Liputan6.com, Jakarta - Golongan darah bukan hanya sekadar huruf di kartu donor, melainkan penentu hidup dan mati seseorang dalam dunia medis. Sistem ABO yang membagi darah menjadi A, B, AB, dan O hanyalah permukaan dari kerumitan biologi manusia. Di baliknya, tersimpan golongan darah yang begitu langka hingga dijuluki “golden blood” atau darah emas. Hanya kurang dari 50 orang di dunia yang diketahui memilikinya, menjadikannya salah satu fenomena medis paling misterius.
Sayangnya, kelangkaan darah emas juga membawa konsekuensi yang sangat besar bagi pemiliknya. Mereka yang memiliki darah Rh-null menghadapi risiko tinggi saat membutuhkan transfusi, karena hanya bisa menerima darah dari sesama Rh-null. Hal ini membuat transfusi bagi pemilik Rh-null sangat berisiko. Jika menerima darah dengan antigen berbeda, tubuh akan membentuk antibodi dan bisa menyerang darah donor. Dengan demikian, transfusi berikutnya bisa berbahaya. Berikut ulasan selengkapnya yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber pada Rabu (24/12).
Awal Penemuan
Golongan darah emas atau Rh-null pertama kali ditemukan pada tahun 1961 pada seorang perempuan Aborigin Australia. Penemuan ini mengejutkan dunia medis karena darah tersebut sama sekali tidak memiliki antigen Rhesus (Rh) di permukaan sel darah merah. Dalam sistem Rh, terdapat 61 jenis antigen yang biasanya ditemukan pada manusia, namun semua hilang pada Rh-null. Fakta ini membuatnya sangat unik dan berbeda dari delapan golongan darah utama.
Menurut catatan National Library of Medicine, kondisi langka ini hanya terjadi pada 1 dari 6 juta orang di dunia. Darah Rh-null dijuluki sebagai “golden blood” bukan karena warnanya, tetapi karena nilainya yang luar biasa dalam dunia transfusi dan penelitian genetika. Para ilmuwan kemudian berusaha menelusuri penyebab mutasi genetik di balik fenomena langka ini untuk memahami dampaknya bagi kesehatan manusia.
Penyebab dan Mekanisme Terbentuknya Rh-null
Rh-null terbentuk akibat mutasi pada gen RHAG, yang berperan dalam pembentukan protein Rh-associated glycoprotein di permukaan sel darah merah. Mutasi ini menghambat terbentuknya seluruh antigen Rh, menjadikan darah benar-benar “kosong” dari tanda pengenal imun. Kondisi ini bisa muncul secara alami akibat perubahan genetik atau diwariskan melalui perkawinan sedarah yang meningkatkan peluang mutasi genetik langka.
Mengutip situs resmi Rumah Sakit Siloam, beberapa kasus Rh-null juga terkait dengan hereditary stomatocytosis, yaitu kelainan darah yang menyebabkan anemia hemolitik ringan. Akibat tidak adanya antigen, sel darah merah menjadi lebih rapuh, elastisitasnya menurun, dan mudah pecah. Inilah alasan mengapa pemilik Rh-null rentan terhadap anemia hemolitik kronis, kondisi di mana tubuh menghancurkan sel darah merah lebih cepat dari kemampuan untuk memproduksinya kembali.
Tantangan Medis dan Risiko Transfusi untuk Pemilik Rh-null
Pemilik golongan darah emas menghadapi tantangan besar saat membutuhkan transfusi darah. Karena darah mereka tidak memiliki antigen Rh, maka transfusi dari golongan darah lain bahkan O-negatif sekalipun bisa memicu reaksi imun yang mematikan. Tubuh akan membentuk antibodi terhadap antigen asing, menyebabkan reaksi transfusi berat yang dapat berujung pada gagal ginjal atau kematian.
Sebaliknya, darah Rh-null sangat berharga karena bisa digunakan untuk berbagai pasien dengan golongan darah langka lainnya tanpa menimbulkan reaksi imun. Namun, stoknya hampir tidak pernah tersedia.
Golongan Darah Langka Lain Selain Rh-null
Selain Rh-null, terdapat beberapa golongan darah lain yang juga tergolong sangat langka di dunia.
AB− hanya dimiliki oleh kurang dari 1 persen populasi dunia.
HH Blood Type (Bombay Phenotype) ditemukan pertama kali di India dan hanya terjadi pada sekitar 1 dari 10.000 orang di wilayah Bombay.
Golongan darah HH atau Bombay phenotype tidak memiliki antigen H, komponen penting dalam sistem ABO. Meskipun tampak seperti O−, pemilik golongan darah ini hanya bisa menerima darah dari sesama HH. Kedua jenis darah ini menunjukkan betapa kompleksnya sistem penggolongan darah manusia dan bagaimana variasi genetik dapat menciptakan tantangan besar dalam dunia medis modern.
Masa Depan Transfusi
Jika ada ilmuwan yang berhasil melakukan riset rekayasa darah, dunia medis bisa memproduksi darah yang lebih aman, kompatibel, dan tersedia bagi semua pasien tanpa bergantung pada pendonor alami. Teknologi ini juga dapat mengubah cara rumah sakit mengelola stok darah langka di masa depan.
Golongan darah emas, meski dimiliki oleh segelintir orang, menyimpan potensi besar untuk revolusi medis. Jika dapat diproduksi secara massal, darah ini bukan hanya menyelamatkan mereka yang langka, tetapi juga membuka jalan menuju masa depan transfusi yang lebih presisi, aman, dan universal.
Pertanyaan seputar Golongan Darah
1. Mengapa golongan darah Rh-null disebut darah emas?
Karena sangat langka dan berharga, baik dalam dunia medis maupun riset genetika. Hanya kurang dari 50 orang di dunia yang memilikinya.
2. Apakah darah emas bisa didonorkan ke semua orang?
Ya, Rh-null dapat diberikan kepada hampir semua golongan darah langka karena tidak memiliki antigen Rh. Namun, pemiliknya hanya bisa menerima darah dari sesama Rh-null.
3. Apa risiko utama memiliki darah Rh-null?
Risikonya adalah kesulitan mendapatkan donor saat membutuhkan transfusi dan potensi anemia hemolitik akibat rapuhnya sel darah merah.
4. Apakah darah emas bisa dibuat di laboratorium?
Peneliti sedang mencoba menciptakannya melalui teknologi CRISPR dan sel punca. Namun, hingga kini prosesnya masih tahap penelitian.
5. Golongan darah paling langka selain Rh-null apa saja?
Selain Rh-null, golongan darah AB− dan HH (Bombay phenotype) juga termasuk yang paling langka di dunia.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482507/original/002228500_1769225819-buah_tin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2262540/original/075447500_1530187074-Channa_stri_060627_7960_jtgno_ed_resize.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482461/original/083010000_1769221807-Kulit_Bawang_Merah_untuk_Tanaman_Cabai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482453/original/077032300_1769220507-Membersihkan_Kerak_di_Wastafel_Keramik_Pakai_Sitrun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482160/original/083681400_1769162884-ide_es_alpukat__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482316/original/099617900_1769173796-olahan_kantong_plastik_bekas_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481819/original/016446700_1769147616-cuciwis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482229/original/074937800_1769166482-Model_Plafon_Teras_Rumah_Kecil_yang_Bikin_Area_Depan_Terasa_Lebih_Tinggi_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481829/original/051298400_1769148336-pohon_duku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481684/original/062305500_1769142128-HGN_2026__2_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473461/original/080716200_1768445652-hgn_2026.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481443/original/045890400_1769132822-noFilter.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479491/original/006875800_1768980077-pohon_kelengkeng.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3987911/original/095414600_1649311271-jeppe-vadgaard-PnFgNgCkBXY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482073/original/043743000_1769157829-botol_dengan_sedotan__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5396911/original/005107000_1761795438-halaman_belakang_rumah_kecil_dengan_kebun_hidroponik_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482215/original/002800200_1769166104-Budidaya_Ikan_Nila.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482021/original/076088800_1769155411-duku__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482049/original/048374800_1769157048-menanam_cabai_tanpa_tanah_6a.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402608/original/032362000_1762254271-unnamed_-_2025-11-04T171618.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394858/original/039789400_1761643209-gelang5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363511/original/082081900_1758946742-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.16.03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2288449/original/015116900_1532331717-Harga-Telur-Ayam6.jpg)