- Apakah hidroponik dari ember cat bekas cocok untuk pemula?
- Apakah biaya membuat hidroponik dari ember cat bekas mahal?
- Bisakah tanaman tumbuh optimal tanpa tanah dalam sistem ini?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Berkebun di rumah kini semakin mudah dan efisien, bahkan bagi Anda yang memiliki lahan terbatas. Metode hidroponik memungkinkan tanaman tumbuh tanpa media tanah, menjadi solusi praktis untuk urban farming. Dengan memanfaatkan barang bekas seperti ember cat, Anda bisa memulai cara bikin hidroponik dari ember cat bekas di halaman atau teras rumah.
Teknik ini tidak hanya ramah lingkungan karena mendaur ulang limbah, tetapi juga sangat cocok untuk pemula. Anda dapat menciptakan kebun mini yang produktif dengan biaya yang relatif murah. Sistem hidroponik menawarkan berbagai keuntungan, termasuk pertumbuhan tanaman yang lebih cepat dan penggunaan air lebih hemat dibandingkan metode konvensional.
Mempelajari cara bikin hidroponik dari ember cat bekas adalah langkah awal yang praktis untuk menikmati sayuran segar hasil panen sendiri. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Rabu (21/1/2026).
Persiapan Awal: Ember Cat Bekas dan Perlengkapan Hidroponik
Langkah pertama dalam cara bikin hidroponik dari ember cat bekas adalah mempersiapkan wadah utama dan alat pendukung. Ember cat bekas harus dibersihkan secara menyeluruh untuk menghilangkan sisa-sisa cat atau bahan kimia yang mungkin berbahaya bagi tanaman. Penting untuk memastikan ember dalam kondisi baik dan tidak bocor sebelum digunakan.
Selain ember, siapkan juga net pot, kain flanel sebagai sumbu, serta media tanam seperti hidroton atau arang sekam. Net pot berfungsi sebagai wadah untuk menempatkan bibit tanaman, sementara kain flanel akan menyalurkan nutrisi dari larutan ke akar tanaman. Media tanam ini mampu menopang tanaman dan menjaga aerasi akar.
Larutan nutrisi AB Mix juga menjadi komponen krusial yang menyediakan unsur hara makro dan mikro bagi tanaman. Peralatan tambahan seperti bor atau solder, gunting, dan penggaris juga akan sangat membantu dalam proses perakitan. Memastikan semua bahan dan alat tersedia sebelum memulai akan membuat proses pembuatan hidroponik menjadi lebih lancar dan efisien.
Langkah Penting: Melubangi Ember dan Tutupnya untuk Sistem Hidroponik
Setelah ember bersih, langkah selanjutnya dalam cara bikin hidroponik dari ember cat bekas adalah membuat lubang pada tutup ember. Untuk sistem sumbu (wick system), tutup ember perlu dilubangi seukuran diameter net pot yang akan digunakan. Lubang ini berfungsi sebagai tempat net pot diletakkan dengan stabil.
Beberapa sistem hidroponik lain seperti Dutch Bucket, mungkin memerlukan lubang tambahan pada bagian samping ember untuk sirkulasi air atau pemasangan pipa. Penting untuk memastikan lubang-lubang ini dibuat dengan rapi dan sesuai ukuran agar tidak terjadi kebocoran atau masalah pada sistem.
Untuk sistem sumbu pasif, umumnya tidak diperlukan aerator, menjadikannya pilihan yang lebih sederhana dan hemat energi. Namun, jika ingin meningkatkan kadar oksigen terlarut dalam nutrisi, lubang kecil bisa dibuat pada tutup ember untuk memasukkan selang aerator.
Merakit Sistem Sumbu: Metode Hidroponik Sederhana dari Ember Bekas
Sistem sumbu adalah salah satu metode paling sederhana untuk cara bikin hidroponik dari ember cat bekas, sangat cocok untuk pemula. Setelah tutup ember dilubangi, masukkan kain flanel melalui lubang net pot hingga sebagian menjuntai ke dalam ember. Kain flanel ini akan berfungsi sebagai "sumbu" yang menyerap larutan nutrisi ke media tanam.
Selanjutnya, isi net pot dengan media tanam seperti hidroton atau arang sekam, lalu tempatkan bibit tanaman yang sudah disemai di dalamnya. Pastikan akar bibit bersentuhan dengan kain flanel agar penyerapan nutrisi optimal.
Terakhir, isi ember dengan larutan nutrisi hidroponik hingga mencapai dasar net pot, namun tidak merendam seluruh media tanam. Pastikan larutan nutrisi tidak terlalu penuh agar ada ruang udara bagi akar tanaman untuk bernapas.
Panduan Menyiapkan Larutan Nutrisi AB Mix untuk Hidroponik
Larutan nutrisi AB Mix adalah kunci keberhasilan dalam cara bikin hidroponik dari ember cat bekas karena menyediakan semua unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkan tanaman. Penting untuk mengikuti petunjuk penggunaan pada kemasan AB Mix dengan cermat.
Umumnya, larutan A dan B dicampur secara terpisah dengan air bersih sebelum digabungkan. Konsentrasi nutrisi perlu disesuaikan dengan jenis tanaman dan fase pertumbuhannya. Misalnya, untuk bibit awal, konsentrasi yang lebih rendah mungkin diperlukan, sekitar 1000 ppm.
Penting juga untuk memantau pH larutan nutrisi secara berkala, yang idealnya berada di kisaran 5.5 hingga 6.5 untuk sebagian besar tanaman hidroponik. Pengukuran pH secara teratur akan memastikan nutrisi dapat diserap dengan baik oleh akar tanaman, mendukung pertumbuhan optimal.
Proses Penanaman Bibit dan Perawatan Awal Hidroponik Ember
Setelah sistem hidroponik dari ember cat bekas siap, saatnya menanam bibit yang sudah disemai di rockwool atau media semai lainnya. Bibit ini dapat langsung dipindahkan ke net pot yang sudah berisi media tanam. Pastikan bibit dalam kondisi sehat dan akarnya sudah cukup panjang.
Tempatkan ember di lokasi yang mendapatkan sinar matahari yang cukup, idealnya 8-10 jam sehari. Sinar matahari adalah faktor penting untuk fotosintesis dan pertumbuhan tanaman yang optimal. Jika sinar matahari alami kurang, lampu tumbuh (grow light) bisa menjadi alternatif yang efektif.
Selama masa awal pertumbuhan, pantau ketinggian larutan nutrisi dan pastikan kain flanel tetap basah. Periksa juga tanda-tanda kekurangan nutrisi atau serangan hama, meskipun sistem hidroponik cenderung lebih minim hama dibandingkan penanaman di tanah.
Tips Pemeliharaan Rutin untuk Hidroponik Ember Cat Bekas
Pemeliharaan rutin sangat penting untuk keberhasilan cara bikin hidroponik dari ember cat bekas Anda. Periksa ketinggian larutan nutrisi setiap beberapa hari dan tambahkan jika berkurang. Larutan nutrisi perlu diganti secara berkala, biasanya setiap 1-2 minggu, untuk memastikan ketersediaan nutrisi yang segar dan seimbang.
Pantau juga pH larutan nutrisi secara teratur menggunakan pH meter atau kertas lakmus. Jika pH terlalu tinggi atau rendah, sesuaikan dengan penambahan pH up atau pH down yang tersedia di toko pertanian. pH yang tidak sesuai dapat menghambat penyerapan nutrisi oleh tanaman.
Bersihkan ember dan net pot secara berkala untuk mencegah penumpukan alga atau lumut yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman. Kebersihan sistem akan menjaga lingkungan tumbuh tetap sehat dan produktif.
Pilihan Tanaman Ideal untuk Hidroponik Ember Cat Bekas
Banyak jenis tanaman yang cocok untuk dibudidayakan dengan cara bikin hidroponik dari ember cat bekas, terutama menggunakan sistem sumbu. Sayuran daun seperti kangkung, selada, bayam, dan sawi adalah pilihan yang sangat baik. Tanaman ini memiliki pertumbuhan yang cepat dan tidak memerlukan sistem yang rumit.
Untuk tanaman buah seperti cabai, tomat, atau timun, sistem Dutch Bucket yang sedikit lebih kompleks mungkin lebih cocok karena membutuhkan sirkulasi nutrisi yang lebih intensif. Namun, beberapa sumber juga menyebutkan cabai dan tomat bisa ditanam dengan sistem wick di ember cat bekas.
Pilihlah tanaman yang sesuai dengan kondisi lingkungan rumah Anda dan tingkat kesulitan yang ingin Anda hadapi. Memulai dengan sayuran daun adalah cara terbaik untuk pemula yang ingin mencoba hidroponik.
FAQ
- Apakah hidroponik dari ember cat bekas cocok untuk pemula? Sangat cocok, terutama dengan sistem sumbu yang mudah dibuat dan dirawat.
- Apakah biaya membuat hidroponik dari ember cat bekas mahal? Tidak, dengan memanfaatkan barang bekas dan sistem sederhana, biaya bisa ditekan seminimal mungkin.
- Bisakah tanaman tumbuh optimal tanpa tanah dalam sistem ini? Ya, tanaman dapat tumbuh dengan baik asalkan nutrisi, air, dan cahaya terpenuhi.
- Media tanam apa yang paling cocok untuk hidroponik ember cat bekas? Media seperti hidroton dan arang sekam umum digunakan karena mampu menopang tanaman dan menjaga aerasi akar.
- Berapa lama waktu panen untuk tanaman hidroponik di ember cat bekas? Waktu panen bervariasi tergantung jenis tanaman, misalnya kangkung bisa dipanen dalam 20-25 hari.
- Bagaimana cara memastikan ember cat bekas aman digunakan? Ember harus dicuci bersih total hingga tidak ada sisa cat atau bahan kimia yang dapat meracuni tanaman.
- Apakah sistem hidroponik ember cat bekas memerlukan pompa air? Sistem sumbu (wick system) tidak memerlukan pompa air, menjadikannya pilihan yang lebih mudah dan hemat energi.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4985329/original/030035300_1730272837-Depositphotos_389668874_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480299/original/061209800_1769052802-pexels-ibrahim-hasan-759757-16541475.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481133/original/067254900_1769077915-Menggunakan_cutter_untuk_Melubangi_Galon__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366412/original/031439200_1759226870-WhatsApp_Image_2025-09-30_at_16.37.32.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479079/original/074178100_1768967772-Bika_Ambon_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481174/original/016851200_1769080048-pexels-ketut-subiyanto-5037319.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5353723/original/056829600_1758180006-ruang_tamu_lantai_klasik_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481262/original/048647200_1769084174-ide_jualan_takjil_dari_buah_beku_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480635/original/092097700_1769062271-unnamed__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4563010/original/094395700_1693829851-pexels-nicole-michalou-6061574.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480564/original/090568200_1769059565-cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480889/original/045791200_1769070236-Gaya_Victorian_dengan_Pohon_Oak_atau_Cemara_Tua__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480820/original/051245600_1769067907-tenaman_adem.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480802/original/047290500_1769067672-Kebun_dan_Peternakan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480778/original/027354500_1769067234-Gemini_Generated_Image_oq3ie9oq3ie9oq3i_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480739/original/020056800_1769065979-kebun_cbai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480695/original/063976800_1769064699-pohon_alpukat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480700/original/054460000_1769064824-Membersihkan_getah_pohon_di_teras_rumah_dengan_garam__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459391/original/068040300_1767160807-teras_kebun_pot_gantung_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480672/original/077257900_1769064000-Memberi_pupuk_organik_pada_pohon_rambutan_agar_berbuah_lebat__Gemini_AI_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402608/original/032362000_1762254271-unnamed_-_2025-11-04T171618.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394858/original/039789400_1761643209-gelang5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363511/original/082081900_1758946742-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.16.03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2288449/original/015116900_1532331717-Harga-Telur-Ayam6.jpg)