9 Model Teras Rumah Tertutup tapi Tidak Pengap, Modern dan Fungsional

6 days ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Teras rumah tidak selalu harus terbuka agar terasa nyaman. Desain modern memungkinkan penggunaan ruang tertutup tanpa mengurangi kesan lega. Artikel ini membahas berbagai model teras rumah tertutup tapi tidak pengap, agar pemilik rumah bisa menikmati suasana santai sambil terlindung dari cuaca ekstrem.

Penting bagi rumah minimalis maupun luas untuk memanfaatkan teras secara optimal. Ventilasi, pencahayaan dan material yang tepat menjadi kunci supaya ruang tertutup tidak terasa pengap atau sumpek. Ide-ide desain ini menghadirkan model teras rumah tertutup tapi tidak pengap, sehingga fungsi estetika dan kenyamanan terpenuhi secara bersamaan.

Selain fungsional, teras juga mencerminkan karakter pemilik rumah. Penggunaan kaca, kisi-kisi dan tanaman hijau dapat membuat teras terasa segar meskipun tertutup sepenuhnya. Inspirasi berikut menampilkan model teras rumah tertutup tapi tidak pengap yang cocok untuk berbagai gaya arsitektur dan kebutuhan keluarga.

Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (16/1/2026).

1. Teras dengan Pintu dan Jendela Kaca Berukuran Besar

Memanfaatkan pintu atau jendela kaca berukuran besar merupakan strategi efektif untuk memaksimalkan masuknya cahaya alami ke dalam teras. Desain ini tidak hanya membuat ruang tertutup tetap terang dan terasa lapang, tetapi juga melindungi area dari hujan, debu, serta angin kencang. Kaca berukuran besar memberikan kesan visual lebih luas, sehingga meski teras sepenuhnya tertutup, penghuni tetap merasa nyaman dan tidak sesak.

2. Teras dengan Atap Transparan

Pemasangan atap transparan dari material seperti kaca tempered atau polycarbonate memungkinkan cahaya matahari menembus seluruh permukaan teras. Meskipun teras tertutup, pencahayaan alami yang maksimal membuat ruang tetap terang dan tidak terasa pengap. Atap transparan juga menjaga keamanan dari air hujan dan debu, sehingga teras tetap fungsional tanpa mengurangi kenyamanan dan estetika rumah.

3. Teras Tertutup dengan Ventilasi Atas

Pemasangan ventilasi di bagian atas dinding atau plafon memberikan sirkulasi udara alami yang optimal. Udara panas dapat keluar melalui ventilasi ini, sementara udara segar masuk dari jendela atau celah lainnya, menjaga suhu teras tetap sejuk. Desain ini penting agar ruang tertutup tidak terasa pengap, sekaligus membantu mencegah kelembapan berlebih dan meningkatkan kenyamanan saat digunakan sebagai ruang santai atau ruang keluarga tambahan.

4. Teras Tertutup Menggunakan Kaca Geser

Menggunakan panel kaca geser pada teras memberikan fleksibilitas tinggi. Panel ini dapat dibuka sebagian atau seluruhnya saat cuaca cerah, memungkinkan udara segar masuk dan sirkulasi tetap lancar. Desain kaca geser juga mempertahankan keamanan dan kenyamanan saat teras ditutup, sehingga teras tertutup tetap terang, sejuk, dan terasa lapang meski berada di area terbatas.

5. Teras dengan Plafon Tinggi

Meninggikan plafon teras secara signifikan meningkatkan kesan luas dan lapang pada ruang tertutup. Plafon tinggi juga mendukung pergerakan udara yang lebih baik, sehingga udara panas naik dan tidak membuat teras terasa pengap. Kombinasi plafon tinggi dengan jendela tinggi atau ventilasi tambahan semakin meningkatkan kenyamanan dan memberikan efek estetika modern pada teras.

6. Teras Tertutup dengan Tirai atau Gorden Tipis

Penggunaan tirai atau gorden ringan yang dapat dibuka-tutup, memungkinkan cahaya alami masuk secara optimal sambil mengontrol privasi. Tirai tipis juga memudahkan aliran udara tetap bergerak bila dipadukan dengan jendela atau ventilasi. Desain ini ideal untuk teras tertutup yang digunakan sebagai ruang santai, ruang baca, atau area bersantai keluarga tanpa menimbulkan kesan sumpek.

7. Teras dengan Pintu dan Jendela Kombinasi

Menggunakan kombinasi jendela kecil di atas pintu atau dinding memberikan jalur sirkulasi udara tambahan. Desain ini memastikan udara panas dapat keluar dan udara segar masuk secara merata, sehingga teras tertutup tetap terasa sejuk dan nyaman. Selain fungsional, kombinasi ini menambah estetika visual, menciptakan tampilan teras modern dan elegan.

8. Teras dengan Material Dinding Semi-Transparan

Memanfaatkan bata berlubang, kisi-kisi kayu, atau panel anyaman sebagai dinding teras memungkinkan cahaya dan udara masuk secara natural. Material semi-transparan ini mencegah teras terasa pengap meskipun sepenuhnya tertutup, sekaligus memberikan nuansa artistik dan dekoratif. Ruang terasa lebih lapang dan menyegarkan, cocok untuk hunian modern maupun minimalis.

9. Teras Tertutup dengan Tanaman Indoor

Menempatkan tanaman hijau di sekitar teras membantu menyerap panas, meningkatkan kualitas udara, dan memberikan suasana sejuk alami. Tanaman indoor juga menambah kesan estetika dan menghadirkan suasana asri. Jika dikombinasikan dengan ventilasi atau jendela kaca, teras tertutup tetap terasa lega, segar, dan nyaman untuk digunakan sebagai ruang santai atau area interaksi keluarga.

FAQ Seputar Topik

Bagaimana cara membuat model teras rumah tertutup tapi tidak pengap?

Kunci utamanya adalah menerapkan strategi ventilasi alami yang baik, seperti ventilasi silang melalui penempatan jendela dan pintu yang strategis, serta menggunakan material yang mendukung sirkulasi udara dan meredam panas.

Material apa yang cocok untuk teras tertutup agar tetap sejuk?

Untuk atap, gunakan polikarbonat atau uPVC yang ringan dan isolatif. Untuk lantai, pilih keramik outdoor, batu alam, atau rumput sintetis yang meredam panas. Dinding roster atau kisi-kisi WPC juga direkomendasikan untuk sirkulasi udara.

Tanaman apa yang direkomendasikan untuk teras tertutup agar lebih asri dan sejuk?

Tanaman seperti palem (bambu, kuning, kecil), puring, pakis, lidah mertua, sirih gading, dan monstera sangat cocok. Tanaman rambat atau vertical garden juga efektif untuk menyerap panas.

Apakah teras yang ditinggikan dapat membantu mengurangi rasa pengap?

Ya, teras yang dibuat sedikit lebih tinggi dari permukaan tanah dapat membantu mengurangi panas lembap yang naik dari tanah, serta memungkinkan sirkulasi udara tambahan di bawah lantai, menjaga suhu teras tetap sejuk.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |