Liputan6.com, Jakarta - Bendera Belanda merupakan simbol nasional yang kaya akan sejarah dan makna bagi Negara Kincir Angin. Desain bendera Belanda yang terdiri dari tiga warna horizontal ini telah menjadi identitas yang diakui secara global. Ketentuan warna pada bendera Belanda saat ini diatur dalam hukum tata negara Belanda, mencerminkan perjalanan panjang bangsa ini.
Menariknya, bendera ini dapat dikibarkan baik secara horizontal maupun vertikal, dengan protokol pemasangan yang telah ditetapkan. Siapa pun dapat mengibarkan bendera ini, baik dalam suasana resmi maupun tidak resmi, namun tetap ada aturan khusus tentang cara mengibarkannya dengan benar sesuai protokol yang berlaku.
Desain bendera Belanda yang kita kenal sekarang diadopsi pada akhir abad ke-18, setelah adanya larangan penggunaan warna oranye pada bendera Republik Belanda oleh Prancis. Setiap warna pada bendera ini memiliki makna mendalam yang merepresentasikan kekayaan sejarah, budaya, dan nilai-nilai luhur negara tersebut. Mari simak penjelasan lengkapnya, dalam rangkuman yang telah Liputan6 susun berikut ini, pada Rabu (24/12/2025).
Komposisi dan Spesifikasi Warna Bendera Belanda
Struktur dan Ketentuan Resmi
Bendera nasional Belanda menampilkan tiga garis horizontal dengan ukuran yang sama. Warna-warna tersebut, dari atas ke bawah, adalah merah, putih, dan biru.
Ketentuan warna bendera Belanda diatur secara resmi dalam hukum tata negara Belanda. Warna merahnya harus merah terang (vermilion cerah), putihnya harus putih bersih, dan birunya harus biru kobalt.
Standarisasi ini ditetapkan pada tanggal 16 Agustus 1949 oleh Kementerian Angkatan Laut untuk memastikan keseragaman penggunaan bendera nasional dalam berbagai acara. Proporsi resmi bendera ini adalah 2:3.
Protokol Pemasangan Bendera
Bendera Belanda dapat dikibarkan secara horizontal maupun vertikal, namun terdapat tata cara khusus untuk setiap orientasi. Untuk pemasangan horizontal, warna merah selalu berada di bagian paling atas, diikuti oleh putih di tengah, dan biru di bagian bawah.
Apabila dipasang secara vertikal, warna merah harus berada di sisi kiri dari sudut pandang pengamat, dengan putih di tengah, dan biru di sisi kanan.
Meskipun masyarakat umum diizinkan mengibarkan bendera, diharapkan untuk memperlakukannya dengan hormat sebagai simbol negara. Bendera juga sebaiknya dikibarkan dari matahari terbit hingga terbenam, kecuali jika diterangi dengan baik pada malam hari.
Sejarah Perubahan Bendera Belanda
Era Republik Belanda Abad ke-16
Asal-usul bendera Belanda memiliki sejarah yang panjang dan kompleks. Pada abad ke-16, selama perjuangan kemerdekaan dari Spanyol, bendera yang dikenal sebagai "Prinsenvlag" (Bendera Pangeran) muncul sebagai simbol perlawanan.
Bendera ini awalnya terdiri dari tiga garis horizontal berwarna oranye, putih, dan biru. Warna oranye dipilih sebagai penghormatan kepada Pangeran William I dari Orange, pemimpin pemberontakan Belanda.
Penggunaan warna oranye, putih, dan biru ini tercatat sejak pengepungan Leiden pada tahun 1574, di mana para perwira Belanda mengenakan ban lengan berwarna tersebut. Kombinasi warna ini secara umum dianggap sebagai bendera Belanda pertama.
Perubahan di Bawah Pengaruh Prancis
Pada abad ke-17, warna oranye pada Prinsenvlag secara bertahap digantikan oleh merah. Beberapa teori menjelaskan perubahan ini, termasuk ketidakstabilan pigmen oranye yang cenderung memudar menjadi merah seiring waktu, serta visibilitas warna merah yang lebih baik di laut.
Perubahan ini juga dikaitkan dengan pergeseran politik dan menjauhnya Republik dari Wangsa Oranye setelah perjanjian pertahanan tahun 1654 yang mengecualikan anggota Wangsa Oranye dari posisi kepala negara. Warna merah, putih, dan biru secara resmi diumumkan sebagai bendera negara pada tahun 1769.
Ketika Prancis menginvasi Belanda pada akhir abad ke-18, mereka melarang penggunaan warna oranye, yang dianggap sebagai simbol yang tidak diinginkan. Akibatnya, Belanda mengadopsi bendera merah, putih, dan biru yang tidak berubah hingga kini.
Kontinuitas Hingga Masa Kini
Desain bendera merah-putih-biru ini telah dipertahankan selama lebih dari dua abad. Pada 19 Februari 1937, Ratu Wilhelmina secara resmi menegaskan kembali status merah, putih, dan biru sebagai warna bendera nasional Kerajaan Belanda melalui dekret kerajaan.
Penetapan ini mengakhiri perdebatan mengenai warna bendera dan mengukuhkan kombinasi merah-putih-biru sebagai identitas permanen bendera nasional Belanda. Sejak saat itu, bendera ini terus berkibar sebagai simbol persatuan, kemerdekaan, dan identitas nasional Belanda.
Makna Warna Bendera Belanda
Makna Patriotik dan Nasional
Setiap warna pada bendera Belanda—merah, putih, dan biru—memiliki makna simbolis yang mendalam, merefleksikan sejarah, budaya, dan nilai-nilai negara tersebut.
Secara umum, warna merah melambangkan keberanian, kekuatan, dan semangat juang rakyat Belanda dalam mempertahankan kemerdekaan. Ini juga mencerminkan ketahanan dan kepahlawanan.
Warna putih melambangkan perdamaian, kejujuran, kemurnian, dan persatuan di antara masyarakat Belanda. Ini juga diasosiasikan dengan keadilan.
Sementara itu, warna biru melambangkan kesetiaan, keadilan, kewaspadaan, kebenaran, ketekunan, dan warisan maritim bangsa Belanda. Warna ini juga mencerminkan ketaatan.
Interpretasi Religius
Selain makna patriotik, warna bendera Belanda juga memiliki interpretasi religius, meskipun ini lebih jarang dibahas atau diperdebatkan. Beberapa sumber menyebutkan bahwa warna merah dapat melambangkan iman Katolik, yang mencerminkan tradisi keagamaan sebagian masyarakat Belanda.
Warna putih diinterpretasikan sebagai sikap netral dalam konteks keagamaan. Hal ini menunjukkan posisi yang tidak memihak pada satu keyakinan tertentu.
Sedangkan warna biru dapat melambangkan iman Protestan, yang juga merupakan bagian penting dari sejarah keagamaan Belanda. Interpretasi ini menambah dimensi lain pada simbolisme bendera.
Protokol dan Penggunaan Resmi
Aturan Pemasangan Bendera
Bendera Belanda memiliki protokol khusus yang harus diikuti dalam penggunaan resmi. Saat dikibarkan secara horizontal, warna merah harus selalu berada di bagian paling atas.
Untuk pemasangan vertikal, warna merah ditempatkan di sisi kiri dari sudut pandang pengamat, dengan putih di tengah, dan biru di sisi kanan.
Bendera juga harus dikibarkan dari matahari terbit hingga terbenam, kecuali jika diterangi dengan baik pada malam hari. Pada hari-hari tertentu yang berkaitan dengan keluarga kerajaan, seperti Hari Raja, sebuah panji oranye dapat ditambahkan di atas bendera Belanda.
Penggunaan oleh Masyarakat
Masyarakat umum diizinkan untuk mengibarkan bendera Belanda, baik dalam suasana resmi maupun tidak resmi. Namun, ada harapan bahwa bendera akan diperlakukan dengan hormat sebagai simbol nasional.
Ada tanggal-tanggal tertentu di mana bendera sering dikibarkan secara luas oleh publik, seperti Hari Raja (27 April), Hari Peringatan (4 Mei, setengah tiang), dan Hari Pembebasan (5 Mei).
Pengibaran bendera setengah tiang dilakukan untuk masa berkabung nasional atau regional, dan memerlukan izin resmi. Bendera ini juga menjadi simbol kebanggaan dan identitas lokal, serta sering terlihat berkibar di gedung-gedung pemerintahan dan rumah-rumah.
Tanya Jawab (Q&A)
Q: Apa saja warna yang terdapat dalam bendera Belanda saat ini?
A: Bendera Belanda terdiri dari tiga warna horizontal berukuran sama: merah di atas, putih di tengah, dan biru di bawah. Ketentuan warna ini diatur dalam hukum tata negara Belanda dengan spesifikasi merah terang, putih bersih, dan biru kobalt.
Q: Kapan bendera Belanda berubah dari warna oranye menjadi merah?
A: Perubahan terjadi pada akhir abad ke-18 ketika Prancis menginvasi Belanda. Pemerintah Prancis melarang penggunaan warna oranye, sehingga Belanda mengubah warna benderanya menjadi merah-putih-biru yang digunakan hingga sekarang.
Q: Bagaimana cara memasang bendera Belanda secara vertikal?
A: Saat dipasang vertikal, warna merah harus berada di sebelah kiri (dari perspektif pengamat), putih di tengah, dan biru di sebelah kanan. Ini berbeda dengan pemasangan horizontal dimana merah berada di atas.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482507/original/002228500_1769225819-buah_tin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2262540/original/075447500_1530187074-Channa_stri_060627_7960_jtgno_ed_resize.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482461/original/083010000_1769221807-Kulit_Bawang_Merah_untuk_Tanaman_Cabai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482453/original/077032300_1769220507-Membersihkan_Kerak_di_Wastafel_Keramik_Pakai_Sitrun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482160/original/083681400_1769162884-ide_es_alpukat__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482316/original/099617900_1769173796-olahan_kantong_plastik_bekas_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481819/original/016446700_1769147616-cuciwis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482229/original/074937800_1769166482-Model_Plafon_Teras_Rumah_Kecil_yang_Bikin_Area_Depan_Terasa_Lebih_Tinggi_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481829/original/051298400_1769148336-pohon_duku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481684/original/062305500_1769142128-HGN_2026__2_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473461/original/080716200_1768445652-hgn_2026.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481443/original/045890400_1769132822-noFilter.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479491/original/006875800_1768980077-pohon_kelengkeng.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3987911/original/095414600_1649311271-jeppe-vadgaard-PnFgNgCkBXY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482073/original/043743000_1769157829-botol_dengan_sedotan__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5396911/original/005107000_1761795438-halaman_belakang_rumah_kecil_dengan_kebun_hidroponik_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482215/original/002800200_1769166104-Budidaya_Ikan_Nila.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482021/original/076088800_1769155411-duku__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482049/original/048374800_1769157048-menanam_cabai_tanpa_tanah_6a.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402608/original/032362000_1762254271-unnamed_-_2025-11-04T171618.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394858/original/039789400_1761643209-gelang5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363511/original/082081900_1758946742-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.16.03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2288449/original/015116900_1532331717-Harga-Telur-Ayam6.jpg)