Liputan6.com, Jakarta - Musim hujan seringkali membawa tantangan tersendiri bagi kenyamanan dan keamanan hunian, terutama pada area teras rumah. Kelembapan yang tinggi dan paparan air hujan yang berkelanjutan menciptakan kondisi ideal bagi pertumbuhan lumut dan jamur. Akibatnya, permukaan teras menjadi licin dan berpotensi membahayakan siapa saja yang melintasinya.
Kondisi teras yang licin dan berlumut ini tidak hanya mengganggu estetika rumah, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan serius. Insiden terpeleset dapat berakibat fatal, mulai dari memar ringan hingga patah tulang, khususnya bagi anak-anak dan lansia yang lebih rentan. Oleh karena itu, menjaga keamanan area teras menjadi prioritas utama bagi setiap penghuni rumah.
Untuk mengatasi masalah ini dan memastikan teras tetap aman serta nyaman digunakan sepanjang musim hujan, diperlukan langkah-langkah perawatan yang tepat dan pencegahan yang efektif. Lalu bagaimana cara membersihkan teras rumah licin agar aman dipakai saat musim hujan? Berikut selengkapnya:
Pembersihan Rutin untuk Mencegah Teras Licin
Pembersihan secara berkala pada area teras dan jalan di sekitarnya sangat penting untuk mengatasi masalah licinnya teras yang disebabkan oleh lumut dan kotoran. Lumut tidak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga membuat lantai menjadi licin dan berbahaya, terutama saat musim hujan.
Dengan melakukan pembersihan secara teratur, Anda tidak hanya menjaga keindahan teras, tetapi juga memastikan keamanan bagi seluruh anggota keluarga yang beraktivitas di area tersebut.
Pastikan untuk menggunakan pembersih yang tepat agar lumut dan kotoran dapat terangkat secara efektif dari permukaan teras. Jika lumut sudah tumbuh terlalu kuat, mungkin perlu dipertimbangkan penggunaan bahan kimia untuk hasil yang lebih optimal.
Manfaatkan Air Mendidih dan Sikat untuk Angkat Lumut
Anda dapat membersihkan lantai teras berlumut dengan menyiram permukaan lantai menggunakan air mendidih. Air mendidih membantu melepaskan lumut dari permukaan lantai.
Untuk hasil yang lebih maksimal, Anda bisa menambahkan beberapa tetes sabun ke dalam air mendidih, yang akan mempermudah proses pembersihan. Kombinasi panas dan sabun ini akan membantu mengangkat lumut lebih optimal.
Setelah disiram dengan larutan air mendidih dan sabun, sikat area tersebut hingga bersih. Cara ini membuat proses pembersihan bisa menjadi lebih cepat dan hasilnya lebih memuaskan.
Cuka Putih, Solusi Alami Membersihkan Teras Berlumut
Untuk mengatasi masalah lumut secara alami, cuka putih merupakan pilihan yang sangat efektif dan ramah lingkungan.
Anda dapat mencampurkan cuka putih dengan air dalam rasio yang sama, kemudian masukkan ke dalam botol semprot dan semprotkan pada area yang terkena lumut. Biarkan larutan tersebut meresap ke dalam permukaan selama sekitar 15 menit agar bekerja optimal.
Setelah itu, sikat area tersebut hingga bersih. Cuka putih juga ampuh menghilangkan noda minyak, mendisinfeksi lantai, dan menghilangkan bau tidak sedap.
Soda Kue untuk Noda Membandel dan Lumut Teras
Soda kue dikenal ampuh dalam menghilangkan noda membandel dan juga bisa digunakan sebagai cara alami membersihkan lantai berlumut di teras rumah.
Anda bisa menaburkan bubuk soda kue di atas lumut, lalu diamkan selama beberapa waktu, misalnya semalaman atau setidaknya 15 menit.
Setelah didiamkan, sikat area tersebut hingga bersih. Soda kue memiliki karakteristik abrasif yang lembut dan kemampuan menyerap minyak, sehingga efektif mengangkat kotoran yang terperangkap dengan kuat.
Deterjen atau Sabun Cuci Piring untuk Teras Kesat
Deterjen dan sabun cuci piring juga dapat membantu membersihkan lumut di lantai teras dengan efektif.
Dengan menggunakan air hangat, proses pelarutan minyak akan berlangsung lebih cepat, sehingga lantai akan terasa lebih kesat setelah dibersihkan.
Setelah disikat, bilas lantai dengan air bersih. Penggunaan sabun cuci piring yang dicampur air juga dapat membuat lantai keramik tampak bersih sepanjang hari, lebih kesat, dan tidak licin.
Larutan Garam sebagai Pembersih Lumut Alami
Larutan garam dapat menjadi salah satu bahan alami yang efektif untuk membersihkan lumut yang menempel di teras.
Caranya mudah, cukup campurkan garam dan air dengan perbandingan yang sesuai hingga larut.
Kemudian, siramkan larutan tersebut pada area yang berlumut atau berkerak, lalu sikat hingga lumut hilang sepenuhnya.
Pemutih untuk Pembasmi Lumut yang Membandel
Pemutih dapat digunakan untuk membersihkan lantai teras yang berlumut, terutama untuk kasus lumut yang membandel.
Campurkan pemutih dengan air, biasanya dengan rasio 1:10, dan aplikasikan pada area berjamur menggunakan spons atau sikat. Biarkan beberapa menit sebelum membilas dengan air bersih.
Kandungan bahan kimia yang cukup keras dalam produk pemutih berguna untuk mencegah lumut muncul kembali. Namun, berhati-hatilah saat menggunakannya dan pastikan tidak menyemprot tanaman di sekitar.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Kenapa teras rumah mudah licin saat musim hujan?
Teras rumah mudah licin saat musim hujan karena kelembapan tinggi dan paparan air yang terus-menerus memicu pertumbuhan lumut dan jamur pada permukaan lantai. Lumut membuat tekstur lantai menjadi halus dan licin, terutama pada bahan keramik, batu alam, atau semen yang jarang terkena sinar matahari.
2. Apakah lumut di teras rumah berbahaya jika dibiarkan?
Lumut di teras rumah berbahaya jika dibiarkan karena meningkatkan risiko terpeleset dan jatuh, terutama bagi anak-anak dan lansia. Selain itu, lumut juga dapat merusak permukaan lantai dalam jangka panjang dan membuat teras terlihat kotor serta kurang terawat.
3. Bahan alami apa yang paling efektif membersihkan teras licin?
Beberapa bahan alami yang efektif membersihkan teras licin antara lain cuka putih, soda kue, air mendidih, dan larutan garam. Bahan-bahan ini mampu mengangkat lumut, membunuh jamur, serta mengurangi licin tanpa merusak permukaan lantai jika digunakan dengan benar.
4. Seberapa sering teras rumah perlu dibersihkan saat musim hujan?
Saat musim hujan, teras rumah sebaiknya dibersihkan minimal satu hingga dua kali seminggu untuk mencegah lumut tumbuh tebal. Jika teras sering terkena air hujan atau berada di area lembap, pembersihan dapat dilakukan lebih sering agar permukaan tetap aman dan kesat.
5. Apakah pemutih aman digunakan untuk membersihkan teras berlumut?
Pemutih aman digunakan untuk membersihkan teras berlumut asalkan diencerkan dengan air dan digunakan sesuai takaran. Penggunaannya perlu hati-hati karena bahan kimia dalam pemutih cukup keras dan dapat merusak tanaman sekitar serta menyebabkan iritasi jika terkena kulit secara langsung.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4985329/original/030035300_1730272837-Depositphotos_389668874_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480299/original/061209800_1769052802-pexels-ibrahim-hasan-759757-16541475.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481133/original/067254900_1769077915-Menggunakan_cutter_untuk_Melubangi_Galon__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366412/original/031439200_1759226870-WhatsApp_Image_2025-09-30_at_16.37.32.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479079/original/074178100_1768967772-Bika_Ambon_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481174/original/016851200_1769080048-pexels-ketut-subiyanto-5037319.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5353723/original/056829600_1758180006-ruang_tamu_lantai_klasik_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481262/original/048647200_1769084174-ide_jualan_takjil_dari_buah_beku_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480635/original/092097700_1769062271-unnamed__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4563010/original/094395700_1693829851-pexels-nicole-michalou-6061574.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480564/original/090568200_1769059565-cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480889/original/045791200_1769070236-Gaya_Victorian_dengan_Pohon_Oak_atau_Cemara_Tua__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480820/original/051245600_1769067907-tenaman_adem.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480802/original/047290500_1769067672-Kebun_dan_Peternakan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480778/original/027354500_1769067234-Gemini_Generated_Image_oq3ie9oq3ie9oq3i_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480739/original/020056800_1769065979-kebun_cbai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480695/original/063976800_1769064699-pohon_alpukat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480700/original/054460000_1769064824-Membersihkan_getah_pohon_di_teras_rumah_dengan_garam__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459391/original/068040300_1767160807-teras_kebun_pot_gantung_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480672/original/077257900_1769064000-Memberi_pupuk_organik_pada_pohon_rambutan_agar_berbuah_lebat__Gemini_AI_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402608/original/032362000_1762254271-unnamed_-_2025-11-04T171618.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394858/original/039789400_1761643209-gelang5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363511/original/082081900_1758946742-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.16.03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2288449/original/015116900_1532331717-Harga-Telur-Ayam6.jpg)