Liputan6.com, Jakarta - Berkebun cabai dalam pot memang praktis, namun bukan berarti bebas dari gangguan gulma. Tanaman pengganggu ini ternyata bisa tumbuh subur di media terbatas sekalipun, dan menjadi ancaman serius. Gulma akan bersaing dengan tanaman cabai Anda dalam merebut nutrisi, air, dan sinar matahari yang sangat vital untuk pertumbuhan dan pembuahan.
Pengendalian gulma yang efektif bukan sekadar soal kerapian, tetapi investasi untuk kesehatan tanaman dan hasil panen yang optimal. Gulma yang dibiarkan juga bisa menjadi sarang atau inang bagi hama dan penyakit, yang kemudian menyerang cabai Anda.
Artikel ini akan membahas cara basmi gulma di pot cabai secara menyeluruh, merangkum berbagai metode dari penyiangan manual hingga pencegahan cerdas, berdasarkan informasi dari para praktisi. Mari simak langkah-langkahnya untuk kebun cabai pot Anda yang lebih sehat dan produktif, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (20/1/2026).
1. Penyiangan Manual Rutin, Cara Dasar yang Paling Aman
Penyiangan manual adalah metode paling dasar dan direkomendasikan untuk skala pot. Anda mencabut gulma secara langsung menggunakan tangan atau alat bantu seperti pencongkel kecil.
Kunci keberhasilannya adalah ketepatan waktu dan teknik. Dari sumber video, disarankan untuk menyiangi saat gulma sudah agak besar namun belum terlalu tinggi. Sebelum mencabut, gemburkan sedikit media tanam di sekitar gulma dengan alat untuk memastikan akarnya tercabut tuntas dan tidak tumbuh kembali.
Lakukan aktivitas ini secara rutin. Untuk cara basmi gulma di pot cabai secara manual, frekuensi ideal adalah setiap 1-2 minggu sekali atau segera setelah Anda melihat kehadiran gulma baru. Konsistensi ini lebih efektif daripada membiarkannya memenuhi pot.
2. Aplikasi Mulsa Organik, Solusi Pencegahan yang Cerdas
Mulsa organik adalah bahan penutup permukaan media tanam yang berfungsi menghalangi cahaya matahari mencapai biji gulma, sehingga perkecambahannya terhambat. Ini adalah taktik pencegahan yang sangat efektif.
Berdasarkan teks dan video, beberapa bahan mulsa terbaik untuk pot cabai antara lain: sekam bakar (sangat baik menyimpan air), dedaunan kering, jerami, atau kompos. Cara aplikasinya mudah, yakni dengan sebarkan bahan mulsa pilihan Anda setebal 5-10 cm di permukaan media, namun beri jarak sedikit dari pangkal batang cabai untuk menghindari kelembaban berlebih yang memicu busuk batang.
3. Penggunaan Herbisida Alami dengan Hati-Hati
Untuk gulma jenis rumput (daun sempit) yang membandel, salah satu cara mengatasi gulma pada cabai dalam pot adalah menggunakan herbisida selektif. Dari video, disebutkan contoh herbisida "Agil" yang secara khusus menargetkan gulma rumput dan relatif aman untuk tanaman berdaun lebar seperti cabai.
PERINGATAN PENTING: Penggunaan herbisida kimia dalam pot memiliki risiko tinggi karena area yang sempit. Jika terpaksa menggunakannya, pilih produk yang benar-benar selektif, baca label dengan saksama, ikuti dosis anjuran, dan selalu gunakan alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan dan masker.
4. Teknik Penyemprotan yang Tepat Jika Menggunakan Herbisida
Jika Anda memutuskan untuk menggunakan herbisida cair, teknik penyemprotan adalah kunci keselamatan tanaman cabai. Sumber video menekankan untuk menyemprot hanya pada gulma dan menghindari kontak dengan tanaman utama.
Beberapa tipsnya: Arahkan nozzle semprotan tepat ke bagian dasar gulma. Atur tekanan semprot pada setting terendah agar butiran semprot tidak terpercik jauh. Bahkan, disarankan menggunakan corong atau pelindung (shield) pada ujung sprayer untuk memastikan herbisida hanya mengenai sasaran.
5. Atur Interval Penyiangan yang Efisien
Menentukan waktu penyiangan yang tepat dapat menghemat tenaga. Sebuah tips dari teks menyebutkan bahwa menyiangi saat gulma sudah tumbuh rapat atau berukuran sedang (tapi belum terlalu tinggi) dapat memperpanjang interval penyiangan berikutnya.
Misalnya, alih-alih menyiang setiap 15 hari, Anda bisa memperpanjang menjadi setiap 21 hari sekali. Strategi ini membuat pekerjaan menyiangi gulma cabai menjadi lebih efisien tanpa mengorbankan kesehatan tanaman.
6. Prinsip Pengendalian Biologis Sederhana
Meskipun penerapan pengendalian biologis dengan menggunakan serangga atau jamur pemangsa gulma sulit pada skala pot, prinsip dasarnya bisa diadopsi, yakni dengan ciptakan lingkungan yang tidak ideal bagi gulma.
Ini berarti menjaga kebersihan pot dari sisa-sisa tanaman (daun atau ranting gugur) yang membusuk. Sisa organik ini bisa menjadi tempat berkembang biak hama atau penyakit yang juga dapat melemahkan cabai dan secara tidak langsung memberi ruang bagi gulma.
7. Jaga Kebersihan Media & Area Sekitar Pot
Kondisi lahan atau media tanam dikatakan sehat jika bersih dari gulma dan seresah tanaman. Oleh karena itu, tindakan pencegahan sederhana sangat berpengaruh.
Selalu bersihkan daun, bunga, atau buah cabai yang gugur dari permukaan media atau area sekitar pot. Kebersihan ini memutus siklus hidup organisme pengganggu dan membuat basmi gulma di pot cabai Anda lebih mudah.
8. Lakukan Pengecekan Rutin Sebelum Menyiram
Jadikan momen menyiram tanaman sebagai waktu inspeksi. Seorang praktisi dalam video membagikan kebiasaannya: sebelum menyiram, ia mengecek permukaan media, mencabut gulma-gulma kecil yang mulai muncul, dan menambahkan mulsa organik jika lapisannya sudah menipis.
Kebiasaan sederhana ini, yang hanya memakan waktu beberapa menit, sangat efektif sebagai cara basmi gulma di pot cabai secara preventif dan berkelanjutan.
9. Kombinasi Herbisida Sistemik & Selektif (Hanya untuk Ahli)
Metode ini hanya disarankan untuk yang sudah berpengalaman, karena memiliki risiko tinggi pada skala pot. Metodenya adalah mencampur herbisida sistemik (seperti glifosat) dengan herbisida selektif (seperti Agil) untuk membasmi berbagai jenis gulma sekaligus.
PERINGATAN KERAS: Tanaman cabai harus sudah cukup tinggi dan kuat. Penyemprotan harus sangat hati-hati, hanya mengarah ke tubuh gulma, dan dilarang keras mengenai daun atau cabang cabai karena akan mematikannya. Dosis dan pencampuran harus tepat sesuai petunjuk.
10. Pencegahan dengan Media Tanam Berkualitas
Cara terbaik basmi gulma pot cabai adalah mencegahnya sejak awal. Biji gulma seringkali terbawa melalui media tanam yang tidak steril.
Gunakan media tanam berkualitas dari sumber terpercaya. Anda juga bisa melakukan sterilisasi sederhana dengan menjemur media di bawah sinar matahari terik sebelum digunakan. Pastikan juga pot dalam keadaan bersih sebelum diisi media baru.
FAQ
Q1: Seberapa sering saya harus menyiangi gulma di pot cabai?
A: Idealnya, lakukan pengecekan dan penyiangan kecil setiap minggu. Penyiangan lebih intensif bisa dilakukan setiap 2-3 minggu sekali, tergantung kecepatan tumbuh gulma. Metode mulsa dapat memperpanjang interval ini.
Q2: Apakah aman menggunakan herbisida kimia untuk cabai dalam pot?
A: Sangat berisiko karena area terbatas dan dekat dengan tanaman utama. Prioritaskan cara manual dan mulsa. Jika terpaksa, pilih herbisida selektif yang direkomendasikan untuk tanaman lebar, aplikasikan dengan shield, dan hindari kontak dengan cabai. Konsultasikan ke toko pertanian terlebih dahulu.
Q3: Mulsa apa yang terbaik untuk pot cabai?
A: Mulsa organik seperti sekam bakar sangat disarankan karena mampu menyimpan air dan menekan gulma. Dedaunan kering atau jerami juga bagus. Pilih yang mudah didapat dan sesuai iklim.
Q4: Bagaimana jika gulma sudah sangat tinggi dan banyak?
A: 1) Cabut manual untuk yang besar. 2) Untuk yang kecil dan banyak, potong di permukaan tanah dan segera tutup dengan lapisan mulsa tebal untuk menghambat tunas baru. Hindari herbisida jika tanaman cabai masih kecil.
Q5: Bisakah saya mencegah gulma tumbuh sama sekali?
A: Sulit untuk 100%, tetapi Anda bisa meminimalkan dengan: 1) Menggunakan media tanam steril, 2) Memberikan mulsa sejak awal penanaman, 3) Menjaga kebersihan area sekitar pot, dan 4) Melakukan pengecekan rutin.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4985329/original/030035300_1730272837-Depositphotos_389668874_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480299/original/061209800_1769052802-pexels-ibrahim-hasan-759757-16541475.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481133/original/067254900_1769077915-Menggunakan_cutter_untuk_Melubangi_Galon__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366412/original/031439200_1759226870-WhatsApp_Image_2025-09-30_at_16.37.32.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479079/original/074178100_1768967772-Bika_Ambon_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481174/original/016851200_1769080048-pexels-ketut-subiyanto-5037319.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5353723/original/056829600_1758180006-ruang_tamu_lantai_klasik_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481262/original/048647200_1769084174-ide_jualan_takjil_dari_buah_beku_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480635/original/092097700_1769062271-unnamed__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4563010/original/094395700_1693829851-pexels-nicole-michalou-6061574.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480564/original/090568200_1769059565-cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480889/original/045791200_1769070236-Gaya_Victorian_dengan_Pohon_Oak_atau_Cemara_Tua__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480820/original/051245600_1769067907-tenaman_adem.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480802/original/047290500_1769067672-Kebun_dan_Peternakan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480778/original/027354500_1769067234-Gemini_Generated_Image_oq3ie9oq3ie9oq3i_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480739/original/020056800_1769065979-kebun_cbai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480695/original/063976800_1769064699-pohon_alpukat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480700/original/054460000_1769064824-Membersihkan_getah_pohon_di_teras_rumah_dengan_garam__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459391/original/068040300_1767160807-teras_kebun_pot_gantung_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480672/original/077257900_1769064000-Memberi_pupuk_organik_pada_pohon_rambutan_agar_berbuah_lebat__Gemini_AI_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402608/original/032362000_1762254271-unnamed_-_2025-11-04T171618.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394858/original/039789400_1761643209-gelang5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363511/original/082081900_1758946742-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.16.03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2288449/original/015116900_1532331717-Harga-Telur-Ayam6.jpg)