7 Cara Menyimpan Bumbu Kering agar Tidak Lembap dan Tetap Tahan Lama

1 day ago 7
  • Mengapa bumbu kering tetap bisa lembap meski disimpan di stoples?
  • Apakah bumbu kering boleh disimpan di dekat kompor?
  • Berapa lama bumbu kering bisa bertahan jika disimpan dengan benar?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Bumbu kering sering dianggap aman disimpan dalam waktu lama, padahal banyak kasus kualitasnya justru menurun lebih cepat akibat kesalahan kecil yang luput diperhatikan di dapur. Aroma memudar, tekstur menggumpal, hingga muncul jamur kerap terjadi tanpa disadari penyebab pastinya.

Kelembapan udara, panas dari aktivitas memasak, hingga kebiasaan mengambil bumbu dengan sendok basah menjadi faktor utama yang mempercepat kerusakan bumbu kering. Kondisi ini bukan hanya menurunkan cita rasa masakan, tetapi juga berpotensi membahayakan kesehatan jika tetap digunakan.

Agar bumbu tetap kering, harum, dan awet digunakan, diperlukan langkah penyimpanan yang tepat dan konsisten. Berikut tujuh cara menyimpan bumbu kering agar tidak lembap dan tetap tahan lama, disusun secara kronologis dan mudah diterapkan di rumah.

1. Wadah Kedap Udara Mencegah Kelembapan Masuk ke Bumbu

Langkah pertama yang paling krusial adalah memilih wadah penyimpanan yang benar-benar kedap udara karena udara lembap menjadi pemicu utama bumbu cepat menggumpal dan berjamur. Stoples kaca atau plastik berkualitas dengan penutup rapat membantu menjaga kondisi bumbu tetap stabil meski disimpan lama.

Ukuran wadah juga berpengaruh karena ruang kosong yang terlalu besar di dalam stoples dapat menyimpan udara berlebih yang memicu kelembapan. Menggunakan wadah yang pas dengan volume bumbu membuat sirkulasi udara di dalamnya semakin minimal.

Selain itu, wadah buram lebih disarankan dibandingkan yang transparan karena cahaya dapat mempercepat penurunan kualitas aroma dan warna bumbu kering secara perlahan.

2. Menyangrai Rempah Utuh Mengurangi Kadar Air Sejak Awal

Sebelum dihaluskan, rempah utuh seperti ketumbar, lada, atau jintan sebaiknya disangrai ringan untuk menghilangkan sisa kadar air alami yang masih tersimpan di dalam biji. Proses ini membuat rempah lebih kering dan siap disimpan lebih lama.

Penyangraian juga membantu mengaktifkan aroma alami rempah sehingga hasil gilingan terasa lebih kuat dan tidak mudah apek. Rempah yang langsung dihaluskan tanpa proses ini cenderung menyimpan uap air yang memicu kerusakan.

Setelah disangrai, rempah perlu didinginkan sepenuhnya sebelum dihaluskan dan dimasukkan ke wadah agar tidak menghasilkan embun di dalam stoples.

3. Lokasi Penyimpanan Menentukan Daya Tahan Bumbu Kering

Bumbu kering sebaiknya disimpan di tempat sejuk, kering, dan gelap agar kualitasnya tetap terjaga dalam jangka panjang. Paparan panas dari kompor atau oven dapat mempercepat penguapan minyak alami bumbu.

Uap masakan yang sering muncul di area dapur juga membawa kelembapan tinggi yang dapat masuk ke wadah jika disimpan terlalu dekat dengan area memasak. Kondisi ini membuat bumbu lebih cepat menggumpal meski wadah tertutup.

Menyimpan bumbu di lemari tertutup yang jauh dari sinar matahari langsung membantu menjaga tekstur, warna, dan aroma tetap optimal.

4. Sendok Basah Jadi Penyebab Bumbu Menggumpal dan Berjamur

Kebiasaan mengambil bumbu menggunakan sendok yang masih lembap atau kotor menjadi kesalahan paling sering terjadi di dapur rumah tangga. Air yang terbawa sendok akan langsung mengendap di dalam wadah dan menciptakan lingkungan lembap.

Kelembapan mikro tersebut cukup untuk memicu penggumpalan bahkan pertumbuhan jamur dalam waktu singkat. Masalah ini sering muncul tanpa disadari karena terjadi perlahan.

Menggunakan sendok khusus yang selalu kering dan bersih setiap kali mengambil bumbu menjadi langkah sederhana namun sangat menentukan daya simpan bumbu kering.

5. Silica Gel atau Beras Menyerap Lembap Berlebih di Wadah

Menambahkan penyerap kelembapan ke dalam wadah menjadi solusi tambahan untuk menjaga bumbu tetap kering. Silica gel food-grade yang aman digunakan dapat menyerap uap air yang masuk secara tidak sengaja.

Jika tidak tersedia, beberapa butir beras yang dibungkus kain tipis dapat berfungsi sebagai alternatif penyerap lembap alami. Metode ini banyak digunakan untuk mencegah bumbu cepat menggumpal.

Penyerap kelembapan perlu diganti secara berkala agar tetap efektif menjaga kondisi di dalam wadah tetap kering.

6. Membeli Secukupnya dan Memberi Label Mencegah Bumbu Kedaluwarsa

Membeli bumbu dalam jumlah besar sering kali berujung pada penumpukan stok yang jarang digunakan hingga kualitasnya menurun. Membeli secukupnya sesuai kebutuhan harian membantu memastikan bumbu selalu dalam kondisi segar.

Pemberian label tanggal pembelian pada setiap wadah memudahkan pemantauan usia simpan bumbu. Dengan cara ini, bumbu lama dapat digunakan lebih dulu sebelum kualitasnya menurun.

Kebiasaan sederhana ini membantu menghindari penggunaan bumbu yang sebenarnya sudah melewati masa terbaiknya meski belum tampak rusak secara fisik.

7. Rempah Segar Harus Dikeringkan Sempurna Sebelum Disimpan

Bagi yang mengeringkan rempah segar sendiri, proses pengeringan harus dilakukan hingga benar-benar kering tanpa sisa air. Rempah yang masih lembap sangat rentan berjamur saat disimpan.

Pengeringan bisa dilakukan dengan sinar matahari, oven suhu rendah, atau alat pengering khusus hingga tekstur benar-benar kering dan rapuh. Proses ini membutuhkan kesabaran agar hasilnya optimal.

Rempah yang sudah kering sempurna akan lebih awet, aman disimpan, dan tetap mempertahankan aroma khasnya dalam waktu lama.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Penyimpanan Bumbu Kering

1. Mengapa bumbu kering tetap bisa lembap meski disimpan di stoples?

Karena udara lembap bisa masuk saat wadah dibuka atau terbawa dari sendok yang basah saat pengambilan.

2. Apakah bumbu kering boleh disimpan di dekat kompor?

Tidak disarankan karena panas dan uap masakan dapat mempercepat kerusakan bumbu.

3. Berapa lama bumbu kering bisa bertahan jika disimpan dengan benar?

Sebagian besar bumbu kering dapat bertahan 6–12 bulan tergantung jenis dan cara penyimpanannya.

4. Apakah silica gel aman untuk bumbu dapur?

Silica gel food-grade aman digunakan selama tidak bersentuhan langsung dengan bumbu.

5. Tanda bumbu kering sudah tidak layak pakai apa saja?

Aroma hilang, tekstur menggumpal, berubah warna, atau muncul bau apek dan jamur.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |