10 Model Taman Ala Jepang Zen Garden, Estetik Tanpa Perawatan Rumit

1 day ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Model taman ala Jepang Zen Garden adalah pilihan cerdas untuk menghadirkan suasana damai dan tenang di tengah padatnya aktivitas harian. Konsep ini tidak hanya mengandalkan keindahan visual, tetapi juga berfungsi sebagai tempat untuk melepas penat dan melakukan meditasi ringan di rumah.

Memanfaatkan material sederhana seperti batu dan pasir, area hunian dapat berubah menjadi ruang terbuka yang terlihat luas, bersih, dan sangat artistik.

Memiliki taman bertema Zen di Indonesia juga sangat menguntungkan karena sifatnya yang praktis dan tidak memerlukan banyak air. Tanpa perlu lahan yang besar, sudut rumah yang kosong bisa disulap menjadi pojok relaksasi yang membuat penghuni betah berlama-lama di dalam rumah.

Berikut Liputan6.com rekomendasikan model tamannya, Rabu (21/1/2026).

1. Gaya Karesansui (Hamparan Pasir)

Model taman ala Jepang Zen Garden ini fokus pada hamparan pasir atau kerikil putih yang disisir rapi membentuk pola aliran air di sekitar batu. Garis-garis pada pasir ini melambangkan ketenangan gelombang laut yang dapat membantu menenangkan pikiran yang sedang kacau.

Rekomendasi: Sangat pas diletakkan di area tengah rumah (inner court) agar sirkulasi udara dan cahaya masuk lebih maksimal.

2. Taman Lumut yang Hijau (Moss Garden)

Model ini menggunakan tanaman lumut sebagai pengganti rumput biasa untuk menutupi permukaan tanah di antara bebatuan. Warna hijau pekat dari lumut memberikan kesan sejuk dan alami seperti berada di dalam hutan pegunungan yang sunyi.

Rekomendasi: Cocok untuk area belakang rumah yang tidak terkena matahari langsung atau wilayah yang udaranya cukup lembap.

3. Tsubo-niwa (Taman Pojok Lahan Sempit)

Model taman ala Jepang Zen Garden jenis ini dirancang khusus untuk mengisi sisa lahan kecil seperti di bawah tangga atau pojok teras. Meskipun ukurannya kecil, penataan satu pohon mungil dan lampu batu sudah cukup untuk menciptakan kesan mewah yang simpel.

Rekomendasi: Pilihan terbaik bagi pemilik rumah minimalis tipe 36 yang ingin punya taman tanpa menghabiskan banyak ruang.

4. Taman Jalan Setapak (Roji)

Model taman ala Jepang Zen Garden ini mengandalkan susunan batu pijakan yang tertata rapi sebagai jalur berjalan santai di dalam rumah. Jalan setapak ini melambangkan perjalanan menuju ketenangan batin dan membantu membagi area rumah dengan cara yang lebih estetik.

Rekomendasi: Sangat bagus untuk mempercantik lorong samping rumah yang biasanya dibiarkan kosong begitu saja.

5. Perpaduan Zen Modern

Model taman ala Jepang Zen Garden versi modern menggabungkan elemen tradisional dengan lantai semen atau lantai kayu agar terlihat lebih kekinian. Desainnya sangat rapi dan praktis, sehingga sangat cocok bagi orang yang sibuk dan tidak punya banyak waktu untuk berkebun.

Rekomendasi: Cocok untuk hunian bergaya industrial atau apartemen yang memiliki area balkon cukup luas.

6. Pancuran Bambu (Shishi-odoshi)

Menambahkan elemen bambu yang mengeluarkan suara ketukan air secara teratur dapat memberikan efek terapi suara yang sangat menenangkan. Suara air yang mengalir perlahan membantu meredam kebisingan dari lingkungan luar rumah yang berisik.

Rekomendasi: Sebaiknya diletakkan dekat dengan ruang keluarga atau ruang kerja agar suasana kerja menjadi lebih rileks.

7. Sungai Kering (Dry Stream)

Model taman ala Jepang Zen Garden ini menggunakan tumpukan batu kali kecil yang disusun berkelok-kelok menyerupai aliran sungai tanpa menggunakan air asli. Desain ini memberikan kesan dinamis pada taman sekaligus menjadi solusi cerdas untuk area resapan air hujan di rumah.

Rekomendasi: Gunakan di taman depan rumah agar rumah terlihat lebih asri namun tetap terlihat bersih dan teratur.

8. Teras Duduk Kayu (Engawa)

Menyediakan lantai kayu sedikit lebih tinggi dari tanah di tepi taman memungkinkan anggota keluarga duduk bersantai sambil menikmati pemandangan batu dan tanaman. Duduk di area ini sambil meminum teh di sore hari dapat menjadi aktivitas healing yang sangat murah dan efektif.

Rekomendasi: Sangat nyaman jika dibangun menghadap taman belakang yang privasinya lebih terjaga.

9. Taman Dinding Zen (Vertical Garden)

Konsep ini memanfaatkan dinding rumah untuk menempelkan elemen batu alam dan tanaman hijau sehingga taman terlihat seperti tebing gunung. Cara ini sangat efektif untuk memberikan kesan hijau tanpa harus menggunakan lahan tanah yang luas.

Rekomendasi: Pilihan utama untuk menutupi tembok tinggi di samping rumah agar tidak terlihat kaku dan membosankan.

10. Fokus Satu Batu (Monolith)

Model ini hanya menonjolkan satu batu besar yang bentuknya artistik di tengah-tengah hamparan kerikil yang sangat rapi. Kesederhanaan yang ekstrem ini justru memberikan kesan yang sangat elegan dan melambangkan kekuatan serta kemandirian.

Rekomendasi: Sangat cantik jika diletakkan di depan pintu masuk rumah sebagai penyambut tamu yang memberikan kesan damai.

FAQ

1. Apa itu model taman ala Jepang Zen Garden?

Ini adalah desain taman kering tradisional Jepang yang menggunakan batu, pasir, dan sedikit tanaman untuk menciptakan ruang meditasi yang tenang.

2. Apakah perawatannya susah?

Sangat mudah, karena Anda tidak perlu memotong rumput secara rutin; cukup merapikan garis pasir sesekali agar tetap terlihat estetik.

3. Bahan apa yang paling penting disiapkan?

Bahan utamanya adalah kerikil kecil berwarna putih atau abu-abu, batu alam berukuran besar, dan tanaman minimalis seperti bambu atau kamboja.

4. Bisa tidak dibuat di lahan yang sangat sempit?

Sangat bisa, justru keunggulan taman ini adalah kemampuannya mempercantik sudut lahan terkecil sekalipun menjadi lebih bermakna.

5. Tanaman lokal apa yang cocok?

Anda bisa menggunakan tanaman seperti Pandan Bali, Bambu Hias, atau tanaman lili paris yang mudah tumbuh di iklim Indonesia.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |