Liputan6.com, Jakarta - Ulat pada tanaman jeruk dapat menyebabkan daun rusak dan pertumbuhan terganggu. Jika tidak segera ditangani, serangan ini bisa menurunkan kesehatan tanaman. Karena itu, penting memahami cara mengatasi ulat pada daun jeruk agar tanaman tetap subur.
Kondisi kebun yang lembap sering memicu munculnya hama. Dengan mengetahui cara mengatasi ulat pada daun jeruk yang tepat, kerusakan dapat dicegah tanpa harus menunggu parah.
Berbagai metode alami dan aman kini banyak digunakan untuk melindungi tanaman. Penerapan cara mengatasi ulat pada daun jeruk secara rutin membantu menjaga daun tetap hijau dan sehat.
Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang cara mengatasi ulat pada daun jeruk, Selasa (20/1/2026).
1. Pemeriksaan Rutin dan Pemungutan Manual
Langkah paling sederhana namun efektif untuk skala rumahan adalah melakukan pemeriksaan rutin pada tanaman jeruk. Fokuskan pengecekan pada bagian bawah daun, pucuk muda, serta sela-sela batang karena area ini sering menjadi tempat ulat dan telur hama. Waktu terbaik melakukan inspeksi adalah pagi atau sore hari saat ulat lebih mudah terlihat.
Jika ditemukan ulat, segera ambil dan musnahkan secara manual. Ulat dapat dimasukkan ke dalam air sabun agar tidak kembali menyerang tanaman. Untuk serangan yang sudah cukup banyak, gunakan sarung tangan dan pangkas daun yang rusak parah. Cara ini membantu menghentikan siklus hidup ulat sekaligus merangsang pertumbuhan daun baru yang lebih sehat.
2. Pengendalian Biologis dan Pengaturan Lingkungan
Mengendalikan ulat secara alami dapat dilakukan dengan memanfaatkan musuh alaminya, seperti burung, tawon, dan serangga predator lainnya. Hindari penggunaan pestisida kimia berlebihan agar predator alami tetap hidup dan membantu menekan populasi ulat. Ekosistem kebun yang seimbang akan menjaga hama tidak berkembang secara masif.
Selain itu, pastikan tanaman jeruk mendapat sinar matahari cukup, minimal 6–8 jam per hari. Daun yang tumbuh di bawah cahaya optimal cenderung lebih tebal dan kuat, sehingga tidak disukai ulat. Gunakan media tanam yang porous agar tidak terjadi genangan air yang dapat memicu stres tanaman dan mengundang hama.
3. Penggunaan Insektisida Nabati Ramah Lingkungan
Insektisida nabati menjadi pilihan aman untuk mengendalikan ulat tanpa merusak lingkungan. Bahan alami seperti daun mimba, bawang putih, tembakau, atau minyak mimba (neem oil) efektif mengusir ulat dan relatif aman bagi serangga bermanfaat. Semprotkan larutan ini secara merata pada permukaan daun, terutama bagian yang sering dimakan ulat.
Kulit jeruk juga bisa dimanfaatkan sebagai pestisida alami. Rendam potongan kulit jeruk dalam air selama 24–48 jam, saring, lalu semprotkan air rendaman ke daun pada sore hari. Aroma limonen dari kulit jeruk sangat tidak disukai ulat dan membantu menekan serangan secara alami.
4. Pemanfaatan Bakteri Alami Bacillus thuringiensis (Bt)
Bacillus thuringiensis (Bt) merupakan bakteri alami yang sangat efektif membasmi ulat tanpa membahayakan manusia, hewan, maupun serangga menguntungkan. Bt bekerja dengan cara merusak sistem pencernaan ulat setelah mereka memakan daun yang telah disemprot.
Aplikasikan Bt pada daun, terutama di area yang sering diserang ulat, dan lakukan penyemprotan pada sore hari karena bakteri ini mudah terurai oleh sinar matahari. Metode ini sangat cocok bagi Anda yang ingin hasil maksimal namun tetap ramah lingkungan.
5. Larutan Sabun sebagai Solusi Cepat dan Praktis
Larutan sabun dapat menjadi solusi darurat untuk membasmi ulat secara langsung. Campurkan 1 liter air dengan 1 sendok makan sabun cair dan 1 sendok makan minyak goreng, lalu semprotkan ke bagian daun yang terserang. Pastikan larutan mengenai langsung tubuh ulat dan telurnya.
