7 Tips agar Pohon Duku Berbuah Lebat, Kendalikan Hama dan Lakukan Penyiangan

5 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Pohon duku dikenal sebagai tanaman buah tropis yang membutuhkan perawatan cukup konsisten agar mampu berproduksi optimal. Banyak pemilik kebun mengeluhkan pohon yang tumbuh subur tetapi jarang berbunga atau buahnya sedikit.

Padahal, dengan memahami tips pohon duku berbuah lebat, Anda bisa membantu tanaman melewati fase vegetatif menuju fase generatif secara lebih seimbang.

Produktivitas duku tidak hanya ditentukan oleh usia tanaman, tetapi juga cara Anda merawatnya sejak awal tanam hingga pascapanen. Faktor lingkungan, pemilihan bibit, serta pola pemupukan memiliki peran besar terhadap jumlah dan kualitas buah.

Berikut ini beberapa langkah penting yang telah dirangkum Lipuan6.com, Jumat (23/1/2026) dan bisa Anda terapkan agar pohon duku mampu berbuah lebih banyak.

1. Tanam di Musim yang Tepat

Waktu tanam ideal untuk duku adalah awal musim hujan, sekitar Oktober hingga Desember. Pada periode ini, curah hujan berkisar 150–300 mm per bulan, cukup untuk membantu bibit membentuk akar tanpa perlu penyiraman intensif. Tanaman yang ditanam pada musim kering cenderung stres dan pertumbuhannya lebih lambat.

Selain curah hujan, suhu optimal untuk pertumbuhan duku berada di kisaran 25–32 derajat Celsius. Kondisi ini memungkinkan metabolisme tanaman berjalan maksimal sehingga akar, batang, dan daun berkembang seimbang. Awal pertumbuhan yang baik akan memengaruhi kesiapan tanaman berbunga di usia produktif.

2. Pilih Bibit Terbaik

Bibit duku yang paling disarankan adalah hasil cangkok, okulasi, atau sambung pucuk. Bibit vegetatif ini umumnya mulai berbuah pada usia 5–7 tahun, sedangkan bibit dari biji bisa membutuhkan waktu lebih dari 10 tahun. Pilih bibit dengan tinggi 60–100 cm dan diameter batang minimal 1–1,5 cm.

Pastikan daun berwarna hijau tua mengilap tanpa bercak kuning atau cokelat. Sistem perakaran harus padat dan tidak berbau busuk. Memulai dengan bibit unggul merupakan salah satu tips pohon duku berbuah lebat yang berdampak langsung pada produktivitas jangka panjang.

3. Gunakan Komposisi Pupuk yang Tepat

Pemupukan pohon duku sebaiknya dilakukan 2–3 kali setahun. Untuk tanaman muda, gunakan pupuk kandang matang sebanyak 10–15 kg per pohon setiap enam bulan. Setelah tanaman berumur di atas lima tahun, dosis bisa ditingkatkan menjadi 20–30 kg per pohon.

Untuk pupuk anorganik, komposisi umum yang dianjurkan adalah NPK 15-15-15 sebanyak 200–500 gram per pohon per tahun, dibagi dalam dua kali aplikasi. Saat menjelang pembungaan, kurangi nitrogen dan perbanyak kalium dengan NPK 12-12-17 atau KCl sekitar 150–250 gram untuk merangsang pembentukan bunga dan buah.

4. Beri Pengairan yang Cukup

Pohon duku membutuhkan penyiraman rutin, terutama pada musim kemarau. Idealnya, penyiraman dilakukan 2–3 kali seminggu dengan volume 20–30 liter air per pohon, tergantung ukuran dan umur tanaman. Tanah harus lembap, tetapi tidak tergenang.

Menjelang fase berbunga, pengairan yang stabil sangat penting agar bunga tidak rontok. Setelah bunga muncul, penyiraman bisa sedikit dikurangi untuk membantu proses pembuahan. Pengelolaan air yang tepat merupakan bagian krusial dari tips pohon duku berbuah lebat yang sering diabaikan.

5. Lakukan Penyiangan

Penyiangan dilakukan minimal satu bulan sekali dengan radius 1–1,5 meter dari pangkal batang. Gulma yang tumbuh di sekitar pohon dapat menyerap hingga 30 persen nutrisi tanah jika tidak dikendalikan.

Selain dicabut manual, Anda bisa menutup permukaan tanah dengan mulsa jerami setebal 5–10 cm. Mulsa membantu menjaga kelembapan tanah, menekan pertumbuhan gulma, dan memperbaiki struktur tanah seiring waktu.

Selain gulma rumput, perhatikan juga tanaman liar berakar tunggang yang tumbuh di sekitar pohon duku karena jenis ini menyerap nutrisi lebih dalam. Penyiangan sebaiknya dilakukan manual menggunakan cangkul kecil agar tidak merusak akar duku. Hindari penggunaan herbisida kimia berlebihan karena dapat menurunkan kesuburan tanah dalam jangka panjang.

6. Kendalikan Hama dan Penyakit Secara Berkala

Beberapa hama utama yang sering menyerang duku antara lain penggerek batang, ulat daun, dan kutu putih. Penggerek batang ditandai dengan lubang kecil dan serbuk kayu di batang. Jika dibiarkan, aliran nutrisi akan terganggu dan tanaman sulit berbuah.

Penyakit yang perlu diwaspadai adalah jamur akar dan bercak daun. Lakukan pemeriksaan minimal dua minggu sekali. Gunakan pestisida nabati atau insektisida sesuai dosis jika serangan mulai terlihat, dan hindari penggunaan berlebihan agar ekosistem kebun tetap seimbang.

7. Beri Pohon Perawatan Pascapanen

Setelah panen, lakukan pemangkasan ringan dengan memangkas 10–20 persen cabang yang tua, patah, atau terlalu rimbun. Pemangkasan ini bertujuan merangsang tumbuhnya tunas baru yang akan menjadi calon bunga di musim berikutnya.

Tambahkan pupuk organik dan siram secara teratur selama 1–2 bulan pascapanen untuk memulihkan energi tanaman. Perawatan berkelanjutan setelah panen merupakan penutup penting dari rangkaian tips pohon duku berbuah lebat agar produksi tetap stabil setiap tahun.

Dengan perawatan yang terukur, konsisten, dan berbasis kebutuhan tanaman, pohon duku tidak hanya berbuah lebih lebat, tetapi juga menghasilkan buah berkualitas baik dan seragam.

People also ask (PAA)

Kenapa hasil panen buah duku terasa pahit?

Biasanya disebabkan oleh buah yang dipanen terlalu muda sehingga kadar gula belum terbentuk sempurna. Selain itu, kekurangan unsur kalium dan ketidakseimbangan nutrisi juga dapat memengaruhi rasa buah. 

Panen duku bisa berapa kali dalam satu tahun?

Pada umumnya, pohon duku hanya berbuah satu kali dalam setahun. Musim panen biasanya berlangsung antara Januari hingga Maret, tergantung daerah dan kondisi iklim.

Apa buah yang perawatannya mirip duku?

Langsat, kokosan, dan rambai. Ketiganya masih satu kelompok tanaman tropis yang membutuhkan iklim lembap, tanah gembur, serta pemupukan dan pengairan teratur agar bisa berbuah optimal.

Berapa harga 1 kg duku?

Harga duku cukup bervariasi tergantung musim dan daerah. Saat panen raya, harga duku berkisar Rp8.000–Rp15.000 per kg. Namun di luar musim atau untuk kualitas premium, harganya bisa naik hingga Rp20.000–Rp30.000 per kg.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |