7 Desain Kandang Domba Garut Tanpa Ngarit, Praktis dan Cocok untuk Pemula

11 hours ago 1
  • Apakah beternak domba Garut tanpa ngarit tetap menguntungkan?
  • Pakan apa yang cocok untuk sistem tanpa ngarit?
  • Apakah kandang tanpa ngarit lebih bau?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Beternak domba Garut kini tidak lagi identik dengan aktivitas ngarit setiap hari yang menguras waktu dan tenaga. Perkembangan sistem peternakan modern membuat banyak peternak beralih ke konsep kandang tanpa ngarit, yaitu sistem pemeliharaan yang mengandalkan pakan stok, fermentasi, atau pakan kering sehingga perawatan menjadi lebih efisien. Konsep ini sangat cocok diterapkan oleh peternak pemula maupun peternak rumahan dengan waktu terbatas.

Domba Garut dikenal sebagai jenis domba unggulan dengan postur besar, pertumbuhan cepat, serta nilai jual tinggi, baik untuk kontes maupun pedaging. Namun, potensi tersebut tidak akan optimal jika kandang tidak dirancang dengan baik. Desain kandang berperan penting dalam menjaga kesehatan ternak, efisiensi pakan, serta kebersihan lingkungan sekitar kandang.

Kandang tanpa ngarit menuntut desain yang lebih terencana, mulai dari sistem pakan, lantai, ventilasi, hingga pengelolaan limbah. Jika salah desain, kandang justru bisa menjadi lembap, bau, dan memicu penyakit. Oleh karena itu, pemilihan desain kandang harus disesuaikan dengan kebutuhan domba Garut dan sistem pemeliharaan yang diterapkan.

Berikut desain kandang domba Garut tanpa ngarit yang praktis, hemat tenaga dan relatif mudah diterapkan yang dirangkum oleh liputan6 dari berbagai sumber pada Kamis (22/1). Setiap desain dijelaskan secara detail agar dapat menjadi referensi bagi peternak yang ingin beralih ke sistem modern tanpa mengorbankan kesehatan dan produktivitas ternak.

1. Kandang Panggung Klasik dengan Tempat Pakan Permanen

Kandang panggung menjadi desain paling populer untuk ternak domba Garut tanpa ngarit karena mampu menjaga kebersihan dan kesehatan ternak secara optimal. Lantai kandang dibuat lebih tinggi dari tanah menggunakan kayu atau bambu dengan celah tertentu agar kotoran dan urin langsung jatuh ke bawah. Sistem ini mengurangi kontak langsung domba dengan kotoran sehingga risiko penyakit kulit dan kuku dapat ditekan.

Dalam sistem tanpa ngarit, tempat pakan dibuat permanen di bagian depan kandang dengan ukuran yang disesuaikan jumlah ternak. Pakan kering, hay, atau silase dapat disimpan dalam wadah tertutup agar tetap bersih dan tidak terbuang. Peternak hanya perlu mengisi pakan sekali atau dua kali sehari tanpa harus mencari rumput segar.

Desain ini cocok untuk pemula karena relatif mudah dibuat dan perawatannya sederhana. Selama ventilasi udara cukup dan jarak antar bilah lantai tepat, kandang panggung mampu menjaga kandang tetap kering, tidak bau, dan nyaman bagi domba Garut.

2. Kandang Koloni Semi-Intensif Tanpa Sekat

Kandang koloni tanpa sekat banyak dipilih oleh peternak yang memelihara domba Garut dalam jumlah sedang. Desain ini menggabungkan beberapa ekor domba dalam satu ruang besar sehingga memudahkan pengawasan dan pemberian pakan. Sistem tanpa ngarit tetap bisa diterapkan dengan menyediakan pakan kering dalam palung panjang.

Keunggulan kandang koloni terletak pada efisiensi ruang dan biaya pembangunan. Tanpa sekat individu, material yang dibutuhkan lebih sedikit dan proses pembersihan kandang menjadi lebih cepat. Domba juga cenderung lebih tenang karena berada dalam kelompok, asalkan kepadatan kandang tidak berlebihan.

Agar sistem ini berjalan optimal, peternak perlu memperhatikan sirkulasi udara dan kebersihan lantai. Lantai panggung atau lantai semen dengan kemiringan tertentu sangat disarankan agar kotoran tidak menumpuk dan bau bisa diminimalkan.

3. Kandang Tertutup dengan Ventilasi Silang

Untuk peternak yang berada di lingkungan padat penduduk, kandang tertutup dengan ventilasi silang menjadi solusi ideal. Desain ini membantu menekan bau sekaligus menjaga kenyamanan ternak. Ventilasi dibuat berhadapan agar udara segar dapat masuk dan udara lembap keluar secara alami.