Larutan sabun bekerja dengan cara melapisi tubuh ulat dan menghambat pernapasan, sehingga hama mati dalam waktu singkat. Metode ini efektif untuk serangan ringan hingga sedang, namun sebaiknya tidak digunakan terlalu sering agar tidak merusak lapisan alami daun.
6. Penanganan Serangan Parah dan Pencegahan Jangka Panjang
Jika serangan ulat sudah sangat parah, terutama ulat peliang daun, penggunaan insektisida kimia dapat menjadi pilihan terakhir. Gunakan bahan aktif yang sesuai dan aplikasikan строго sesuai dosis anjuran. Penggunaan pestisida kimia harus sangat hati-hati karena daun jeruk sering dimanfaatkan.
Untuk pencegahan jangka panjang, lakukan pemangkasan rutin pada daun dan ranting yang terlalu rimbun agar sirkulasi udara baik. Pemupukan seimbang juga penting untuk memperkuat struktur daun. Bagi tabulampot, rotasi posisi pot secara berkala membantu daun mendapat sinar matahari merata, sehingga tanaman lebih sehat dan tidak mudah diserang ulat.
Q & A Seputar Topik
Bagaimana cara mengetahui jika ada telur ulat pada daun jeruk?
Telur ulat biasanya terlihat seperti bintik-bintik kecil berwarna kuning atau putih yang diletakkan bergerombol atau secara individu di bagian bawah daun.
Selain ulat, hama apa lagi yang sering menyerang daun jeruk?
Hama lain yang umum menyerang daun jeruk antara lain Leaf Miner (ulat penggorok daun) dan kutu kebul.
Apakah ada pestisida organik yang efektif untuk mengatasi ulat jeruk?
Ya, beberapa pilihan pestisida organik yang tersedia di pasaran, seperti minyak mimba (neem oil) dan ekstrak kulit jeruk, dikenal efektif mengendalikan ulat.
Kapan waktu terbaik untuk melakukan penyemprotan jika menggunakan pestisida organik?
Sebaiknya penyemprotan dilakukan pada sore hari atau pagi hari saat serangga bermanfaat kurang aktif untuk mengurangi dampak pada mereka.
Seberapa sering sebaiknya saya memeriksa pohon jeruk dari keberadaan ulat?
Melakukan pemeriksaan rutin setiap beberapa hari, terutama saat musim hujan atau kondisi lembap, akan membantu mendeteksi serangan ulat sejak dini.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4985329/original/030035300_1730272837-Depositphotos_389668874_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480299/original/061209800_1769052802-pexels-ibrahim-hasan-759757-16541475.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481133/original/067254900_1769077915-Menggunakan_cutter_untuk_Melubangi_Galon__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366412/original/031439200_1759226870-WhatsApp_Image_2025-09-30_at_16.37.32.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479079/original/074178100_1768967772-Bika_Ambon_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481174/original/016851200_1769080048-pexels-ketut-subiyanto-5037319.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5353723/original/056829600_1758180006-ruang_tamu_lantai_klasik_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481262/original/048647200_1769084174-ide_jualan_takjil_dari_buah_beku_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480635/original/092097700_1769062271-unnamed__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4563010/original/094395700_1693829851-pexels-nicole-michalou-6061574.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480564/original/090568200_1769059565-cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480889/original/045791200_1769070236-Gaya_Victorian_dengan_Pohon_Oak_atau_Cemara_Tua__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480820/original/051245600_1769067907-tenaman_adem.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480802/original/047290500_1769067672-Kebun_dan_Peternakan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480778/original/027354500_1769067234-Gemini_Generated_Image_oq3ie9oq3ie9oq3i_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480739/original/020056800_1769065979-kebun_cbai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480695/original/063976800_1769064699-pohon_alpukat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480700/original/054460000_1769064824-Membersihkan_getah_pohon_di_teras_rumah_dengan_garam__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459391/original/068040300_1767160807-teras_kebun_pot_gantung_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480672/original/077257900_1769064000-Memberi_pupuk_organik_pada_pohon_rambutan_agar_berbuah_lebat__Gemini_AI_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402608/original/032362000_1762254271-unnamed_-_2025-11-04T171618.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394858/original/039789400_1761643209-gelang5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363511/original/082081900_1758946742-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.16.03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2288449/original/015116900_1532331717-Harga-Telur-Ayam6.jpg)