Liputan6.com, Jakarta - Pembahasan seputar tanaman air terbaik untuk kolam ikan menjadi topik penting, bagi pemilik kolam rumahan maupun pecinta ikan hias. Kehadiran tanaman perairan mampu menciptakan suasana alami, menjaga kestabilan ekosistem, serta memberi nilai estetika tinggi pada area kolam.
Pengetahuan seputar tanaman air terbaik untuk kolam ikan tidak hanya berkaitan soal keindahan visual. Setiap jenis tanaman memiliki fungsi biologis tersendiri seperti penyerapan nutrisi berlebih, penghasil oksigen alami dan penyedia ruang perlindungan bagi ikan kecil. Pemilihan tanaman tepat akan mendukung kualitas air tetap jernih, serta mengurangi risiko stres pada penghuni kolam.
Banyak pemilik kolam belum memahami, bahwa tanaman air dapat berperan sebagai sistem filtrasi alami. Melalui pemahaman dasar ini, proses perawatan kolam terasa lebih ringan tanpa ketergantungan penuh pada peralatan teknis modern. Perencanaan matang sejak awal akan membantu kolam ikan berkembang menjadi ruang hidup harmonis, nyaman, serta menyenangkan dipandang.
Berikut beberapa rekomendasi tanaman air terbaik untuk kolam ikan yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (19/1/2026).
1. Eceng Gondok
Eceng gondok termasuk tanaman air mengapung yang memiliki laju pertumbuhan cukup cepat. Tanaman ini cocok digunakan pada kolam ikan luar ruangan berukuran sedang hingga besar, terutama kolam yang mendapatkan sinar matahari hampir sepanjang hari. Daunnya mengapung di permukaan air, sementara akarnya menggantung panjang ke dalam kolam.
Salah satu keunggulan utama eceng gondok adalah kemampuannya dalam menyerap zat-zat berbahaya seperti amonia, sisa pakan, serta logam berat. Hal tersebut sangat membantu menjaga air kolam tetap bersih dan aman bagi ikan. Akar eceng gondok yang panjang juga sering dimanfaatkan ikan kecil atau burayak sebagai tempat berlindung dari gangguan ikan yang lebih besar.
Selain itu, eceng gondok berkontribusi dalam menjaga suhu air kolam agar tidak terlalu panas saat cuaca terik. Daun yang mengapung membantu menghalangi sinar matahari langsung, sehingga ikan tetap merasa nyaman. Meski demikian, pertumbuhan eceng gondok perlu dikontrol secara rutin agar tidak menutupi seluruh permukaan kolam dan mengganggu sirkulasi oksigen.
2. Vallisneria
Vallisneria merupakan tanaman air berdaun panjang menyerupai pita yang tumbuh tegak dari dasar kolam menuju permukaan air. Tanaman ini cocok digunakan pada kolam ikan hias maupun kolam koi yang memiliki kedalaman sedang. Selain berfungsi sebagai elemen dekoratif, vallisneria memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan biologis kolam.
Vallisneria membantu menyaring partikel halus dan sisa kotoran di dalam air, sekaligus menghasilkan oksigen tambahan. Daunnya yang menjulang juga menciptakan ruang alami bagi ikan untuk berenang, bermain, atau bersembunyi. Ikan yang memiliki area perlindungan cenderung lebih aktif, tenang, dan tidak agresif.
Keunggulan lain dari vallisneria adalah sifatnya yang kuat dan relatif mudah dirawat. Tanaman ini mampu beradaptasi pada berbagai kondisi kolam, sehingga cocok bagi pemilik kolam pemula.
3. Kala Lili
Kala lili merupakan tanaman air unik yang tampilannya menyerupai pahatan lilin. Bunganya berbentuk corong berwarna putih bersih, dilengkapi putik kuning cerah di bagian tengah. Selain tampil menarik, kala lili juga memiliki aroma lembut yang menambah kesan eksotis pada kolam.
Keunikan lain dari tanaman ini terletak pada pola pertumbuhannya. Kala lili cenderung tumbuh lebih tinggi saat intensitas cahaya matahari berkurang, sehingga mampu beradaptasi pada kondisi lingkungan kolam yang bervariasi.
4. Teratai
Teratai merupakan salah satu jenis tanaman air paling populer dan sering dijadikan pilihan utama untuk menghiasi kolam ikan di rumah. Tanaman ini sangat cocok diaplikasikan pada kolam ikan hias, kolam koi, maupun kolam taman berkonsep alami, terutama kolam luar ruangan yang mendapatkan paparan sinar matahari secara langsung. Teratai tumbuh dari dasar kolam, sementara daun dan bunganya muncul mengapung di permukaan air, menciptakan tampilan estetis yang menenangkan.
Daun teratai memiliki ukuran lebar dan permukaan datar sehingga berfungsi sebagai peneduh alami bagi ikan. Keberadaan naungan ini sangat penting, mengingat paparan sinar matahari berlebihan dapat memicu stres pada ikan. Selain memberikan keteduhan, daun teratai juga berperan dalam mengurangi intensitas cahaya matahari yang masuk ke air, sehingga pertumbuhan alga dapat ditekan secara alami.
Tidak hanya bagian daun, sistem perakaran teratai juga memiliki manfaat ekologis bagi kolam. Akar teratai membantu menyerap kelebihan nutrisi serta sisa bahan organik di dalam air. Proses ini membantu menjaga kestabilan kualitas air kolam, membuat lingkungan hidup ikan menjadi lebih sehat tanpa perlu terlalu sering melakukan penggantian air.
5. Kiambang
Kiambang adalah tanaman air mengapung berukuran kecil dan ringan, sehingga sangat cocok untuk kolam ikan rumahan yang tidak terlalu luas. Tanaman ini memiliki kemampuan menyerap zat pencemar serta nutrisi berlebih di dalam air, sehingga membantu menekan pertumbuhan alga secara alami.
Kiambang memberikan keteduhan dalam jumlah cukup tanpa membuat kolam menjadi terlalu gelap. Kondisi ini membantu ikan tetap merasa tenang dan nyaman. Selain itu, keberadaan kiambang juga berperan dalam menjaga kestabilan suhu air, terutama pada siang hari saat matahari bersinar terik.
6. Java Moss
Java moss merupakan tanaman air yang tumbuh menempel pada permukaan keras seperti batu, kayu, atau dinding kolam. Tanaman ini sangat cocok untuk kolam ikan kecil, kolam indoor, maupun kolam ikan hias. Java moss sering dimanfaatkan sebagai media alami untuk pemijahan ikan.
Tekstur java moss yang lembut membuat telur ikan dapat menempel dengan aman dan terlindung dari gangguan. Selain itu, tanaman ini menjadi habitat mikroorganisme kecil yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pakan alami bagi burayak. Java moss juga membantu menjaga kestabilan kualitas air dan berkontribusi dalam produksi oksigen secara alami.
7. Hydrilla
Hydrilla merupakan tanaman air tenggelam yang tumbuh sepenuhnya di dalam air dan berakar di dasar kolam. Tanaman ini sangat sesuai untuk kolam ikan kecil hingga sedang, khususnya kolam yang tidak dilengkapi aerator atau sistem filtrasi besar. Keunggulan utama hydrilla terletak pada kemampuannya menghasilkan oksigen langsung ke dalam air melalui proses fotosintesis.
Oksigen yang dihasilkan hydrilla sangat penting bagi pernapasan ikan, terutama pada malam hari ketika kadar oksigen di kolam cenderung menurun. Selain itu, hydrilla juga membantu menyerap nitrat, sisa kotoran ikan, dan bahan organik terlarut, sehingga air kolam tetap jernih dan tidak menimbulkan bau tidak sedap. Tanaman ini juga berfungsi sebagai tempat persembunyian alami bagi ikan kecil. Struktur daunnya yang rapat memberi rasa aman dan membantu mengurangi tingkat stres ikan, terutama di kolam yang dihuni berbagai ukuran ikan.
8. Lotus
Lotus, atau dikenal juga sebagai water lily, memiliki bentuk yang menyerupai teratai tetapi umumnya berukuran lebih besar dan tampak lebih mencolok. Daunnya berbentuk bulat lebar dan dilapisi lapisan lilin alami yang membuat air mudah mengalir di permukaannya. Ciri ini memberi kesan elegan dan bersih pada kolam.
Berbeda dari kebanyakan tanaman kolam, lotus memiliki aroma harum yang khas. Tanaman ini tersedia dalam berbagai pilihan warna bunga, seperti putih, kuning, merah muda, hingga ungu, sehingga mampu mempercantik tampilan kolam secara signifikan.
Tips Memilih Tanaman Air untuk Kolam Ikan
Memilih tanaman air untuk kolam ikan tidak hanya berkaitan dengan keindahan visual, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap kesehatan ikan serta kualitas air. Tanaman air berfungsi sebagai penyeimbang ekosistem kolam sehingga pemilihannya perlu dilakukan secara cermat.
Berikut beberapa tips penting yang dapat dijadikan panduan.
1. Sesuaikan Jenis Tanaman dengan Ukuran Kolam
Ukuran kolam menjadi faktor utama dalam menentukan jenis tanaman air. Kolam kecil lebih cocok menggunakan tanaman berdaun kecil atau tanaman menempel seperti java moss, sedangkan kolam berukuran besar dapat dipadukan dengan tanaman mengapung atau tanaman berdaun lebar seperti teratai.
2. Perhatikan Kebutuhan Cahaya Matahari
Setiap tanaman air memiliki kebutuhan cahaya berbeda. Kolam outdoor yang terpapar sinar matahari cocok untuk tanaman seperti teratai atau eceng gondok, sementara kolam indoor lebih sesuai menggunakan tanaman air yang tahan cahaya rendah.
3. Pilih Tanaman yang Aman untuk Ikan
Pastikan tanaman air tidak beracun dan tidak memiliki bagian tajam. Tanaman aman akan mendukung kenyamanan ikan serta mencegah risiko luka atau stres.
4. Pertimbangkan Fungsi Tanaman Air
Tanaman air tidak hanya berperan sebagai hiasan. Beberapa jenis berfungsi sebagai penghasil oksigen, penyerap zat pencemar, atau tempat berlindung ikan kecil. Kombinasi fungsi ini akan membantu menjaga kolam tetap seimbang.
5. Hindari Tanaman yang Terlalu Cepat Berkembang
Tanaman air yang tumbuh sangat cepat berpotensi menutupi seluruh permukaan kolam. Pilih tanaman yang pertumbuhannya mudah dikendalikan agar sirkulasi air tetap optimal.
6. Atur Jumlah Tanaman Secara Proporsional
Jumlah tanaman sebaiknya tidak berlebihan. Idealnya tanaman air menutupi sekitar sepertiga hingga setengah area kolam agar cahaya dan oksigen tetap tersedia secara cukup.
7. Perhatikan Kemudahan Perawatan
Bagi pemula, sebaiknya memilih tanaman air yang kuat dan tidak memerlukan perawatan rumit. Tanaman mudah dirawat akan mengurangi risiko kolam menjadi kotor atau tanaman mati.
FAQ Seputar Topik
1. Apa manfaat utama tanaman air bagi kolam ikan?
Tanaman air membantu menjaga keseimbangan ekosistem kolam, meningkatkan kadar oksigen terlarut, menyerap sisa nutrisi berlebih, serta menciptakan lingkungan hidup lebih nyaman bagi ikan.
2. Mengapa kolam ikan sebaiknya dilengkapi tanaman air?
Keberadaan tanaman air dapat mengurangi stres ikan, menekan pertumbuhan alga, serta menjaga kualitas air tetap jernih tanpa perawatan berlebihan.
3. Tanaman air apa saja yang cocok untuk kolam ikan rumahan?
Beberapa pilihan populer antara lain teratai, eceng gondok, hydrilla, vallisneria, kiambang, dan java moss, masing-masing memiliki fungsi berbeda sesuai kebutuhan kolam.
4. Apakah semua tanaman air aman bagi ikan?
Tidak semua tanaman air cocok. Tanaman terbaik untuk kolam ikan umumnya tidak beracun, tidak berduri tajam, serta tidak mudah membusuk di air.
5. Tanaman air mana yang paling efektif menghasilkan oksigen?
Hydrilla dan vallisneria dikenal efektif menghasilkan oksigen terlarut melalui fotosintesis, terutama saat siang hari.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4985329/original/030035300_1730272837-Depositphotos_389668874_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480299/original/061209800_1769052802-pexels-ibrahim-hasan-759757-16541475.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481133/original/067254900_1769077915-Menggunakan_cutter_untuk_Melubangi_Galon__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366412/original/031439200_1759226870-WhatsApp_Image_2025-09-30_at_16.37.32.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479079/original/074178100_1768967772-Bika_Ambon_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481174/original/016851200_1769080048-pexels-ketut-subiyanto-5037319.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5353723/original/056829600_1758180006-ruang_tamu_lantai_klasik_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481262/original/048647200_1769084174-ide_jualan_takjil_dari_buah_beku_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480635/original/092097700_1769062271-unnamed__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4563010/original/094395700_1693829851-pexels-nicole-michalou-6061574.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480564/original/090568200_1769059565-cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480889/original/045791200_1769070236-Gaya_Victorian_dengan_Pohon_Oak_atau_Cemara_Tua__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480820/original/051245600_1769067907-tenaman_adem.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480802/original/047290500_1769067672-Kebun_dan_Peternakan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480778/original/027354500_1769067234-Gemini_Generated_Image_oq3ie9oq3ie9oq3i_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480739/original/020056800_1769065979-kebun_cbai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480695/original/063976800_1769064699-pohon_alpukat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480700/original/054460000_1769064824-Membersihkan_getah_pohon_di_teras_rumah_dengan_garam__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459391/original/068040300_1767160807-teras_kebun_pot_gantung_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480672/original/077257900_1769064000-Memberi_pupuk_organik_pada_pohon_rambutan_agar_berbuah_lebat__Gemini_AI_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402608/original/032362000_1762254271-unnamed_-_2025-11-04T171618.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394858/original/039789400_1761643209-gelang5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363511/original/082081900_1758946742-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.16.03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2288449/original/015116900_1532331717-Harga-Telur-Ayam6.jpg)