- Apa penyebab utama kandang ayam cepat bau?
- Desain kandang ayam seperti apa yang paling tidak bau?
- Apakah kandang ayam rumahan harus dari bahan mahal?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Memiliki kandang ayam di rumah sering kali dianggap merepotkan karena identik dengan bau menyengat, kotor, dan membutuhkan biaya pembangunan yang tidak sedikit. Padahal, dengan desain kandang yang tepat, peternak rumahan bisa memelihara ayam secara nyaman tanpa mengganggu lingkungan sekitar. Kunci utamanya terletak pada pemilihan desain kandang yang memperhatikan sirkulasi udara, sistem pembuangan kotoran, serta penggunaan material yang sederhana namun fungsional.
Pada skala rumahan, kandang ayam tidak harus dibuat permanen dari beton atau material mahal agar tetap awet dan higienis. Banyak desain kandang ayam hemat biaya yang memanfaatkan bahan lokal seperti bambu, kayu bekas, kawat ram, hingga terpal, tetapi tetap mampu menjaga kandang tidak bau dan mudah dibersihkan. Desain yang tepat juga membantu ayam tumbuh lebih sehat karena lingkungan kandang lebih kering dan tidak lembap.
Selain faktor biaya, kemudahan perawatan menjadi pertimbangan penting dalam memilih desain kandang ayam rumahan. Kandang yang sulit dibersihkan akan membuat kotoran menumpuk, memicu bau amonia, dan meningkatkan risiko penyakit. Oleh karena itu, desain kandang perlu dirancang agar peternak dapat membersihkan kotoran dengan cepat tanpa harus membongkar seluruh bagian kandang.
Berikut beberapa desain kandang ayam hemat biaya yang terbukti tidak bau, memiliki sirkulasi udara baik, serta mudah dibersihkan untuk skala rumahan, sehingga cocok diterapkan oleh peternak pemula maupun keluarga yang ingin beternak ayam di lingkungan padat penduduk.
1. Kandang Ayam Panggung dari Bambu
Desain kandang ayam panggung dari bambu menjadi pilihan favorit karena biaya pembuatannya relatif murah dan bahan mudah ditemukan di berbagai daerah. Konstruksi panggung memungkinkan kotoran ayam jatuh langsung ke tanah atau wadah penampung di bawah kandang, sehingga bagian lantai tetap kering dan tidak lembap. Kondisi ini sangat membantu mengurangi bau tidak sedap yang biasanya muncul akibat penumpukan kotoran.
Sirkulasi udara pada kandang bambu cenderung sangat baik karena celah alami antar batang bambu memungkinkan udara mengalir dengan lancar. Udara yang terus bergerak membantu mengurangi kadar amonia di dalam kandang dan menjaga suhu tetap nyaman bagi ayam. Selain itu, cahaya matahari juga dapat masuk dengan cukup sehingga kandang tidak lembap dan mudah kering setelah hujan.
Dari sisi perawatan, kandang panggung bambu tergolong mudah dibersihkan karena peternak hanya perlu membersihkan area bawah kandang secara rutin. Jika menggunakan alas tanah, kotoran bisa langsung dikubur atau dikumpulkan untuk dijadikan pupuk kandang. Dengan perawatan sederhana dan rutin, kandang ayam panggung dari bambu mampu tetap bersih dan tidak bau meski digunakan dalam jangka panjang.
2. Kandang Ayam Postal Terbuka dengan Lantai Sekam
Kandang ayam postal terbuka dengan lantai sekam cocok untuk peternak rumahan yang memiliki lahan terbatas namun ingin memelihara ayam dalam jumlah sedang. Desain ini menggunakan lantai tanah yang dilapisi sekam padi sebagai penyerap kotoran dan kelembapan. Sekam berfungsi menahan bau serta menjaga lantai kandang tetap kering selama dikelola dengan baik.
Agar kandang tidak bau, desain postal terbuka harus dilengkapi dengan ventilasi yang lebar dan dinding setengah terbuka. Aliran udara yang optimal membantu mengurangi penumpukan gas amonia dan mempercepat pengeringan sekam. Atap kandang sebaiknya dibuat cukup tinggi agar udara panas tidak terjebak di dalam kandang.
Perawatan kandang postal dengan sekam relatif mudah karena peternak hanya perlu mengaduk sekam secara berkala dan menggantinya jika sudah terlalu basah atau berbau. Kotoran ayam yang tercampur sekam dapat langsung dimanfaatkan sebagai kompos atau pupuk organik. Dengan manajemen sekam yang baik, kandang postal tetap nyaman dan tidak menimbulkan bau menyengat.
3. Kandang Ayam Kawat Ram dengan Alas Nampan
Desain kandang ayam dari kawat ram sangat cocok untuk skala rumahan dengan jumlah ayam terbatas, seperti ayam petelur atau ayam hias. Kandang ini biasanya dibuat bertingkat dengan alas berupa nampan atau baki penampung kotoran yang bisa dikeluarkan. Sistem ini membuat kotoran tidak menumpuk di dalam kandang sehingga bau dapat diminimalkan secara signifikan.
Sirkulasi udara pada kandang kawat ram tergolong sangat baik karena hampir seluruh sisi kandang terbuka. Udara segar dapat masuk dari berbagai arah sehingga kelembapan di dalam kandang rendah dan bau amonia cepat terurai. Kondisi ini juga membantu menjaga kesehatan ayam karena lingkungan kandang lebih bersih dan kering.
Kemudahan pembersihan menjadi keunggulan utama desain ini karena peternak hanya perlu menarik keluar nampan kotoran untuk dibersihkan secara rutin. Proses pembersihan bisa dilakukan setiap hari atau dua hari sekali tergantung jumlah ayam. Dengan rutinitas sederhana tersebut, kandang ayam kawat ram tetap bersih, higienis, dan tidak bau.
4. Kandang Ayam Semi Permanen dari Kayu Bekas
Pemanfaatan kayu bekas sebagai bahan kandang ayam menjadi solusi hemat biaya tanpa mengorbankan fungsi. Kayu bekas palet atau papan bangunan dapat disusun menjadi kandang semi permanen dengan desain terbuka di beberapa sisi. Dengan perencanaan yang baik, kandang tetap kokoh dan tahan lama meskipun menggunakan material sederhana.
Agar kandang tidak bau, desain harus memperhatikan jarak antar papan dan ventilasi yang cukup lebar. Sirkulasi udara yang lancar akan membantu mengurangi kelembapan dan mempercepat pengeringan kotoran. Lantai kandang dapat dibuat sedikit miring agar air dan sisa kotoran mudah mengalir keluar saat dibersihkan.
Perawatan kandang kayu bekas tergolong mudah karena peternak dapat menyemprot lantai dan dinding secara berkala. Jika dikombinasikan dengan alas sekam atau pasir, bau kandang dapat ditekan secara efektif. Dengan perawatan rutin, kandang semi permanen dari kayu bekas tetap nyaman dan ramah lingkungan.
5. Kandang Ayam Model Closed Roof Terbuka Samping
Desain kandang dengan atap tertutup dan samping terbuka sangat cocok untuk daerah dengan curah hujan tinggi. Atap melindungi ayam dari hujan langsung, sementara sisi samping yang terbuka menjaga sirkulasi udara tetap optimal. Kombinasi ini membantu menjaga kandang tetap kering dan tidak bau.
Sisi terbuka dapat menggunakan jaring atau kawat ram agar ayam tetap aman dari predator. Udara segar dapat masuk dengan bebas, sehingga bau kotoran tidak terperangkap di dalam kandang. Pencahayaan alami juga lebih maksimal, membantu menjaga kebersihan dan kesehatan kandang.
Pembersihan kandang model ini relatif mudah karena lantai tidak mudah lembap dan kotoran cepat mengering. Peternak hanya perlu membersihkan area lantai secara rutin dan memastikan saluran air berfungsi dengan baik. Dengan desain yang seimbang antara perlindungan dan ventilasi, kandang ini sangat ideal untuk skala rumahan.
6. Kandang Ayam Minimalis dengan Sistem Tray Kotoran
Kandang ayam minimalis dengan sistem tray kotoran banyak digunakan untuk ayam petelur skala kecil di pekarangan rumah. Desain ini mengutamakan kepraktisan dengan penampung kotoran yang bisa dilepas dan dibersihkan dengan mudah. Sistem ini efektif menjaga kandang tetap bersih dan tidak bau.
Sirkulasi udara diperoleh dari desain kandang yang terbuka di beberapa sisi, biasanya menggunakan kawat atau jaring. Udara dapat bersirkulasi dengan baik sehingga kandang tidak pengap dan kotoran cepat kering. Hal ini sangat penting untuk menjaga kenyamanan ayam dan mengurangi risiko penyakit.
Dari sisi perawatan, sistem tray memudahkan peternak membersihkan kandang tanpa harus masuk ke dalam. Kotoran dapat dibersihkan secara rutin dan dimanfaatkan sebagai pupuk organik. Dengan desain yang sederhana namun efisien, kandang ini sangat cocok untuk pemula.
7. Kandang Ayam Kombinasi Terpal dan Bambu
Kombinasi bambu dan terpal menjadi solusi paling ekonomis untuk peternak rumahan dengan modal terbatas. Bambu digunakan sebagai rangka utama, sementara terpal berfungsi sebagai pelindung hujan dan angin. Desain ini fleksibel dan bisa disesuaikan dengan kondisi lahan yang tersedia.
Agar kandang tidak bau, penggunaan terpal sebaiknya tidak menutup seluruh sisi kandang. Bagian samping tetap dibuat terbuka agar udara bisa bersirkulasi dengan baik. Lantai kandang sebaiknya menggunakan sekam atau pasir untuk menyerap kotoran dan kelembapan.
Perawatan kandang kombinasi ini cukup mudah karena struktur sederhana memudahkan pembersihan. Terpal bisa dibuka saat cuaca cerah untuk meningkatkan sirkulasi udara. Dengan pengelolaan yang tepat, kandang ayam murah dari bambu dan terpal tetap bersih, nyaman, dan tidak bau.
Pertanyaan Umum yang Sering Diajukan
1. Apa penyebab utama kandang ayam cepat bau?
Kandang ayam cepat bau biasanya disebabkan penumpukan kotoran, sirkulasi udara buruk, lantai lembap, serta jarang dibersihkan secara rutin.
2. Desain kandang ayam seperti apa yang paling tidak bau?
Kandang panggung, kandang dengan tray kotoran, dan kandang terbuka samping terbukti lebih efektif mengurangi bau karena aliran udara lancar.
3. Apakah kandang ayam rumahan harus dari bahan mahal?
Kandang ayam rumahan tidak harus mahal karena bambu, kayu bekas, dan kawat ram sudah cukup jika desain dan perawatannya tepat.
4. Seberapa sering kandang ayam harus dibersihkan agar tidak bau?
Idealnya kandang dibersihkan setiap hari atau minimal dua hari sekali agar kotoran tidak menumpuk dan bau amonia bisa dicegah.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480637/original/016881000_1769062299-anak_ayam__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479176/original/096164400_1768970075-Gemini_Generated_Image_qksconqksconqksc.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4985329/original/030035300_1730272837-Depositphotos_389668874_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480299/original/061209800_1769052802-pexels-ibrahim-hasan-759757-16541475.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481133/original/067254900_1769077915-Menggunakan_cutter_untuk_Melubangi_Galon__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366412/original/031439200_1759226870-WhatsApp_Image_2025-09-30_at_16.37.32.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479079/original/074178100_1768967772-Bika_Ambon_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481174/original/016851200_1769080048-pexels-ketut-subiyanto-5037319.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5353723/original/056829600_1758180006-ruang_tamu_lantai_klasik_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481262/original/048647200_1769084174-ide_jualan_takjil_dari_buah_beku_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480635/original/092097700_1769062271-unnamed__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4563010/original/094395700_1693829851-pexels-nicole-michalou-6061574.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480564/original/090568200_1769059565-cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480889/original/045791200_1769070236-Gaya_Victorian_dengan_Pohon_Oak_atau_Cemara_Tua__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480820/original/051245600_1769067907-tenaman_adem.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480802/original/047290500_1769067672-Kebun_dan_Peternakan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480778/original/027354500_1769067234-Gemini_Generated_Image_oq3ie9oq3ie9oq3i_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480739/original/020056800_1769065979-kebun_cbai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480695/original/063976800_1769064699-pohon_alpukat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480700/original/054460000_1769064824-Membersihkan_getah_pohon_di_teras_rumah_dengan_garam__Gemini_AI_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402608/original/032362000_1762254271-unnamed_-_2025-11-04T171618.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394858/original/039789400_1761643209-gelang5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363511/original/082081900_1758946742-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.16.03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2288449/original/015116900_1532331717-Harga-Telur-Ayam6.jpg)