- Mengapa lumut sering muncul di teras saat musim hujan?
- Apakah lumut di teras berbahaya?
- Apakah cukup hanya menyapu teras untuk mencegah lumut?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Musim hujan kerap menghadirkan persoalan tersembunyi di area rumah yang sering luput dari perhatian, salah satunya adalah munculnya lumut di ubin teras. Kondisi ini tidak hanya mengganggu tampilan rumah, tetapi juga meningkatkan risiko terpeleset akibat permukaan lantai yang menjadi licin. Banyak penghuni rumah baru menyadari bahaya ini setelah hujan turun berhari-hari dan teras tak kunjung kering.
Lumut tumbuh subur di area dengan kelembapan tinggi, minim paparan sinar matahari, serta jarang dibersihkan secara menyeluruh. Ketika air hujan terus membasahi permukaan ubin dan sirkulasi udara tidak optimal, spora lumut dengan cepat berkembang dan menempel kuat di pori-pori lantai. Jika dibiarkan, lapisan lumut akan semakin tebal dan sulit dibersihkan.
Agar masalah ini tidak berulang setiap musim hujan, diperlukan langkah pencegahan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Mulai dari perawatan harian hingga penyesuaian struktur teras, berikut tujuh cara mencegah lumut di ubin teras agar tidak muncul lagi saat musim hujan.
1. Membersihkan Ubin Teras Secara Rutin untuk Memutus Sumber Lumut
Membersihkan ubin teras secara rutin menjadi langkah paling dasar dalam mencegah pertumbuhan lumut karena kotoran yang menumpuk dapat menjadi sumber nutrisi bagi spora. Debu, tanah, sisa daun, dan percikan air hujan yang mengering sering kali membentuk lapisan tipis yang tidak terlihat, tetapi sangat disukai lumut. Jika kondisi ini dibiarkan, lumut akan lebih mudah menempel dan berkembang.
Pembersihan sebaiknya dilakukan sejak awal musim hujan dengan menyapu dan mengepel teras secara menyeluruh. Proses ini membantu menghilangkan residu organik yang menempel di permukaan dan sela-sela ubin. Dengan lantai yang lebih bersih, peluang spora lumut untuk tumbuh akan berkurang secara signifikan.
Selain lantai, sudut teras dan area di bawah perabot juga perlu diperhatikan karena sering menjadi titik lembap yang jarang tersentuh saat bersih-bersih. Membersihkan area tersebut secara menyeluruh membantu menciptakan lingkungan teras yang lebih kering dan tidak ramah bagi lumut.
2. Meningkatkan Sirkulasi Udara agar Teras Cepat Kering
Sirkulasi udara yang buruk membuat teras cenderung lembap lebih lama setelah hujan reda, sehingga menciptakan kondisi ideal bagi pertumbuhan lumut. Teras yang tertutup rapat atau dipenuhi perabot besar sering kali menghambat aliran udara alami. Akibatnya, lantai menjadi sulit kering meski hujan sudah berhenti.
Mengatur ulang posisi perabot agar tidak menghalangi jalur angin dapat membantu memperlancar sirkulasi udara. Udara yang bergerak bebas akan mempercepat proses penguapan air di permukaan ubin. Dengan demikian, kelembapan tidak bertahan terlalu lama di area teras.
Pada teras semi-tertutup, penggunaan kipas angin secara berkala juga dapat menjadi solusi tambahan. Aliran udara buatan ini membantu menjaga lantai tetap kering, terutama saat intensitas hujan tinggi dan sinar matahari jarang muncul.
3. Mengaplikasikan Larutan Cuka untuk Menekan Spora Lumut
Larutan cuka dapat dimanfaatkan sebagai langkah pencegahan karena sifat asamnya mampu menghambat pertumbuhan lumut. Ketika diaplikasikan pada permukaan ubin, cuka membantu menciptakan kondisi yang tidak mendukung perkembangan spora. Metode ini cocok diterapkan pada area teras yang mulai terasa licin meski lumut belum terlihat jelas.
Campuran air dan cuka dapat disemprotkan secara merata pada area yang rawan lembap. Larutan ini kemudian dibiarkan beberapa saat agar dapat bekerja hingga ke pori-pori ubin. Proses tersebut membantu membersihkan sisa-sisa mikroorganisme yang menjadi cikal bakal lumut.
Setelah diaplikasikan, lantai dapat dibilas dengan air bersih agar tidak meninggalkan residu. Dengan penggunaan rutin, metode ini dapat membantu mencegah lumut muncul kembali selama musim hujan berlangsung.
4. Menggunakan Baking Soda atau Garam untuk Mengurangi Kelembapan
Baking soda dan garam dikenal memiliki kemampuan menyerap kelembapan yang cukup efektif. Saat ditaburkan di permukaan ubin teras, kedua bahan ini membantu mengeringkan area yang sering basah akibat hujan. Kondisi lantai yang lebih kering membuat lumut sulit tumbuh dan menyebar.
Penggunaan bahan ini sebaiknya dilakukan pada malam hari agar dapat bekerja lebih lama tanpa terganggu aktivitas. Baking soda atau garam dibiarkan menempel di permukaan ubin sebelum dibersihkan keesokan harinya. Cara ini membantu menarik sisa air yang terperangkap di pori-pori lantai.
Dengan kelembapan yang berkurang, risiko lumut muncul kembali dapat ditekan. Metode ini juga relatif mudah diterapkan sebagai perawatan rutin selama musim hujan.
5. Menyiram Air Panas untuk Membersihkan Pori-Pori Ubin
Air panas dapat digunakan untuk membantu membersihkan pori-pori ubin yang menjadi tempat menempel spora lumut. Suhu tinggi membantu melonggarkan lapisan mikroorganisme yang sulit dihilangkan dengan air biasa. Cara ini efektif sebagai langkah pencegahan sebelum lumut tumbuh lebih tebal.
Penyiraman dilakukan secara hati-hati agar tidak merusak struktur ubin, terutama pada lantai outdoor yang memiliki lapisan khusus. Air panas membantu mengangkat sisa kotoran yang tertinggal di permukaan. Dengan pori-pori ubin yang lebih bersih, lantai akan lebih cepat kering.
Metode ini dapat dilakukan secara berkala, terutama setelah hujan deras yang berlangsung lama. Hasilnya, teras menjadi lebih bersih dan tidak mudah ditumbuhi lumut.
6. Memasang Kanopi untuk Mengurangi Paparan Air Hujan Langsung
Paparan air hujan secara langsung menjadi salah satu penyebab utama teras selalu lembap. Kanopi berfungsi melindungi ubin dari siraman air hujan yang berlebihan. Dengan perlindungan ini, lantai tidak terus-menerus basah meski hujan turun setiap hari.
Selain mengurangi air yang masuk, kanopi juga membantu menjaga kebersihan teras dari kotoran yang terbawa angin. Daun dan tanah tidak mudah menempel di permukaan ubin. Kondisi ini membantu mengurangi faktor pemicu pertumbuhan lumut.
Pemasangan kanopi menjadi solusi jangka panjang yang efektif, terutama bagi rumah dengan teras terbuka. Lantai yang lebih terlindungi akan lebih mudah dirawat selama musim hujan.
7. Menggunakan Material Anti-Slip atau Cairan Antijamur
Penggunaan ubin anti-slip atau cairan pembersih khusus lantai outdoor dapat menjadi langkah pencegahan tambahan. Material ini dirancang agar tidak mudah ditumbuhi lumut meski berada di lingkungan lembap. Permukaan lantai juga tetap aman digunakan saat basah.
Cairan antijamur dapat diaplikasikan secara berkala untuk menjaga kebersihan dan kekeringan ubin. Penggunaan rutin membantu menekan pertumbuhan mikroorganisme yang menjadi penyebab lumut. Langkah ini cocok diterapkan pada teras dengan tingkat kelembapan tinggi.
Dengan kombinasi material yang tepat dan perawatan berkelanjutan, risiko lumut muncul kembali dapat diminimalkan. Teras pun tetap aman dan nyaman digunakan sepanjang musim hujan.
5 Pertanyaan dan Jawaban Seputar Lumut di Ubin Teras
1. Mengapa lumut sering muncul di teras saat musim hujan?
Karena kelembapan tinggi, kurangnya sirkulasi udara, dan adanya kotoran yang menjadi nutrisi lumut.
2. Apakah lumut di teras berbahaya?
Lumut membuat lantai licin dan meningkatkan risiko terpeleset, terutama saat permukaan basah.
3. Apakah cukup hanya menyapu teras untuk mencegah lumut?
Tidak, pencegahan perlu dikombinasikan dengan pengaturan kelembapan dan sirkulasi udara.
4. Apakah bahan alami efektif mencegah lumut?
Bahan alami dapat membantu menekan pertumbuhan lumut jika digunakan secara rutin dan tepat.
5. Kapan waktu terbaik melakukan pencegahan lumut?
Sejak awal musim hujan agar spora tidak berkembang dan menempel di ubin teras.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4985329/original/030035300_1730272837-Depositphotos_389668874_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480299/original/061209800_1769052802-pexels-ibrahim-hasan-759757-16541475.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481133/original/067254900_1769077915-Menggunakan_cutter_untuk_Melubangi_Galon__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366412/original/031439200_1759226870-WhatsApp_Image_2025-09-30_at_16.37.32.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479079/original/074178100_1768967772-Bika_Ambon_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481174/original/016851200_1769080048-pexels-ketut-subiyanto-5037319.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5353723/original/056829600_1758180006-ruang_tamu_lantai_klasik_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481262/original/048647200_1769084174-ide_jualan_takjil_dari_buah_beku_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480635/original/092097700_1769062271-unnamed__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4563010/original/094395700_1693829851-pexels-nicole-michalou-6061574.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480564/original/090568200_1769059565-cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480889/original/045791200_1769070236-Gaya_Victorian_dengan_Pohon_Oak_atau_Cemara_Tua__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480820/original/051245600_1769067907-tenaman_adem.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480802/original/047290500_1769067672-Kebun_dan_Peternakan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480778/original/027354500_1769067234-Gemini_Generated_Image_oq3ie9oq3ie9oq3i_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480739/original/020056800_1769065979-kebun_cbai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480695/original/063976800_1769064699-pohon_alpukat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480700/original/054460000_1769064824-Membersihkan_getah_pohon_di_teras_rumah_dengan_garam__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459391/original/068040300_1767160807-teras_kebun_pot_gantung_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480672/original/077257900_1769064000-Memberi_pupuk_organik_pada_pohon_rambutan_agar_berbuah_lebat__Gemini_AI_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402608/original/032362000_1762254271-unnamed_-_2025-11-04T171618.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394858/original/039789400_1761643209-gelang5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363511/original/082081900_1758946742-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.16.03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2288449/original/015116900_1532331717-Harga-Telur-Ayam6.jpg)