Liputan6.com, Jakarta - Memasuki bulan Januari, tren berkebun 2026 diprediksi akan membawa perubahan besar pada ruang luar rumah. Mulai dari penanaman yang tahan terhadap perubahan iklim hingga konsep kebun yang bisa dimanfaatkan untuk foraging.
Fokus utama tahun ini adalah penanaman berorientasi masa depan serta cara membuat kebun, baik besar maupun kecil. Keberlanjutan menjadi sorotan, dengan penekanan pada kebun yang ramah lingkungan dan mendukung kehidupan satwa liar, termasuk ide unik seperti penampung air hujan berlubang.
Melansir laman Ideal Home, sebanyak 12 tren berkebun 2026 ini diprediksi oleh Royal Horticultural Society (RHS) dan para ahli hortikultura lainnya. Menariknya, semua tren tersebut bisa diterapkan di berbagai ukuran taman atau kebun, sehingga dapat menjadi inspirasi untuk mempercantik kebun tahun ini, oleh Liputan6.com, Kamis (22/1/2026).
Tren Berkebun 2026 yang Bisa Jadi Inspirasi Halaman Rumah
1. Penanaman Tahan Iklim (Climate-Resilient Planting)
Tren ini menekankan pemilihan tanaman yang tahan cuaca ekstrem, terutama panas dan kekeringan. Tanaman seperti euphorbia, lavender, dan sedum dinilai mampu bertahan di musim panas kering dengan kebutuhan air minim, sehingga cocok untuk menghadapi perubahan iklim yang makin tidak menentu.
2. Berkebun Ramah Satwa (Wildlife-Friendly Gardening)
Taman kini diarahkan untuk mendukung ekosistem lokal, seperti lebah, burung, dan serangga. Caranya dengan menanam tanaman kaya nektar, menyediakan pakan dan air, serta membiarkan sebagian taman tumbuh alami agar menjadi habitat yang aman.
3. Keberlanjutan (Sustainability)
Praktik berkebun berkelanjutan semakin populer, mulai dari penggunaan material daur ulang, penampungan air hujan, hingga kompos dan lampu tenaga surya. Tujuannya mengurangi dampak lingkungan sekaligus meningkatkan keanekaragaman hayati.
4. Soft Landscaping
Tahun 2026 diprediksi menjadi era pengurangan paving dan elemen keras. Lebih banyak tanah terbuka, tanaman, dan rumput dinilai lebih ramah lingkungan, membantu penyerapan air, mengurangi panas, dan lebih hemat biaya dibanding hard landscaping.
5. Pencahayaan Pintar (Smart Lighting)
Lampu taman pintar yang bisa dikontrol lewat aplikasi atau sensor gerak menjadi tren. Selain praktis dan hemat energi, pencahayaan ini meningkatkan keamanan sekaligus mempercantik taman di malam hari dengan warna yang bisa disesuaikan.
6. Sayuran Meja (Tabletop Veg)
Berkebun di ruang sempit semakin diminati. Sayuran mini seperti cabai, terong kecil, mentimun gantung, anggur pot, dan herbal dalam pot cocok untuk balkon, teras, hingga ambang jendela.
7. Warna Berani (Bold Colours)
Warna netral mulai ditinggalkan, digantikan dedaunan dan bunga berwarna kuat seperti burgundy, ungu gelap, dan hijau tua. Tren ini juga merambah pot dan furnitur taman untuk tampilan yang lebih dramatis dan modern.
8. Pot Berukuran Besar (Oversized Pots)
Pot dan wadah tanaman besar menjadi elemen desain utama. Selain mencuri perhatian, pot besar ideal untuk menanam tanaman unggulan atau pohon kecil sebagai focal point taman.
9. Penampung Air Berlubang (Punctured Water Butts)
Meski terdengar aneh, penampung air hujan berlubang kecil justru membantu irigasi perlahan ke tanah. Cara ini menghemat air, mencegah limpahan berlebih, dan dianggap lebih ramah lingkungan dibanding teknologi berbasis AI.
10. Blackcurrant
Blackcurrant diprediksi menjadi buah favorit baru. Varietas terbaru lebih manis, mudah ditanam, hasilnya melimpah, dan bisa menjadi alternatif menarik selain stroberi atau blueberry.
11. Tanaman Indoor ke Outdoor
Tanaman hias dalam ruangan seperti spider plant dan tradescantia mulai dipindahkan ke luar ruangan saat musim panas. Cuaca yang lebih hangat membuat tanaman indoor justru tumbuh subur di taman atau pot gantung luar.
12. Taman Foraging (Foraging Gardens)
Berbeda dengan kebun sayur biasa, taman foraging berisi tanaman yang bisa dipanen bertahap sepanjang tahun, termasuk tanaman herbal dan obat. Konsep ini mendukung kemandirian pangan, ramah satwa, dan berkelanjutan.
FAQ
Q1: Apa tren taman paling menonjol di tahun 2026?
A1: Penanaman tahan iklim, taman ramah satwa, dan konsep berkebun berkelanjutan.
Q2: Apakah tren taman 2026 cocok untuk lahan kecil?
A2: Ya, ada tabletop veg, pot besar, dan tanaman multifungsi untuk balkon atau teras.
Q3: Mengapa taman ramah satwa semakin populer?
A3: Karena membantu menjaga ekosistem lokal dan mendukung lebah, burung, serta serangga.
Q4: Apa itu punctured water butt dan manfaatnya?
A4: Penampung air hujan berlubang kecil untuk irigasi perlahan dan penghematan air.
Q5: Apakah tanaman indoor aman dipindah ke luar ruangan?
A5: Aman saat cuaca hangat, bahkan membantu tanaman tumbuh lebih sehat di musim panas.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4985329/original/030035300_1730272837-Depositphotos_389668874_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480299/original/061209800_1769052802-pexels-ibrahim-hasan-759757-16541475.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481133/original/067254900_1769077915-Menggunakan_cutter_untuk_Melubangi_Galon__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366412/original/031439200_1759226870-WhatsApp_Image_2025-09-30_at_16.37.32.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479079/original/074178100_1768967772-Bika_Ambon_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481174/original/016851200_1769080048-pexels-ketut-subiyanto-5037319.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5353723/original/056829600_1758180006-ruang_tamu_lantai_klasik_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481262/original/048647200_1769084174-ide_jualan_takjil_dari_buah_beku_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480635/original/092097700_1769062271-unnamed__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4563010/original/094395700_1693829851-pexels-nicole-michalou-6061574.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480564/original/090568200_1769059565-cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480889/original/045791200_1769070236-Gaya_Victorian_dengan_Pohon_Oak_atau_Cemara_Tua__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480820/original/051245600_1769067907-tenaman_adem.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480802/original/047290500_1769067672-Kebun_dan_Peternakan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480778/original/027354500_1769067234-Gemini_Generated_Image_oq3ie9oq3ie9oq3i_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480739/original/020056800_1769065979-kebun_cbai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480695/original/063976800_1769064699-pohon_alpukat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480700/original/054460000_1769064824-Membersihkan_getah_pohon_di_teras_rumah_dengan_garam__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459391/original/068040300_1767160807-teras_kebun_pot_gantung_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480672/original/077257900_1769064000-Memberi_pupuk_organik_pada_pohon_rambutan_agar_berbuah_lebat__Gemini_AI_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402608/original/032362000_1762254271-unnamed_-_2025-11-04T171618.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394858/original/039789400_1761643209-gelang5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363511/original/082081900_1758946742-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.16.03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2288449/original/015116900_1532331717-Harga-Telur-Ayam6.jpg)