Dalam sistem tanpa ngarit, kandang tertutup memudahkan pengaturan pakan dan kebersihan. Pakan disimpan di area khusus yang terlindung dari hujan dan panas, sehingga kualitasnya lebih terjaga. Selain itu, domba tidak mudah stres karena kondisi kandang lebih stabil.

Meski tertutup, kandang tetap harus mendapatkan cahaya alami yang cukup. Kombinasi ventilasi, pencahayaan, dan kebersihan akan menciptakan lingkungan kandang yang sehat meski tanpa aktivitas ngarit harian.

4. Kandang Kombinasi Panggung dan Lantai Cor

Desain kandang kombinasi ini memanfaatkan lantai panggung untuk area istirahat domba dan lantai cor untuk area makan. Sistem ini sangat cocok untuk pemeliharaan tanpa ngarit karena memudahkan pengaturan pakan dan pembersihan kandang. Kotoran yang jatuh dari lantai panggung dapat diarahkan ke saluran pembuangan.

Area makan dengan lantai cor memudahkan peternak dalam membersihkan sisa pakan dan menjaga higienitas. Pakan kering atau fermentasi dapat diletakkan di palung beton atau besi agar lebih awet dan tidak mudah rusak. Desain ini juga membantu mengurangi pakan terbuang.

Dengan pengaturan ruang yang tepat, kandang kombinasi memberikan kenyamanan bagi ternak sekaligus efisiensi kerja bagi peternak. Sistem ini cocok diterapkan pada skala rumahan hingga semi-komersial.

5. Kandang Modular dari Baja Ringan

Kandang modular berbahan baja ringan menjadi pilihan modern bagi peternak yang menginginkan konstruksi kuat dan tahan lama. Desain ini memungkinkan kandang dibongkar pasang dan diperluas sesuai kebutuhan. Untuk sistem tanpa ngarit, kandang modular sangat mendukung karena tata letaknya bisa disesuaikan dengan sistem pakan stok.

Rangka baja ringan dipadukan dengan lantai panggung dan dinding terbuka sebagian untuk menjaga sirkulasi udara. Tempat pakan dan minum bisa dibuat terintegrasi agar lebih praktis. Selain itu, material baja ringan relatif mudah dibersihkan dan tidak cepat lapuk.

Meski biaya awal sedikit lebih tinggi, kandang modular menawarkan keunggulan jangka panjang. Perawatannya lebih mudah dan tampilannya lebih rapi, sehingga cocok bagi peternak yang serius mengembangkan usaha ternak domba Garut.

6. Kandang Kering dengan Sistem Alas Sekam

Bagi peternak yang tidak ingin menggunakan kandang panggung, sistem kandang kering dengan alas sekam bisa menjadi alternatif. Alas sekam atau serbuk gergaji berfungsi menyerap urin dan menjaga lantai tetap kering. Sistem ini tetap memungkinkan pemeliharaan tanpa ngarit jika pakan kering tersedia cukup.

Sekam perlu diganti secara berkala agar tidak menimbulkan bau dan penyakit. Namun, kelebihannya adalah biaya pembuatan kandang lebih murah dan cocok untuk daerah dengan keterbatasan material kayu. Kandang ini juga terasa lebih hangat bagi domba.

Dengan manajemen yang baik, kandang kering bisa menjadi solusi praktis bagi peternak pemula. Kuncinya terletak pada disiplin kebersihan dan penggantian alas secara rutin.

7. Kandang Terintegrasi Gudang Pakan

Desain kandang terintegrasi dengan gudang pakan sangat ideal untuk sistem tanpa ngarit. Gudang pakan yang menyatu dengan kandang memudahkan penyimpanan hay, silase, atau konsentrat dalam jumlah besar. Peternak tidak perlu bolak-balik saat memberi pakan.

Kandang jenis ini biasanya dirancang memanjang dengan area ternak di satu sisi dan gudang pakan di sisi lain. Sistem ini sangat efisien dari segi waktu dan tenaga, terutama bagi peternak dengan jumlah ternak cukup banyak. Pakan juga lebih terjaga kualitasnya karena terlindung dari cuaca.

Dengan perencanaan yang matang, kandang terintegrasi mampu meningkatkan produktivitas dan kenyamanan kerja peternak. Desain ini sangat cocok untuk peternak yang ingin beternak domba Garut secara serius dan berkelanjutan.

Pertanyaan Umum yang Sering Diajukan

1. Apakah beternak domba Garut tanpa ngarit tetap menguntungkan?

Ya, karena lebih hemat tenaga, waktu, dan pakan bisa diatur lebih efisien.

2. Pakan apa yang cocok untuk sistem tanpa ngarit?

Hay, silase, jerami fermentasi, dan konsentrat menjadi pilihan utama.

3. Apakah kandang tanpa ngarit lebih bau?

Tidak, jika desain ventilasi dan pengelolaan kotoran dilakukan dengan benar.

4. Apakah sistem ini cocok untuk pemula?

Sangat cocok karena perawatannya lebih praktis dan terkontrol.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |