9 Ide Peternakan Kecil Campuran Ayam dan Ikan untuk Usaha Keluarga, Untung Berlipat

3 days ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Usaha rumahan kini banyak diminati karena fleksibel dan bernilai ekonomis. Ide peternakan kecil campuran ayam dan ikan untuk usaha keluarga menjadi pilihan menarik dengan potensi hasil pangan yang stabil.

Lahan terbatas dapat dimanfaatkan secara optimal melalui sistem ternak terpadu. Ide peternakan kecil campuran ayam dan ikan untuk usaha keluarga membantu meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya.

Selain menghasilkan keuntungan, konsep ini juga memperkuat kerja sama keluarga. Ide peternakan kecil campuran ayam dan ikan untuk usaha keluarga dapat dijalankan bersama secara berkelanjutan.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang ide peternakan kecil campuran ayam dan ikan untuk usaha keluarga, Senin (19/1/2026).

1. Ayam Petelur dan Ikan Lele Terpadu

Salah satu ide peternakan kecil campuran ayam dan ikan untuk usaha keluarga yang paling banyak diterapkan adalah memadukan ayam petelur dengan ikan lele.

Sistem ini memberikan keuntungan ganda karena telur dapat dipanen setiap hari, sementara lele memiliki masa pemeliharaan yang relatif singkat.

Kandang ayam dibuat di atas kolam agar kotoran ayam jatuh langsung ke air dan dimanfaatkan sebagai pakan tambahan atau pupuk alami bagi lele, sehingga biaya pakan ikan dapat ditekan secara signifikan.

2. Ayam Pedaging dan Ikan Nila

Bagi keluarga yang menginginkan perputaran modal cepat, ide peternakan kecil campuran ayam dan ikan untuk usaha keluarga ini sangat layak dicoba.

Ayam pedaging dapat dipanen dalam waktu singkat, sementara ikan nila dikenal tahan terhadap limbah organik. Kotoran ayam dan sisa pakan berfungsi sebagai nutrisi alami ikan, menjadikan sistem ini mudah dikelola dan stabil dari sisi produksi.

3. Ayam Pedaging dan Ikan Gurami

Mengombinasikan ayam broiler dengan ikan gurami merupakan ide peternakan kecil campuran ayam dan ikan untuk usaha keluarga yang mengandalkan nilai jual tinggi.

Gurami memiliki daya tahan baik dan harga pasar yang relatif stabil, sedangkan ayam pedaging mampu mendukung arus kas keluarga karena masa panennya yang singkat dan permintaan pasar yang tinggi.

4. Konsep Longyam Ayam Kampung dan Ikan Air Tawar

Konsep longyam menjadi ide peternakan kecil campuran ayam dan ikan untuk usaha keluarga yang cocok diterapkan di pedesaan.

Ayam kampung dipelihara di atas kolam lele atau nila, sehingga kotoran dan sisa pakan ayam menjadi sumber nutrisi tambahan bagi ikan. Produk ayam kampung memiliki pasar khusus dengan harga lebih mahal, sementara lahan dimanfaatkan secara maksimal.

5. Sistem Akuaponik Ayam, Ikan, dan Sayuran

Sistem akuaponik terpadu merupakan ide peternakan kecil campuran ayam dan ikan untuk usaha keluarga yang modern dan efisien.

Air kolam ikan yang kaya nutrisi dialirkan ke media tanam sayuran seperti kangkung atau sawi, kemudian disirkulasikan kembali ke kolam. Dengan sistem ini, keluarga dapat memperoleh pendapatan dari ayam, ikan, dan sayuran sekaligus.

6. Peternakan Terpadu dengan Maggot BSF

Pemanfaatan maggot Black Soldier Fly menjadi ide peternakan kecil campuran ayam dan ikan untuk usaha keluarga yang fokus pada penghematan biaya pakan.

Maggot dibudidayakan dari limbah organik rumah tangga atau pertanian, lalu digunakan sebagai pakan berprotein tinggi bagi ayam dan ikan, sehingga usaha lebih hemat, efisien, dan ramah lingkungan.

7. Integrasi Limbah Pertanian Ayam dan Ikan

Menggabungkan limbah pertanian ke dalam sistem ternak merupakan ide peternakan kecil campuran ayam dan ikan untuk usaha keluarga yang berkelanjutan.

Jerami, daun, atau kulit buah dapat dimanfaatkan sebagai pakan ayam, sementara kotoran ayam digunakan sebagai nutrisi kolam ikan. Sistem ini menciptakan siklus usaha yang saling mendukung dan minim limbah.

8. Ayam Ras dan Ikan Patin di Lahan Rawa

Di wilayah rawa atau pasang surut, ide peternakan kecil campuran ayam dan ikan untuk usaha keluarga dapat diterapkan dengan memadukan ayam ras pedaging dan ikan patin.

Patin dikenal tahan terhadap kondisi air ekstrem, sementara ayam ras ditempatkan di atas kolam untuk memanfaatkan limbah secara optimal, sehingga lahan sulit tetap produktif.

9. Peternakan Hobi Ayam Hias dan Ikan Hias

Untuk keluarga yang menyukai usaha berbasis hobi, ide peternakan kecil campuran ayam dan ikan untuk usaha keluarga dapat diwujudkan dengan memelihara ayam hias seperti serama atau kate di atas kolam ikan koi atau maskoki.

Fokus utama bukan pada volume produksi, melainkan pada nilai estetika dan harga jual tinggi per ekor, sehingga cocok untuk lahan terbatas.

Q & A Seputar Topik

Apa itu ide peternakan kecil campuran ayam dan ikan?

Ide peternakan kecil campuran ayam dan ikan adalah sistem agribisnis terpadu yang mengintegrasikan budidaya ayam dan ikan dalam satu lokasi, di mana kotoran ayam dapat dimanfaatkan sebagai pakan atau pupuk untuk ikan, sehingga menekan biaya operasional dan mengoptimalkan lahan.

Bagaimana sistem terpadu ayam dan ikan dapat menekan biaya pakan?

Sistem ini menekan biaya pakan karena kotoran dan sisa pakan ayam yang jatuh ke kolam dapat langsung dimanfaatkan oleh ikan sebagai pakan tambahan atau pupuk alami, mengurangi kebutuhan pakan pabrikan hingga 50% lebih rendah.

Jenis ikan apa yang cocok untuk sistem peternakan terpadu dengan ayam?

Jenis ikan air tawar seperti lele, nila, gurami, atau patin sangat cocok karena dikenal rakus, memiliki daya tahan tinggi terhadap limbah organik, dan mampu mencerna kotoran ayam dengan baik.

Apakah sistem akuaponik terpadu menguntungkan?

Ya, sistem akuaponik terpadu sangat menguntungkan karena menghasilkan tiga sumber pendapatan sekaligus: telur/daging ayam, ikan segar, dan sayuran organik, dengan efisiensi sirkulasi tertutup yang meminimalkan penggunaan air dan pupuk kimia.

Jenis ikan apa yang cocok untuk sistem peternakan terpadu dengan ayam?

Modal awal untuk memulai ide peternakan kecil campuran ayam dan ikan sangat variatif, mulai dari 5-10 juta rupiah untuk skala kecil dengan kolam terpal dan kandang panggung sederhana.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |