10 Tips Rumah Tahan Panas dan Hujan, Bisa Diterapkan di Indonesia

1 day ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Iklim tropis Indonesia menghadirkan tantangan bagi setiap hunian. Paparan sinar matahari yang intens dan curah hujan tinggi di sejumlah daerah, menuntut pemilik rumah untuk mempertimbangkan solusi yang menjaga kenyamanan dan melindungi struktur bangunan. Membangun rumah yang tahan terhadap panas dan hujan menjadi salah satu investasi jangka panjang untuk kenyamanan penghuni.

Menanggapi hal ini, Engineer Perumahan Usaha Bangun Abadi di Solo, Jawa Tengah, Ramdhano Syah Qohar, menyebut jika kriteria rumah yang tahan cuaca itu, bukan tentang bentuknya yang modern, namun harus mempertimbangkan sejumlah aspek seperti pemilihan material, penataan sistem ventilasi, sampai bentuk atap yang berperan besar dalam menciptakan rumah yang adaptif terhadap iklim tropis.

"Karena sebenarnya desain modern tidak selalu menghasilkan hunian yang cocok untuk daerah tropis. Tropis secara spesifik mempengaruhi sirkulasi udara yang sehat," katanya kepada Liputan6, baru-baru ini.

Untuk itu, dengan memahami cara-cara adaptif, pemilik rumah akan dapat menciptakan hunian yang tidak hanya nyaman tetapi juga efisien dalam penggunaan energi. Berikut Liputan6 hadirkan 10 tipsnya dari ahli, yang bisa diaplikasikan untuk kenyamanan jangka panjang, Rabu (21/1).

1. Memaksimalkan Penggunaan Model Ventilasi Silang

Dalam pengertiannya, ventilasi silang adalah metode sirkulasi udara yang terjadi ketika udara mengalir masuk melalui satu bukaan dan keluar melalui bukaan lain yang berada di sisi berlawanan. Proses ini menciptakan sirkulasi udara yang konstan, sangat relevan untuk rumah tropis.

Menurutnya, dengan adanya ventilasi silang, udara panas dapat keluar dan digantikan oleh udara segar, mengurangi kebutuhan akan pendingin udara dan ini tidak harus mahal. Sebagai contoh, desain rumah tropis modern sering kali menyertakan jendela yang dapat dibuka atau bukaan yang ditempatkan secara strategis untuk memfasilitasi ventilasi, sehingga mengurangi biaya energi bulanan dan menjaga kualitas udara di dalam rumah.

"Prinsipnya itu dapat diterapkan, seperti memaksimalkan cahaya alami dan ventilasi udara, sehingga bisa lebih tepat guna," kata Engineer yang karib disapa Dhano itu.

2. Gunakan Atap Berbahan Ringan

Pemilihan material atap sangat berpengaruh terhadap suhu internal rumah. Atap yang terbuat dari bahan yang dapat memantulkan panas, seperti genteng berwarna cerah atau atap metal reflektif, dapat mengurangi penyerapan panas matahari. Material ini membantu menjaga suhu ruangan tetap stabil di siang hari.

Kerangka atap baja ringan menjadi pilihan populer karena ketahanannya terhadap cuaca. Dengan lapisan pelindung, kerangka atap baja ringan mampu terlindung dari panas dan memberikan perlindungan dari hujan. Pemasangannya yang mudah dan bobotnya yang ringan juga menjadi keuntungan tambahan.

Untuk hasil optimal, atap dengan lapisan anti panas dapat digunakan. Lapisan ini dapat meminimalkan radiasi panas yang masuk ke dalam ruangan, sehingga suhu di dalam rumah tetap sejuk dan nyaman.

3. Terapkan Overhang Atap Lebar

Overhang atap adalah bagian atap yang menjorok keluar dari dinding luar bangunan. Fungsi utama overhang adalah melindungi dinding dari paparan air hujan. Dengan adanya overhang, dinding menjadi lebih terlindungi dari kelembapan, sehingga cat tidak mudah pudar.

Selain melindungi dari hujan, overhang juga membantu mengurangi paparan sinar matahari langsung ke dinding dan jendela. Dengan melindungi jendela dan dinding dari sinar matahari langsung, overhang dapat menjaga suhu dalam rumah tetap sejuk.

Overhang dapat dipadukan dengan ventilasi silang agar rumah terasa lebih sejuk. Desain ini akan turut meningkatkan kenyamanan, termasuk memperpanjang umur bangunan.

4. Lakukan Penanaman Pohon di Sekitar Rumah

Pohon di pekarangan rumah dapat menciptakan hunian yang lebih sejuk. Kehadiran pohon akan bisa mempercantik tampilan rumah dan menyerap polusi untuk memberikan keteduhan. Pohon peneduh bisa menjadi solusi tepat untuk menciptakan lingkungan yang nyaman.

Tanaman pada fasad, seperti taman vertikal, dapat membantu isolasi alami. Cara ini mengurangi penyerapan panas dan meningkatkan kualitas udara. Tanaman juga berkontribusi untuk meneduhkan dan pendinginan evaporatif melalui transpirasi.

Beberapa jenis pohon yang cocok untuk ditanam di halaman rumah antara lain pohon mangga, ketapang kencana, dan trembesi. Pohon-pohon ini akan bisa diandalkan sebagai media resapan air sehingga tidak menggenang ketika curah hujan tinggi.

"Pohon atau taman memang sangat efektif. Taman resapan atau paving akan mempercepat proses menyusutnya air sebelum menggenangi area sekitar rumah," katanya lagi.

5. Pilih Material yang Mengubah Cuaca Panas Menjadi Pendingin

Pemilihan material dinding sangat berpengaruh terhadap ketahanan bangunan. Material isolator mampu menghambat perubahan suhu, sehingga panas sinar matahari tidak diserap. Penggunaan material yang tepat menjadi pondasi penting dalam desain rumah tropis.

Bata merah dan bata ringan dikenal memiliki kemampuan insulasi termal yang baik. Material alami seperti kayu dan batu alam juga memiliki kemampuan isolasi termal yang baik. Dinding batu alam dapat menyimpan radiasi panas, sehingga dinding yang dibuat dari batu dingin lebih lama dan tidak membuat suhu panas masuk ke dalam rumah.

Penggunaan panel insulasi juga sering digunakan sebagai salah satu material yang populer. Panel dinding insulasi ini mampu menghambat perubahan suhu yang berasal dari luar ruangan, sehingga menjaga suhu di dalam rumah tetap nyaman.

6. Pertimbangkan Jendela dan Pintu yang Efisien

Jendela dan pintu merupakan elemen penting dalam mengatur sirkulasi udara dan masuknya cahaya alami. Dalam arsitektur tropis, jendela yang dapat dibuka atau bukaan yang ditempatkan secara strategis dapat memfasilitasi ventilasi silang. Pendekatan desain ini mengurangi perolehan panas matahari dan menjaga suhu dalam ruangan tetap nyaman.

Penggunaan jendela berukuran besar juga memberi pencahayaan alami yang membuat ruangan terasa lebih nyaman. Jendela besar menjadi ciri khas rumah panggung minimalis modern, memaksimalkan pencahayaan alami dan sirkulasi udara.

Untuk mengoptimalkan efisiensi, kaca low-E dapat digunakan pada jendela. Kaca ini memiliki lapisan khusus yang memantulkan panas matahari namun tetap meneruskan cahaya alami, sehingga ideal untuk jendela yang menghadap langsung ke sinar matahari.

7. Aplikasikan Warna Cat Eksterior Terang

Pemilihan warna cat eksterior rumah memiliki pengaruh terhadap suhu internal bangunan. Warna terbaik untuk rumah saat cuaca panas adalah putih dan warna cerah lainnya. Warna-warna ini baik memantulkan radiasi matahari sehingga menjaga suhu dalam rumah menjadi lebih sejuk.

Mengaplikasikan warna abu-abu muda juga dapat membuat bagian dalam rumah terasa lebih sejuk. Warna yang memiliki nilai reflektansi cahaya yang tinggi akan semakin baik dalam memantulkan panas.

Pastikan untuk menggunakan cat eksterior yang tahan terhadap cuaca ekstrem dan sinar UV agar warnanya tidak mudah memudar. Pilihan warna yang tepat dapat membantu menjaga suhu rumah tetap nyaman.

8. Pertimbangkan Desain Rumah Panggung

Rumah panggung dirancang untuk menghadapi banjir dan menciptakan sirkulasi udara alami. Desain rumah panggung modern semakin diminati seiring tren desain kontemporer. Rumah yang dibangun di atas tiang menciptakan ruang kosong di bawah lantai, memungkinkan sirkulasi udara yang optimal.

Sirkulasi udara yang lancar di bawah lantai membantu mendinginkan ruangan di atasnya. Ini mencegah penumpukan panas dari tanah dan menjaga suhu teras tetap nyaman. Desain rumah panggung cocok untuk iklim tropis karena memungkinkan sirkulasi udara alami.

Rumah adat di berbagai provinsi di Indonesia memiliki bentuk panggung yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan. Desain ini tidak hanya fungsional tetapi juga estetis, menciptakan hunian yang nyaman.

9. Manfaatkan Pemanfaatan Air Hujan (Rainwater Harvesting)

Pemanfaatan air hujan adalah sistem yang dirancang untuk mengumpulkan dan menyimpan air hujan. Air hujan ini dapat digunakan untuk berbagai keperluan non-konsumsi. Di tengah meningkatnya kebutuhan air bersih, efisiensi penggunaan air menjadi fokus penting.

Dengan sistem ini, pemilik rumah dapat mengurangi ketergantungan pada air dari PDAM. Terutama saat musim hujan, sistem ini bisa menyuplai sebagian besar kebutuhan air rumah tangga. Mengolah air hujan untuk kebutuhan rumah tangga adalah solusi yang efektif dan ramah lingkungan.

Air hujan dapat digunakan untuk menyiram taman atau kebun, mencuci kendaraan, dan membersihkan halaman. Menampung air hujan juga mampu mengurangi risiko banjir.

10. Pastikan Sistem Drainase Memiliki Lebih Dari Satu Jalur

Sistem drainase yang baik di sekitar rumah adalah elemen penting dalam menjaga lingkungan yang aman. Drainase yang buruk dapat menyebabkan kerusakan pada fondasi rumah dan risiko banjir. Sistem drainase rumah berfungsi mengalirkan air hujan dan limbah keluar dari rumah.

Langkah pertama dalam mengatur sistem drainase adalah memahami bagaimana air mengalir di sekitar rumah. Menurut, Dhano, drainase yang baik untuk mencegah terjadinya banjir adalah harus lebih dari dua arah sehingga proses pengendalian air jadi lebih cepat dan tidak tertampung di satu titi.

"Sistem drainase harus lebih dari dua arah keluaran, sehingga proses pembuangan dan pengaliran air hujan akan maksimal tidak hanya dari satu jalur saja," tambahnya.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

Q: Mengapa rumah di Indonesia perlu desain khusus untuk tahan panas dan hujan?

A: Rumah di Indonesia memerlukan desain khusus karena iklim tropisnya yang ditandai dengan paparan sinar matahari intens dan curah hujan tinggi.

Q: Apa manfaat utama dari ventilasi silang pada rumah tropis?

A: Manfaat utama ventilasi silang adalah menciptakan sirkulasi udara alami yang konstan, sehingga udara panas dapat keluar dan digantikan oleh udara segar.

Q: Material atap seperti apa yang efektif untuk mengurangi panas di dalam rumah?

A: Material atap yang efektif adalah yang bersifat reflektif, seperti genteng berwarna cerah atau atap metal reflektif.

Q: Bagaimana penanaman pohon dapat membantu rumah menjadi lebih sejuk?

A: Penanaman pohon dapat membantu rumah menjadi lebih sejuk karena pohon memberikan keteduhan alami dan meningkatkan kualitas udara.

Q: Apa saja kegunaan air hujan yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga?

A: Air hujan dapat digunakan untuk menyiram taman, mencuci kendaraan, dan membersihkan halaman.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |