10 Desain Kebun Cabai Pakai Keranjang Plastik Bekas Anti Becek, Tumbuh Lebat di Musim Hujan

16 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Desain kebun cabai pakai keranjang plastik bekas anti becek merupakan solusi cerdas bagi pecinta berkebun yang memiliki lahan terbatas namun ingin tetap menjaga estetika dan kebersihan area rumah. Dengan memanfaatkan wadah bekas seperti keranjang buah atau keranjang belanja, Anda tidak hanya mendaur ulang sampah plastik, tetapi juga menciptakan sistem drainase alami yang sangat efektif untuk pertumbuhan tanaman cabai.

Metode ini sangat populer di konsep urban farming karena fleksibilitasnya. Keranjang plastik memiliki rongga udara di seluruh sisinya yang memastikan sirkulasi oksigen ke akar berjalan maksimal, sekaligus mencegah pengendapan air yang seringkali memicu pembusukan akar dan lantai yang kotor atau becek.

Dengan penataan yang tepat, kebun mini ini bisa menjadi elemen dekorasi hijau di teras atau balkon. Penggunaan alas atau rak penyangga menjadi kunci utama agar sisa air penyiraman tidak langsung menggenangi lantai, sehingga area berkebun tetap kering, nyaman, dan higienis setiap hari.

1. Desain Rak Baja Ringan Bertingkat

Desain kebun cabai pakai keranjang plastik bekas anti becek ini menggunakan struktur rak baja ringan untuk menyusun keranjang secara vertikal. Keranjang diletakkan pada tiap tingkatan rak sehingga air siraman tidak jatuh langsung ke lantai bawah secara berantakan.

Pada bagian dasar keranjang, Anda bisa memasangkan talang air kecil di bawah rak untuk mengalirkan sisa pembuangan air ke saluran drainase. Hal ini sangat efektif untuk mencegah lantai semen atau ubin di bawahnya menjadi licin dan berlumut.

Konsep ini sangat cocok untuk area rooftop. Selain menjaga kebersihan, posisi yang lebih tinggi memudahkan tanaman mendapatkan sinar matahari merata dan memudahkan Anda saat melakukan pemanenan tanpa harus membungkuk.

2. Sistem Alas Palet Kayu

Konsep ini menggunakan palet kayu sebagai alas atau bantalan sebelum keranjang diletakkan di atas tanah. Celah antar kayu pada palet memberikan ruang bagi air untuk mengalir dan meresap ke tanah tanpa menciptakan genangan di sekitar wadah.

Di dalam keranjang plastik, gunakan pelapis berupa jaring kain atau karung bekas agar tanah tidak ikut hanyut keluar saat disiram. Ini menjaga media tanam tetap padat di dalam keranjang sementara air tetap bebas keluar.

Desain ini memberikan kesan rustik dan rapi pada halaman rumah. Anda bisa mengecat palet kayu dengan warna gelap agar terlihat lebih bersih dan serasi dengan keranjang plastik berwarna-warni.

3. Desain Gantung (Hanging Garden) Horizontal

Desain kebun cabai pakai keranjang plastik bekas anti becek ini memanfaatkan dinding atau pagar sebagai media gantung. Keranjang-keranjang plastik dikaitkan menggunakan kawat kuat atau pengait besi pada besi teralis pagar.

Karena posisinya menggantung, air penyiraman akan langsung jatuh ke bawah. Untuk mencegah becek, Anda bisa menaruh kerikil atau batu koral di lantai tepat di bawah barisan keranjang gantung tersebut agar air langsung meresap ke dalam tanah atau saluran pembuangan.

Keunggulan desain ini adalah penghematan lahan yang luar biasa. Sangat ideal untuk rumah dengan koridor sempit atau balkon apartemen yang ingin memiliki stok cabai segar sendiri.

4. Model Keranjang Berlapis Karung Goni

Desain ini berfokus pada estetika dan fungsi filtrasi. Keranjang plastik bekas dilapisi dengan kain goni di bagian dalamnya sebelum diisi tanah, memberikan tampilan alami sekaligus menyaring air agar tetap jernih saat keluar dari celah keranjang.

Untuk mencegah becek, keranjang-keranjang ini diletakkan di atas hamparan batu split atau koral putih. Batu-batu ini berfungsi sebagai resapan air sekaligus elemen dekoratif yang menjaga lantai tetap bersih dari tanah.

Sistem ini sangat stabil untuk jenis cabai rawit yang memiliki batang rimbun. Kelembapan di dalam kain goni membantu menjaga akar tetap dingin meski cuaca sedang terik.

5. Desain Moduler Modular Blok Batako

Dalam desain kebun cabai pakai keranjang plastik bekas anti becek ini, batako digunakan sebagai kaki penyangga di setiap sudut keranjang. Mengangkat keranjang sekitar 10-20 cm dari permukaan lantai memberikan ruang udara yang cukup untuk penguapan air di bawah wadah.

Area di bawah keranjang bisa dibiarkan kosong agar mudah dibersihkan dengan sapu atau pel. Dengan tidak adanya kontak langsung antara keranjang dan lantai, risiko timbulnya noda tanah yang membandel dapat diminimalisir sepenuhnya.

Konsep ini sangat murah meriah karena hanya membutuhkan beberapa buah batako bekas konstruksi. Susunan keranjang bisa diatur sedemikian rupa mengikuti bentuk lahan yang tersedia.

6. Sistem Drainase Pipa Paralon Bawah

Desain ini mengintegrasikan pipa paralon yang dibelah menjadi dua di bawah barisan keranjang. Pipa ini berfungsi sebagai talang yang menangkap tetesan air dari seluruh keranjang dan mengarahkannya ke satu titik pembuangan.

Keranjang plastik ditempatkan di atas penyangga besi yang melintasi talang tersebut. Dengan sistem kolektif ini, lantai dijamin 100% kering meskipun Anda menyiram tanaman dalam jumlah banyak sekaligus.

Ide ini sangat teknis namun memberikan hasil kebun yang sangat profesional dan bersih. Cocok untuk Anda yang perfeksionis dalam urusan kebersihan rumah.

7. Desain Mobile dengan Roda (Trolley Garden)

Memanfaatkan keranjang plastik bekas yang dipasang pada papan kayu beroda atau rak troli bekas. Desain ini memungkinkan Anda memindahkan seluruh kebun cabai dengan mudah saat ingin membersihkan lantai di bawahnya.

Setiap kali selesai menyiram, Anda bisa menggeser rak ke area yang terkena sinar matahari lebih kuat untuk mempercepat penguapan air di lantai. Penggunaan wadah penampung (tray) di bagian paling bawah rak roda juga bisa menjadi opsi anti becek tambahan.

Sangat fleksibel untuk penghuni rumah yang sering menata ulang halaman. Cabai bisa dipindahkan ke tempat teduh jika hujan terlalu ekstrem untuk menghindari kerusakan bunga.

8. Desain Kebun Keranjang Estetik Cat Solid

Melalui desain kebun cabai pakai keranjang plastik bekas anti becek, estetika ditingkatkan dengan mengecat ulang keranjang plastik bekas menggunakan warna yang senada (misal hitam atau abu-abu gelap). Tujuannya agar bekas tanah tidak terlihat menonjol pada wadah.

Pencegahan becek dilakukan dengan meletakkan tatapan plastik di bawah tiap keranjang yang telah diisi sedikit pasir atau kerikil. Pasir akan menyerap sisa air sehingga tidak meluber ke lantai dan menyebabkan kelembapan berlebih.

Tampilan kebun akan terlihat lebih modern dan mahal meskipun hanya menggunakan barang bekas. Desain ini sangat cocok ditempatkan di area outdoor ruang tamu atau cafe rumahan.

9. Desain Cluster Batu Kerikil (Zen Style)

Desain kebun cabai pakai keranjang plastik bekas anti becek ini mengadopsi gaya taman Jepang. Keranjang diletakkan di tengah area yang sudah dikeruk sedikit dan diisi dengan batu koral dalam jumlah banyak sebagai media resapan permanen.

Air yang mengalir dari lubang-lubang keranjang plastik akan langsung hilang di sela-sela batu koral, masuk ke dalam tanah. Ini adalah solusi paling alami bagi Anda yang tidak ingin menggunakan rak atau struktur besi tambahan.

Tampilan cluster ini membuat kebun cabai terlihat rapi dan terorganisir. Batu kerikil juga berfungsi mencegah tumbuhnya rumput liar di sekitar keranjang cabai Anda.

10. Model Rak Kayu Minimalis (Ladder Planter)

Memanfaatkan tangga kayu bekas atau rak kayu berbentuk tangga untuk menyusun keranjang plastik. Desain vertikal miring ini memastikan tetesan air dari keranjang atas tidak langsung menimpa tanaman di bawahnya secara berlebihan.

Agar lantai tetap kering, bagian bawah kaki tangga kayu bisa dipasangi penampung air atau diletakkan di atas area berumput. Struktur kayu memberikan sirkulasi udara yang baik ke seluruh sisi keranjang plastik.

Desain ini sangat cantik untuk menghiasi dinding samping rumah yang kosong. Cabai yang berbuah merah akan terlihat kontras dan menarik di atas rak kayu yang tertata rapi.

FAQ (Frequently Asked Questions)

Kenapa harus pakai keranjang plastik bekas?

Karena murah, memiliki drainase sempurna untuk tanaman cabai, dan mendukung program daur ulang sampah plastik.

Bagaimana cara agar tanah tidak tumpah dari lubang keranjang?

Lapisi bagian dalam keranjang dengan kain kasa, karung bekas, atau plastik mulsa yang dilubangi kecil agar hanya air yang keluar.

Bagaimana cara mencegah lantai becek saat menyiram?

Gunakan rak penyangga, alas batako, atau letakkan keranjang di atas hamparan kerikil agar air langsung meresap atau mengalir.

Berapa ukuran keranjang yang ideal untuk cabai?

Gunakan keranjang dengan kedalaman minimal 25-30 cm agar akar cabai bisa berkembang maksimal dan tanaman tidak mudah roboh.

Apakah keranjang plastik kuat terkena matahari?

Pilih keranjang dari plastik tebal (seperti bekas keranjang buah) dan cat ulang jika perlu untuk melindungi plastik dari keretakan akibat sinar UV.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |