Liputan6.com, Jakarta - Kamar mandi yang bersih dan aman adalah dambaan setiap penghuni rumah. Namun, pertumbuhan lumut di lantai kamar mandi seringkali menjadi masalah yang mengganggu. Lumut tidak hanya membuat permukaan lantai menjadi licin dan berbahaya, tetapi juga dapat menimbulkan bau tidak sedap yang mengurangi kenyamanan. Kondisi lembap dan kurangnya sirkulasi udara menjadi pemicu utama suburnya lumut di area ini.
Membersihkan lumut secara teratur menjadi langkah krusial untuk menjaga higienitas dan keamanan kamar mandi. Untungnya, Anda tidak perlu khawatir, karena berbagai bahan sederhana yang mudah ditemukan di rumah dapat dimanfaatkan secara efektif untuk mengatasi masalah ini. Dari sabun cuci piring hingga cuka, solusi alami ini menawarkan cara praktis dan terjangkau untuk mengembalikan kilau lantai kamar mandi Anda.
Artikel ini akan mengulas secara komprehensif delapan tips jitu membersihkan lumut di lantai kamar mandi menggunakan bahan-bahan rumahan. Dengan panduan ini, Anda dapat menjaga kamar mandi tetap bersih, aman, dan bebas lumut tanpa perlu menggunakan produk pembersih kimia yang keras. Mari kita simak cara-cara efektif untuk menghilangkan lumut membandel dan mencegahnya tumbuh kembali.
1. Manfaatkan Sabun Cuci Piring
Sabun cuci piring merupakan bahan serbaguna yang sangat efektif untuk membersihkan lumut di berbagai jenis permukaan. Bahan ini dapat diaplikasikan pada keramik, kayu, marmer, atau granit yang berlumut, menjadikannya pilihan praktis untuk sebagian besar kamar mandi.
Untuk menggunakannya, cukup campurkan sabun cuci piring dengan air hangat. Setelah larutan tercampur rata, aplikasikan pada area yang berlumut. Kemudian, gunakan sikat atau spons untuk menggosok permukaan hingga lumut terangkat dan bersih.
Larutan detergen pencuci piring ini juga cocok untuk membersihkan permukaan yang basah, sangat membantu jika Anda tidak bisa menunggu hingga kamar mandi kering sepenuhnya sebelum membersihkan.
2. Penggunaan Soda Kue Efektif Usir Lumut
Soda kue atau baking soda memiliki sifat abrasif ringan yang sangat efektif dalam mengangkat kotoran dan lumut dari permukaan lantai kamar mandi. Bahan ini merupakan alternatif alami yang aman dan mudah digunakan.
Caranya, campurkan seperempat sendok makan soda kue dengan air dalam botol semprot, lalu kocok hingga larut. Semprotkan larutan ini ke dinding atau lantai yang berlumut, kemudian gosok menggunakan spons atau sikat non-gores hingga lumut terangkat. Setelah itu, bilas dengan air bersih.
Selain menghilangkan lumut, campuran soda kue juga dapat menyerap kelembapan, yang akan membantu mengurangi pertumbuhan lumut di kemudian hari. Sifat pengeringannya berkontribusi mencegah lumut kembali tumbuh.
3. Cuka Putih, Bahan Dapur Serbaguna
Cuka putih adalah bahan dapur serbaguna yang efektif membunuh spora lumut berkat kandungan asam asetat di dalamnya. Asam asetat ini juga berfungsi sebagai agen pembersih dan antiseptik alami, serta memiliki sifat antibakteri dan antijamur.
Untuk membersihkan lumut, cukup semprotkan cuka ke area yang berlumut dan diamkan selama sekitar 30 menit. Setelah itu, sikat dengan sikat kamar mandi dan bilas hingga bersih. Cuka juga dapat membantu menghilangkan bau tidak sedap di kamar mandi.
Penting untuk diingat bahwa cuka tidak cocok untuk permukaan yang rentan terhadap asam seperti marmer, kayu, dan granit jika didiamkan terlalu lama, karena dapat merusak material tersebut. Oleh karena itu, pastikan untuk segera membilasnya setelah lumut terangkat.
4. Garam Dapur untuk Lumut Membandel
Garam dapur, bahan yang selalu ada di dapur, ternyata bisa menjadi solusi jitu untuk mengatasi lumut yang mengganggu di kamar mandi. Garam memiliki sifat abrasif ringan yang dapat membantu mengikis lumut tanpa merusak permukaan lantai.
Anda bisa menaburkan garam dapur langsung pada area kamar mandi yang berlumut, lalu sikat menggunakan sikat WC. Setelah lumut terangkat, siram bekas lumut dengan air biasa hingga bersih.
Selain sifat abrasifnya, garam juga memiliki efek dehidrasi terhadap sel lumut. Namun, hindari mendiamkan air garam di keramik terlalu lama karena dapat merusak material kamar mandi.
5. Sitrun (Asam Sitrat) sebagai Solusi Efektif
Sitrun atau asam sitrat juga merupakan bahan yang efektif untuk membersihkan lumut di kamar mandi. Bahan ini mudah ditemukan dan relatif aman digunakan.
Cara penggunaannya adalah dengan menaburkan bubuk sitrun pada area yang berlumut. Diamkan selama 1-2 jam agar sitrun bekerja maksimal dalam melunakkan lumut. Setelah didiamkan, sikat permukaan yang berlumut dan bilas dengan air bersih hingga tidak ada lagi bekas sitrun dan lumut yang tertinggal.
6. Metode Pembersihan dengan Air Mendidih
Salah satu cara paling sederhana dan cepat untuk membersihkan lumut adalah dengan menyiramnya menggunakan air mendidih. Panas dari air mendidih dapat membantu melunakkan dan membunuh lumut secara instan.
Cukup siramkan air mendidih secara langsung ke area lantai atau dinding kamar mandi yang berlumut. Metode ini sangat praktis dan tidak memerlukan bahan tambahan lain.
Meskipun sederhana, berhati-hatilah saat menggunakan air mendidih untuk menghindari luka bakar. Pastikan area tersebut dapat menahan suhu tinggi tanpa merusak material.
7. Minyak Kayu Putih untuk Kebersihan dan Aroma Segar
Minyak kayu putih tidak hanya dikenal dengan aromanya yang segar, tetapi juga memiliki sifat antijamur yang efektif. Sifat ini menjadikannya pilihan menarik untuk membersihkan kamar mandi dari lumut.
Untuk memanfaatkannya, campurkan beberapa tetes minyak kayu putih dengan air. Kemudian, semprotkan larutan ini ke area yang berlumut.
Setelah disemprotkan, gosok permukaan dengan sikat atau spons hingga lumut terangkat. Selain bersih, kamar mandi Anda juga akan memiliki aroma yang lebih segar.
8. Penggunaan Cairan Pemutih (Bleach)
Cairan pemutih atau bleach dapat menjadi solusi ampuh untuk mengatasi lumut yang sudah tebal atau membandel dan sulit dihilangkan dengan metode lain. Bahan ini bekerja cepat mengangkat lumut dari permukaan keramik maupun porselen.
Campurkan 3/4 cangkir pemutih pakaian dengan 2-3 liter air, lalu masukkan larutan ke dalam botol semprot. Semprotkan ke area yang ingin dibersihkan dan diamkan selama kurang lebih 5 menit agar menyerap. Setelah itu, bilas dengan air dan biarkan kering.
Namun, cairan pemutih bersifat keras dan harus digunakan dengan sangat hati-hati. Demi keamanan, selalu gunakan sarung tangan dan pastikan ventilasi kamar mandi baik. Hindari mencampurkan pemutih dengan bahan lain selain air, terutama yang mengandung amonia, karena dapat menghasilkan gas berbahaya. Pemutih juga kurang cocok untuk kayu dan dapat merusak permukaan jika tidak segera dibersihkan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Membersihkan Lumut
Apakah lumut di bak kamar mandi berbahaya?
Ya, lumut di bak kamar mandi dapat membuat air terlihat kotor dan licin, serta menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. Jika dibiarkan, lumut bisa menimbulkan bau tidak sedap dan berpotensi mengganggu kesehatan kulit.
Seberapa sering kamar mandi harus dikuras untuk mencegah lumut?
Kamar mandi atau bak mandi sebaiknya dikuras setidaknya satu hingga dua minggu sekali. Frekuensi ini bisa lebih sering jika air cepat berubah warna dan berbau.
Bagaimana cara mencegah lumut tumbuh kembali di kamar mandi?
Untuk mencegah lumut tumbuh kembali, pastikan ventilasi kamar mandi baik, keringkan permukaan setelah digunakan, hindari genangan air, dan rutin membersihkan nat keramik. Penggunaan pembersih antibakteri berkala juga dapat membantu.
Apakah aman menggunakan tawas di bak kamar mandi?
Tawas umumnya dipakai untuk menjernihkan air dan relatif aman dalam jumlah kecil. Namun, penggunaannya tidak boleh berlebihan dan bak mandi tetap perlu dikuras secara rutin.
Apa bahan alami yang efektif untuk membersihkan lumut di lantai kamar mandi?
Beberapa bahan alami yang efektif adalah cuka, baking soda, air panas, dan jeruk nipis. Bahan-bahan ini mampu membunuh spora lumut sekaligus membersihkan noda licin tanpa merusak lantai.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4985329/original/030035300_1730272837-Depositphotos_389668874_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480299/original/061209800_1769052802-pexels-ibrahim-hasan-759757-16541475.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481133/original/067254900_1769077915-Menggunakan_cutter_untuk_Melubangi_Galon__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366412/original/031439200_1759226870-WhatsApp_Image_2025-09-30_at_16.37.32.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479079/original/074178100_1768967772-Bika_Ambon_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481174/original/016851200_1769080048-pexels-ketut-subiyanto-5037319.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5353723/original/056829600_1758180006-ruang_tamu_lantai_klasik_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481262/original/048647200_1769084174-ide_jualan_takjil_dari_buah_beku_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480635/original/092097700_1769062271-unnamed__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4563010/original/094395700_1693829851-pexels-nicole-michalou-6061574.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480564/original/090568200_1769059565-cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480889/original/045791200_1769070236-Gaya_Victorian_dengan_Pohon_Oak_atau_Cemara_Tua__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480820/original/051245600_1769067907-tenaman_adem.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480802/original/047290500_1769067672-Kebun_dan_Peternakan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480778/original/027354500_1769067234-Gemini_Generated_Image_oq3ie9oq3ie9oq3i_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480739/original/020056800_1769065979-kebun_cbai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480695/original/063976800_1769064699-pohon_alpukat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480700/original/054460000_1769064824-Membersihkan_getah_pohon_di_teras_rumah_dengan_garam__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459391/original/068040300_1767160807-teras_kebun_pot_gantung_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480672/original/077257900_1769064000-Memberi_pupuk_organik_pada_pohon_rambutan_agar_berbuah_lebat__Gemini_AI_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402608/original/032362000_1762254271-unnamed_-_2025-11-04T171618.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394858/original/039789400_1761643209-gelang5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363511/original/082081900_1758946742-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.16.03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2288449/original/015116900_1532331717-Harga-Telur-Ayam6.jpg)