8 Langkah Cara Menanam Kentang di Galon Bekas, Solusi Berkebun Hemat Lahan di Rumah

2 days ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Menanam sayuran sendiri di rumah kini menjadi pilihan banyak orang, terutama bagi mereka yang tinggal di area dengan lahan terbatas. Salah satu tanaman yang bisa dibudidayakan secara praktis adalah kentang. Umbi ini tergolong mudah ditanam dan memiliki nilai konsumsi tinggi dalam kehidupan sehari-hari.

Kentang juga cocok ditanam menggunakan media tanam alternatif, salah satunya galon bekas air mineral. Metode ini tidak hanya ramah lingkungan karena memanfaatkan barang bekas, tetapi juga memudahkan proses perawatan hingga panen.

Menanam kentang di galon bekas pada dasarnya mengadopsi metode container gardening yang banyak direkomendasikan oleh laman-laman pertanian dan perkebunan, seperti Homes and Gardens dan Gardening Channel. Dengan teknik yang tepat, cara menanam kentang di galon bekas dapat menjadi solusi berkebun sederhana, murah, dan efektif bagi pemula maupun penghobi tanaman di rumah. Berikut ulasan Liputan6.com, (20/1/2026).

1. Menyiapkan Galon Bekas sebagai Wadah Tanam

Gunakan galon air mineral ukuran 19 liter atau sejenisnya. Potong bagian atas galon agar terbuka, lalu buat beberapa lubang di bagian bawah dan samping galon untuk drainase. Drainase yang baik sangat penting agar air tidak menggenang dan menyebabkan umbi kentang membusuk.

Letakkan galon di area yang mendapatkan sinar matahari minimal 6–8 jam per hari, seperti teras, halaman rumah, atau balkon.

2. Memilih Bibit Kentang yang Tepat

Bibit terbaik adalah kentang bibit bersertifikat (seed potatoes) yang bebas penyakit. Namun, Anda juga bisa menggunakan kentang organik dari pasar atau supermarket asalkan sudah bertunas dan tidak mengandung zat penghambat tumbuh.

Pastikan setiap kentang memiliki minimal satu mata tunas (eye). Hindari memotong kentang terlalu kecil karena dapat meningkatkan risiko pembusukan.

Media tanam ideal untuk kentang adalah tanah yang gembur, subur, dan sedikit asam dengan pH 5,0–6,5. Campurkan:

Tanah tamanKompos atau pupuk kandang matangSekam bakar atau cocopeatAduk hingga merata untuk memastikan aerasi dan nutrisi tercukupi.

4. Proses Penanaman Kentang

Isi bagian dasar galon dengan media tanam setebal ±10–15 cm. Letakkan 2 bibit kentang dengan posisi mata tunas menghadap ke atas. Jarak antar bibit sebaiknya tidak terlalu rapat.

Tutup kembali dengan media tanam setebal 8–10 cm, lalu siram hingga lembap (tidak becek).

5. Teknik Penimbunan Bertahap (Hilling)

Salah satu kunci sukses cara menanam kentang di galon bekas adalah teknik hilling, yaitu menimbun batang secara bertahap. Saat tunas tumbuh dan daunnya muncul sekitar 10–15 cm, tambahkan media tanam hingga menutupi sebagian batang.

Ulangi proses ini setiap kali tanaman tumbuh tinggi hingga galon hampir penuh. Teknik ini membantu merangsang pembentukan umbi lebih banyak dan mencegah kentang terkena cahaya matahari langsung yang bisa membuatnya berwarna hijau dan beracun.

6. Penyiraman dan Pemupukan

Kentang membutuhkan air secara rutin, sekitar 1–2 kali sehari tergantung cuaca. Pastikan media tanam selalu lembap tetapi tidak tergenang.

Untuk pemupukan, gunakan pupuk organik cair atau pupuk NPK seimbang seminggu sekali. Unsur nitrogen, fosfor, dan kalium sangat penting untuk pertumbuhan daun dan pembentukan umbi.

7. Pengendalian Hama dan Penyakit

Perhatikan adanya hama seperti ulat, kutu daun, atau kumbang. Lakukan pemeriksaan rutin pada daun dan batang. Jika ditemukan hama, segera ambil secara manual atau gunakan pestisida nabati.

Menjaga kebersihan area tanam dan sirkulasi udara yang baik juga membantu mencegah penyakit jamur.

8. Waktu Panen Kentang

Kentang umumnya siap dipanen setelah 10–13 minggu sejak tanam, tergantung varietasnya. Tanda-tanda kentang siap panen antara lain:

Daun dan batang mulai menguningTanaman tampak layu dan rebahUntuk memanen, cukup rebahkan galon dan keluarkan seluruh media tanam. Umbi kentang akan terlihat jelas dan mudah dikumpulkan tanpa perlu menggali tanah.

Kelebihan Menanam Kentang di Galon Bekas

Hemat lahan dan cocok untuk rumah perkotaanMudah dipindahkanPanen lebih praktisRisiko kehilangan umbi lebih kecilRamah lingkungan karena memanfaatkan barang bekasMetode ini sangat direkomendasikan bagi pemula yang ingin belajar berkebun tanpa harus memiliki kebun luas.

FAQ Seputar Menanam Kentang di Rumah

1. Apakah kentang bisa tumbuh baik di galon bekas?

Ya, kentang sangat cocok ditanam di galon bekas asalkan drainase dan media tanamnya baik.

2. Berapa jumlah bibit kentang dalam satu galon?

Idealnya 2 bibit kentang untuk galon ukuran 19 liter agar umbi bisa berkembang maksimal.

3. Apakah kentang harus ditanam dari bibit khusus?

Disarankan menggunakan seed potatoes, tetapi kentang organik bertunas juga bisa digunakan.

4. Apakah kentang perlu sinar matahari penuh?

Ya, kentang membutuhkan sinar matahari minimal 6 jam per hari untuk pertumbuhan optimal.

5. Berapa lama kentang bisa dipanen setelah tanam?

Kentang dapat dipanen dalam waktu 2,5–4 bulan tergantung varietas dan perawatan.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |