhan tanaman yang sehat dan produktif. Campuran ideal terdiri dari tanah, pupuk kandang atau kompos, dan sekam bakar dengan perbandingan 1:1:1. Komposisi ini menciptakan media yang subur, memiliki rongga cukup untuk pertumbuhan akar, serta mampu menyimpan air dan menyediakan nutrisi. Tanah subur menyediakan mineral lengkap, sementara kompos dan pupuk kandang memperkaya unsur hara makro dan mikro.
Pemilihan bibit yang sehat dan kuat menjadi langkah awal yang krusial. Bibit yang berkualitas memiliki potensi pertumbuhan yang lebih baik dan ketahanan terhadap penyakit. Proses penyemaian benih dapat dilakukan di wadah sederhana seperti gelas plastik bekas atau kotak telur karton. Benih direndam dalam air hangat kuku selama beberapa jam sebelum disemai, kemudian ditutup dengan media tanam tipis dan disiram hati-hati.
Setelah bibit memiliki daun sejati dan cukup kuat, pemindahan ke media tanam utama di pot atau lahan perlu dilakukan. Pemindahan bibit harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak akar. Lubang tanam dibuat seukuran wadah bibit, kemudian bibit dimasukkan dan lubang ditutup kembali dengan media tanam. Penyiraman segera setelah penanaman membantu bibit beradaptasi dengan lingkungan barunya.
Jangan Terlalu Sering Menyiram
Penyiraman yang tepat merupakan bagian penting dalam perawatan tanaman, memastikan ketersediaan air tanpa menyebabkan kelebihan. Tanaman membutuhkan air untuk proses fotosintesis dan transportasi nutrisi. Penyiraman sebaiknya dilakukan secara teratur, namun tidak berlebihan, untuk menghindari kondisi tanah yang terlalu basah yang dapat menghambat pertumbuhan akar.
Pemberian pupuk organik, seperti kompos dan pupuk kandang, menyediakan nutrisi esensial bagi tanaman dan memperbaiki struktur tanah. Pupuk kompos dibuat dari bahan organik seperti sisa makanan, daun kering, dan kotoran hewan, yang kaya akan unsur hara mikro dan mampu menggemburkan tanah. Pupuk kandang mengandung nitrogen, fosfor, dan kalium yang penting untuk pertumbuhan daun, perkembangan akar, dan ketahanan tanaman.
Pembuatan pupuk kompos dapat dilakukan sendiri di rumah dengan bahan-bahan sederhana. Bahan organik dicampur dengan tanah, arang sekam, dan aktivator seperti EM4, kemudian dibiarkan terurai dalam wadah tertutup. Pupuk kandang yang matang dapat ditebar langsung di atas tanah atau dicampur saat pengolahan lahan. Pemberian pupuk secara berkala memastikan tanaman mendapatkan asupan nutrisi yang berkelanjutan, mendukung pertumbuhan optimal dan hasil panen yang melimpah.
Lakukan Pangkas Tanaman Berkala Sebagai Perawatan
Pemantauan rutin terhadap kondisi tanaman merupakan kunci keberhasilan dalam berkebun. Pemeriksaan berkala membantu mendeteksi masalah sejak dini, seperti tanda-tanda kekurangan nutrisi, serangan hama, atau penyakit. Tindakan cepat dalam menanggapi masalah kecil dapat mencegah kerusakan meluas dan menjaga kesehatan tanaman secara keseluruhan.
Pemangkasan adalah teknik perawatan yang merangsang pertumbuhan tanaman yang lebih tebal dan kuat. Proses ini membantu mengarahkan energi tanaman untuk menghasilkan tunas baru, bunga, atau buah. Selain itu, penyiangan gulma secara teratur penting untuk menghilangkan tanaman pengganggu yang bersaing mendapatkan nutrisi, air, dan sinar matahari.
Menjaga kebersihan area kebun juga berkontribusi pada pertumbuhan optimal. Membersihkan sisa-sisa tanaman yang mati atau daun yang gugur dapat mengurangi tempat persembunyian hama dan penyebaran penyakit. Lingkungan kebun yang bersih dan terawat menciptakan kondisi yang mendukung tanaman untuk tumbuh sehat dan produktif, menghasilkan panen yang maksimal.
Bisa Gunakan Pestisida Alami untuk Usir Hama
Pendekatan alami dalam pengendalian hama dan penyakit merupakan pilihan yang ramah lingkungan dan aman bagi kesehatan. Penggunaan pestisida nabati, yang dibuat dari bahan-bahan alami seperti bawang putih, cabai, atau daun mimba, dapat mengusir hama tanpa meninggalkan residu kimia berbahaya. Ramuan ini dapat disemprotkan langsung pada tanaman yang terserang hama.
Penanaman pendamping (companion planting) adalah strategi efektif untuk mencegah serangan hama. Beberapa tanaman memiliki kemampuan alami untuk mengusir hama tertentu atau menarik serangga predator yang bermanfaat. Contohnya, menanam marigold di dekat tomat dapat membantu melindungi tomat dari hama. Kacang-kacangan juga dapat meningkatkan kadar nitrogen di tanah saat ditanam bersama jagung, mendukung pertumbuhan tanaman secara alami.
Pencegahan merupakan kunci utama dalam mengelola hama dan penyakit. Memastikan tanaman mendapatkan nutrisi cukup, air yang memadai, dan sinar matahari optimal akan meningkatkan daya tahan alami tanaman terhadap serangan. Selain itu, menjaga kebersihan kebun, melakukan rotasi tanaman, dan memilih varietas tanaman yang tahan penyakit juga merupakan langkah pencegahan yang efektif. Dengan menerapkan metode alami ini, kebun rumah dapat tetap sehat dan produktif tanpa ketergantungan pada bahan kimia.
Jangan Asal Ambil Sayur Atau Buah saat Panen
Panen yang tepat waktu dan dengan cara yang benar akan memaksimalkan produksi dan kualitas hasil kebun. Memahami siklus hidup setiap tanaman membantu menentukan waktu panen yang optimal. Beberapa sayuran, seperti selada atau bayam, dapat dipanen secara bertahap dengan memetik daun terluar, memungkinkan tanaman terus berproduksi. Panen yang teratur juga mendorong tanaman untuk menghasilkan lebih banyak.
Pemilihan jenis tanaman yang dapat dipanen berulang kali sepanjang musim merupakan strategi cerdas untuk kebun rumah. Tanaman seperti stroberi jenis atau beberapa jenis sayuran daun dapat memberikan hasil secara terus-menerus. Hal ini memastikan pasokan sayuran segar yang berkelanjutan dari kebun, mengurangi kebutuhan untuk membeli dari luar.
Pemanfaatan hasil panen secara maksimal juga mencakup penyimpanan yang tepat dan pengolahan menjadi berbagai hidangan. Hasil panen segar dapat langsung dikonsumsi, diolah menjadi masakan, atau diawetkan untuk penggunaan jangka panjang. Dengan demikian, kebun rumah tidak hanya menyediakan makanan, tetapi juga mendukung kemandirian pangan keluarga. Proses berkebun dari awal hingga panen memberikan kepuasan batin dan mengajarkan kesabaran serta kedisiplinan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
Q: Mengapa sinar matahari penting untuk tanaman?
A: Sinar matahari penting karena merupakan sumber energi utama bagi proses fotosintesis, di mana tumbuhan mengubah energi cahaya menjadi energi kimia untuk pertumbuhannya.
Q: Berapa lama tanaman sayuran membutuhkan sinar matahari setiap hari?
A: Sebagian besar tanaman sayuran membutuhkan paparan sinar matahari langsung selama enam hingga delapan jam setiap hari untuk tumbuh optimal.
Q: Bagaimana cara membuat pupuk kompos sendiri di rumah?
A: Membuat pupuk kompos melibatkan pencampuran bahan organik seperti sampah rumah tangga, daun kering, dan kotoran hewan dengan tanah, arang sekam, dan aktivator seperti EM4.
Q: Apa manfaat pupuk kandang bagi tanaman?
A: Pupuk kandang menyediakan nutrisi makro dan mikro yang esensial untuk pertumbuhan tanaman serta memperbaiki struktur tanah.
Q: Bagaimana cara mengatasi hama di kebun rumah secara alami?
A: Mengatasi hama secara alami dapat dilakukan dengan menggunakan pestisida nabati dan menerapkan penanaman pendamping untuk mengusir hama.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4985329/original/030035300_1730272837-Depositphotos_389668874_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480299/original/061209800_1769052802-pexels-ibrahim-hasan-759757-16541475.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481133/original/067254900_1769077915-Menggunakan_cutter_untuk_Melubangi_Galon__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366412/original/031439200_1759226870-WhatsApp_Image_2025-09-30_at_16.37.32.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479079/original/074178100_1768967772-Bika_Ambon_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481174/original/016851200_1769080048-pexels-ketut-subiyanto-5037319.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5353723/original/056829600_1758180006-ruang_tamu_lantai_klasik_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481262/original/048647200_1769084174-ide_jualan_takjil_dari_buah_beku_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480635/original/092097700_1769062271-unnamed__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4563010/original/094395700_1693829851-pexels-nicole-michalou-6061574.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480564/original/090568200_1769059565-cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480889/original/045791200_1769070236-Gaya_Victorian_dengan_Pohon_Oak_atau_Cemara_Tua__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480820/original/051245600_1769067907-tenaman_adem.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480802/original/047290500_1769067672-Kebun_dan_Peternakan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480778/original/027354500_1769067234-Gemini_Generated_Image_oq3ie9oq3ie9oq3i_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480739/original/020056800_1769065979-kebun_cbai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480695/original/063976800_1769064699-pohon_alpukat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480700/original/054460000_1769064824-Membersihkan_getah_pohon_di_teras_rumah_dengan_garam__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459391/original/068040300_1767160807-teras_kebun_pot_gantung_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480672/original/077257900_1769064000-Memberi_pupuk_organik_pada_pohon_rambutan_agar_berbuah_lebat__Gemini_AI_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402608/original/032362000_1762254271-unnamed_-_2025-11-04T171618.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394858/original/039789400_1761643209-gelang5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363511/original/082081900_1758946742-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.16.03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2288449/original/015116900_1532331717-Harga-Telur-Ayam6.jpg)